<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Respons Nova Arianto Setelah Timnas Indonesia U-17 Kalah 0-7 dari Timnas China U-17</title><description>Nova Arianto menilai Timnas Indonesia U-17 bermain jauh di bawah harapan saat kalah 0-7 dari Timnas China U-17.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/02/09/51/3200483/respons-nova-arianto-setelah-timnas-indonesia-u-17-kalah-0-7-dari-timnas-china-u-17</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/02/09/51/3200483/respons-nova-arianto-setelah-timnas-indonesia-u-17-kalah-0-7-dari-timnas-china-u-17"/><item><title>Respons Nova Arianto Setelah Timnas Indonesia U-17 Kalah 0-7 dari Timnas China U-17</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/02/09/51/3200483/respons-nova-arianto-setelah-timnas-indonesia-u-17-kalah-0-7-dari-timnas-china-u-17</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/02/09/51/3200483/respons-nova-arianto-setelah-timnas-indonesia-u-17-kalah-0-7-dari-timnas-china-u-17</guid><pubDate>Senin 09 Februari 2026 05:19 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/02/09/51/3200483/timnas_indonesia_u_17_kalah_0_7_dari_china_u_17_dalam_laga_uji_coba_pssi-j8fX_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Timnas Indonesia U-17 kalah 0-7 dari China U-17 dalam laga uji coba. (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/02/09/51/3200483/timnas_indonesia_u_17_kalah_0_7_dari_china_u_17_dalam_laga_uji_coba_pssi-j8fX_large.jpg</image><title>Timnas Indonesia U-17 kalah 0-7 dari China U-17 dalam laga uji coba. (Foto: PSSI)</title></images><description>PELATIH Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, menilai Mierza Firjatullah dan kawan-kawan bermain jauh di bawah harapan saat kalah 0-7 dari Timnas China U-17 dalam laga uji coba yang digelar di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, pada Minggu 8 Februari 2026 malam WIB. Ia menilai Timnas Indonesia U-17 membutuhkan banyak laga uji coba sebelum turun di Piala Asia U-17 2026 pada 7-24 Mei 2026.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Secara ekspektasi, pastinya jauh dari harapan kami,&amp;rdquo; kata Nova Arianto dalam konferensi pers pascalaga Timnas Indonesia U-17 vs Timnas China U-17.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Timnas Indonesia U-17 Dua Kali Lawan Timnas China U-17&#13;
&#13;
Pemain-pemain Timnas Indonesia U-17 saat ini&amp;nbsp;jauh berbeda ketimbang saat turun di Piala Dunia U-17 2025 pada November 2025. Sebab, mayoritas personel Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2025&amp;nbsp;segera berusia 18 tahun.&#13;
&#13;
Alhasil, hanya beberapa nama saja yang masih bertahan di skuad Timnas Indonesia U-17, salah satunya Mierza Firjatullah. Karena itu, secara pengalaman bertanding di level internasional, skuad Garuda Asia saat ini masih sangat hijau.&#13;
&#13;
Selanjutnya di stadion yang sama pada Rabu 11 Februari 2026 malam WIB, Timnas Indonesia U-17 kembali menghadapi China U-17. Bukan tak mungkin di laga kedua, skuad Garuda Asia -julukan Timnas Indonesia U-17- tampil lebih baik.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau bicara level, memang kami masih jauh untuk bersaing di Asia. Namun, masih ada waktu 1-2 bulan untuk Piala Asia U-17 2026,&amp;rdquo; lanjut pelatih yang membawa Timnas Indonesia U-17 lolos perempatfinal Piala Asia U-17 2025.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Buka Peluang Datangkan Pemain Diaspora Tambahan&#13;
&#13;
Di skuad saat ini, hanya ada satu pemain diaspora, yakni Nicholas Indra yang bermain untuk klub Norwegia, Rosenborg BK. Menurut Nova Arianto, Timnas Indonesia U-17 membuka peluang mendatangkan pemain diaspora tambahan.&#13;
&#13;
&#13;
Nicholas Indra Mjosund saat ini bermain untuk Rosenborg BK. (Foto: Instagram/@n.mjosund)&#13;
&#13;
&#13;
Hanya saja, keputusan akhir soal pemanggilan pemain ada di tangan Kurniawan Dwi Yulianto. Sekadar diketahui, kelar melawan China U-17 pada 11 Februari 2026, kursi pelatih Timnas Indonesia U-17 akan dipegang Kurniawan Dwi Yulianto.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami akan melakukan observasi setelah dua pertandingan ini. Kami akan lihat apakah perlu penambahan pemain baru lagi,&amp;rdquo; tutup Nova Arianto.&#13;
</description><content:encoded>PELATIH Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, menilai Mierza Firjatullah dan kawan-kawan bermain jauh di bawah harapan saat kalah 0-7 dari Timnas China U-17 dalam laga uji coba yang digelar di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, pada Minggu 8 Februari 2026 malam WIB. Ia menilai Timnas Indonesia U-17 membutuhkan banyak laga uji coba sebelum turun di Piala Asia U-17 2026 pada 7-24 Mei 2026.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Secara ekspektasi, pastinya jauh dari harapan kami,&amp;rdquo; kata Nova Arianto dalam konferensi pers pascalaga Timnas Indonesia U-17 vs Timnas China U-17.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Timnas Indonesia U-17 Dua Kali Lawan Timnas China U-17&#13;
&#13;
Pemain-pemain Timnas Indonesia U-17 saat ini&amp;nbsp;jauh berbeda ketimbang saat turun di Piala Dunia U-17 2025 pada November 2025. Sebab, mayoritas personel Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2025&amp;nbsp;segera berusia 18 tahun.&#13;
&#13;
Alhasil, hanya beberapa nama saja yang masih bertahan di skuad Timnas Indonesia U-17, salah satunya Mierza Firjatullah. Karena itu, secara pengalaman bertanding di level internasional, skuad Garuda Asia saat ini masih sangat hijau.&#13;
&#13;
Selanjutnya di stadion yang sama pada Rabu 11 Februari 2026 malam WIB, Timnas Indonesia U-17 kembali menghadapi China U-17. Bukan tak mungkin di laga kedua, skuad Garuda Asia -julukan Timnas Indonesia U-17- tampil lebih baik.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau bicara level, memang kami masih jauh untuk bersaing di Asia. Namun, masih ada waktu 1-2 bulan untuk Piala Asia U-17 2026,&amp;rdquo; lanjut pelatih yang membawa Timnas Indonesia U-17 lolos perempatfinal Piala Asia U-17 2025.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Buka Peluang Datangkan Pemain Diaspora Tambahan&#13;
&#13;
Di skuad saat ini, hanya ada satu pemain diaspora, yakni Nicholas Indra yang bermain untuk klub Norwegia, Rosenborg BK. Menurut Nova Arianto, Timnas Indonesia U-17 membuka peluang mendatangkan pemain diaspora tambahan.&#13;
&#13;
&#13;
Nicholas Indra Mjosund saat ini bermain untuk Rosenborg BK. (Foto: Instagram/@n.mjosund)&#13;
&#13;
&#13;
Hanya saja, keputusan akhir soal pemanggilan pemain ada di tangan Kurniawan Dwi Yulianto. Sekadar diketahui, kelar melawan China U-17 pada 11 Februari 2026, kursi pelatih Timnas Indonesia U-17 akan dipegang Kurniawan Dwi Yulianto.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami akan melakukan observasi setelah dua pertandingan ini. Kami akan lihat apakah perlu penambahan pemain baru lagi,&amp;rdquo; tutup Nova Arianto.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
