<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Jadi Korban Pelemparan Petasan, Kapten Inter Milan Lautaro Martinez Minta Maaf</title><description>Lautaro Martinez meminta maaf kepada Emil Audero dan Cremonese atas insiden pelemparan petasan.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/02/02/47/3199182/kiper-timnas-indonesia-emil-audero-jadi-korban-pelemparan-petasan-kapten-inter-milan-lautaro-martinez-minta-maaf</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/02/02/47/3199182/kiper-timnas-indonesia-emil-audero-jadi-korban-pelemparan-petasan-kapten-inter-milan-lautaro-martinez-minta-maaf"/><item><title>Kiper Timnas Indonesia Emil Audero Jadi Korban Pelemparan Petasan, Kapten Inter Milan Lautaro Martinez Minta Maaf</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/02/02/47/3199182/kiper-timnas-indonesia-emil-audero-jadi-korban-pelemparan-petasan-kapten-inter-milan-lautaro-martinez-minta-maaf</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/02/02/47/3199182/kiper-timnas-indonesia-emil-audero-jadi-korban-pelemparan-petasan-kapten-inter-milan-lautaro-martinez-minta-maaf</guid><pubDate>Senin 02 Februari 2026 20:25 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/02/02/47/3199182/lautaro_martinez_meminta_maaf_kepada_emil_audero_dan_cremonese_atas_insiden_pelemparan_petasan-u1JU_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lautaro Martinez meminta maaf kepada Emil Audero dan Cremonese atas insiden pelemparan petasan (Foto: Instagram/@uscremonese)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/02/02/47/3199182/lautaro_martinez_meminta_maaf_kepada_emil_audero_dan_cremonese_atas_insiden_pelemparan_petasan-u1JU_large.jpg</image><title>Lautaro Martinez meminta maaf kepada Emil Audero dan Cremonese atas insiden pelemparan petasan (Foto: Instagram/@uscremonese)</title></images><description>MILAN &amp;ndash; Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, mewakili klub menyampaikan permintaan maaf kepada Emil Audero yang jadi korban pelemparan petasan dari Interisti. Ia menegaskan hal-hal semacam itu tak boleh terjadi.&#13;
&#13;
Duel Cremonese vs Inter Milan tersebut berlangsung di Stadion Giovanni Zini, Cremona, Italia, Senin (2/2/2026) dini hari WIB. Nerazzurri sukses membungkus tiga poin dari laga tersebut dengan skor 2-0.&#13;
&#13;
1. Meledak di Samping Emil Audero&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sayangnya, pertandingan dinodai dengan aksi pelemparan petasan ke lapangan. Tepat di menit ke-50, benda berbahaya itu melayang dari arah tribune yang diduduki penggemar Inter.&#13;
&#13;
Petasan itu jatuh tepat di samping Audero dan meledak. Insiden itu membuat sang kiper kesakitan karena menderita luka bakar dan sobekan di sekitar area lutut.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Untungnya, kiper Timnas Indonesia tersebut dinyatakan fit dan bisa melanjutkan pertandingan. Walau begitu, Lautaro merasa tidak enak hati dengan Audero.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hal-hal seperti ini tidak boleh terjadi. Itu berbahaya. Pesepakbola juga manusia. Kami memberikan pertunjukan yang dinikmati orang-orang di seluruh dunia. Jadi kita harus berhati-hati dengan hal semacam ini,&amp;rdquo; tegas Lautaro, dikutip dari Football Italia, Senin (2/2/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Minta Maaf&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ironisnya, lemparan petasan itu dilakukan fans Inter terhadap Audero yang pernah berkostum Il Biscione pada kurun 2023-2024. Tak hanya kepada bekas rekan setimnya, Lautaro juga meminta maaf kepada Cremonese.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami meminta maaf kepada Audero, yang bersama kami saat meraih bintang kedua (scudetto ke-20), dan kami meminta maaf kepada penggemar Cremonese. Hal-hal seperti ini tak boleh terjadi,&amp;rdquo; tandas pria asal Argentina tersebut.&#13;
&#13;
Menurut laporan Media Italia, Tuttomercatoweb, pelaku pelemparan sudah teridentifikasi. Sosok tersebut diyakini nekat dan sempat ingin melempar satu petasan lagi.&#13;
&#13;
Namun, petasan lainnya justru meledak di tangannya dan mengakibatkan jarinya putus. Pelaku kini sedang dirawat di rumah sakit dan segera ditangkap.&#13;
</description><content:encoded>MILAN &amp;ndash; Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, mewakili klub menyampaikan permintaan maaf kepada Emil Audero yang jadi korban pelemparan petasan dari Interisti. Ia menegaskan hal-hal semacam itu tak boleh terjadi.&#13;
&#13;
Duel Cremonese vs Inter Milan tersebut berlangsung di Stadion Giovanni Zini, Cremona, Italia, Senin (2/2/2026) dini hari WIB. Nerazzurri sukses membungkus tiga poin dari laga tersebut dengan skor 2-0.&#13;
&#13;
1. Meledak di Samping Emil Audero&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sayangnya, pertandingan dinodai dengan aksi pelemparan petasan ke lapangan. Tepat di menit ke-50, benda berbahaya itu melayang dari arah tribune yang diduduki penggemar Inter.&#13;
&#13;
Petasan itu jatuh tepat di samping Audero dan meledak. Insiden itu membuat sang kiper kesakitan karena menderita luka bakar dan sobekan di sekitar area lutut.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Untungnya, kiper Timnas Indonesia tersebut dinyatakan fit dan bisa melanjutkan pertandingan. Walau begitu, Lautaro merasa tidak enak hati dengan Audero.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hal-hal seperti ini tidak boleh terjadi. Itu berbahaya. Pesepakbola juga manusia. Kami memberikan pertunjukan yang dinikmati orang-orang di seluruh dunia. Jadi kita harus berhati-hati dengan hal semacam ini,&amp;rdquo; tegas Lautaro, dikutip dari Football Italia, Senin (2/2/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Minta Maaf&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ironisnya, lemparan petasan itu dilakukan fans Inter terhadap Audero yang pernah berkostum Il Biscione pada kurun 2023-2024. Tak hanya kepada bekas rekan setimnya, Lautaro juga meminta maaf kepada Cremonese.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami meminta maaf kepada Audero, yang bersama kami saat meraih bintang kedua (scudetto ke-20), dan kami meminta maaf kepada penggemar Cremonese. Hal-hal seperti ini tak boleh terjadi,&amp;rdquo; tandas pria asal Argentina tersebut.&#13;
&#13;
Menurut laporan Media Italia, Tuttomercatoweb, pelaku pelemparan sudah teridentifikasi. Sosok tersebut diyakini nekat dan sempat ingin melempar satu petasan lagi.&#13;
&#13;
Namun, petasan lainnya justru meledak di tangannya dan mengakibatkan jarinya putus. Pelaku kini sedang dirawat di rumah sakit dan segera ditangkap.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
