<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Pemain asal Belanda Sebut Indonesia Negara Miskin yang Prestasi Sepakbolanya Tidak Ada Apa-apanya</title><description>Berikut kisah mantan pemain PSM Makassar asal Belanda, Anco Jansen, yang menyebut Indonesia sebagai negara miskin.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/01/30/51/3198620/kisah-pemain-asal-belanda-sebut-indonesia-negara-miskin-yang-prestasi-sepakbolanya-tidak-ada-apa-apanya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/01/30/51/3198620/kisah-pemain-asal-belanda-sebut-indonesia-negara-miskin-yang-prestasi-sepakbolanya-tidak-ada-apa-apanya"/><item><title>Kisah Pemain asal Belanda Sebut Indonesia Negara Miskin yang Prestasi Sepakbolanya Tidak Ada Apa-apanya</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/01/30/51/3198620/kisah-pemain-asal-belanda-sebut-indonesia-negara-miskin-yang-prestasi-sepakbolanya-tidak-ada-apa-apanya</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/01/30/51/3198620/kisah-pemain-asal-belanda-sebut-indonesia-negara-miskin-yang-prestasi-sepakbolanya-tidak-ada-apa-apanya</guid><pubDate>Jum'at 30 Januari 2026 21:07 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/30/51/3198620/indonesia_disebut_anco_jansen_sebagai_negara_miskin_yang_tidak_memiliki_prestasi_sepakbola_pssi-2r7J_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indonesia disebut Anco Jansen sebagai negara miskin yang tidak memiliki prestasi sepakbola. (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/30/51/3198620/indonesia_disebut_anco_jansen_sebagai_negara_miskin_yang_tidak_memiliki_prestasi_sepakbola_pssi-2r7J_large.jpg</image><title>Indonesia disebut Anco Jansen sebagai negara miskin yang tidak memiliki prestasi sepakbola. (Foto: PSSI)</title></images><description>KISAH pemain asal Belanda, Anco Jansen, yang menyebut Indonesia negara miskin yang prestasi sepakbolanya tidak ada apa-apanya akan diulas Okezone. Anco Jansen sempat satu musim berkarier di Liga Indonesia, tepatnya bersama PSM Makassar pada 2021-2022.&#13;
&#13;
Dari pengalaman di atas, Anco Jansen memberi kesan buruk untuk Indonesia. Ia menyebut Indonesia sebagai negara miskin, tapi masyarakatnya memiliki smartphone berharga mahal.&#13;
&#13;
1. Anco Jansen Sering Diserang Netizen Indonesia&#13;
&#13;
&#13;
Anco Jansen saat membela PSM Makassar. (Foto: Instagram/@psm_makassar)&#13;
&#13;
&#13;
Ketika pertama kali tiba di Indonesia, Anco Jansen yang biasa bermain sebagai winger&amp;nbsp;mendapatkan pesan dari rekan setimnya. Ia diminta tidak membuka media sosial jika bermain buruk di sebuah pertandingan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&amp;ldquo;Ya itu terutama karena media sosial. Saya main di sana saat pandemi. Indonesia negara sangat miskin, tapi semua punya smartphone dan instagram sangat populer di sana,&amp;rdquo; kata Anco Jansen dalam podcast bertajuk Voetbalpraat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau gagal mencetak gol, saya mendapat saran agar jangan melihat media sosial selama dua hari ,&amp;rdquo; lanjut pemain yang mengemas lima gol dan satu assist dari 20 laga Liga 1 2021-2022 bersama PSM Makassar tersebut.&#13;
&#13;
2. Fasilitas Sepakbola di Indonesia Terbatas&#13;
&#13;
Pemain yang sudah memutuskan pensiun sebagai pesepakbola profesional ini juga blak-blakan soal fasilitas sepakbola di Tanah Air. Ia menyebut fasilitas sepakbola di Indonesia jauh dari kata baik.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Fasilitas, akademi, pelatih di sana terbatas. Itu cukup menjelaskan. Itu yang saya pahami. Para pemain naturalisasi mendapat jutaan pengikut dan menjadi menarik perhatian. Tapi, sepakbola di Indonesia sebenarnya tidak ada apa-apanya,&amp;rdquo; lanjut Anco Jansen.&#13;
&#13;
3. Sepakbola Indonesia Pelan-Pelan Naik Level&#13;
&#13;
Meski begitu, sepakbola Indonesia pelan-pelan naik level. Ketua Umum PSSI Erick Thohir beserta jajarannya&amp;nbsp;sedang membenahi semuanya. Pembinaan usia dini tidak dilupakan, salah satunya dengan menggelar kompetisi Elite Pro Academy (EPA) untuk U-16, U-18 dan U-20.&#13;
&#13;
Perbaikan kualitas kompetisi juga dilakukan PSSI, salah satunya dengan peningkatan kualitas wasit dan penggunaan Video Asisstant Referee (VAR). Ujung-ujungnya dari usaha di atas adalah mendapatkan tim nasional yang kuat.&#13;
&#13;
&#13;
Persib Bandung melaju jauh di AFC Champions League 2 2025-2026. (Foto: Instagram/@persib)&#13;
&#13;
&#13;
Di level klub, klub-klub sepakbola Tanah Air melaju ke fase gugur kompetisi antarklub Asia. Persib Bandung lolos ke 16 besar AFC Champions League 2 2025-2026, sedangkan Dewa United melaju ke perempatfinal AFC Challenge League 2025-2026.&#13;
&#13;
Sementara Timnas Indonesia juga berkembang. Tak tanggung-tanggung, Timnas Indonesia lolos ke babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.&#13;
</description><content:encoded>KISAH pemain asal Belanda, Anco Jansen, yang menyebut Indonesia negara miskin yang prestasi sepakbolanya tidak ada apa-apanya akan diulas Okezone. Anco Jansen sempat satu musim berkarier di Liga Indonesia, tepatnya bersama PSM Makassar pada 2021-2022.&#13;
&#13;
Dari pengalaman di atas, Anco Jansen memberi kesan buruk untuk Indonesia. Ia menyebut Indonesia sebagai negara miskin, tapi masyarakatnya memiliki smartphone berharga mahal.&#13;
&#13;
1. Anco Jansen Sering Diserang Netizen Indonesia&#13;
&#13;
&#13;
Anco Jansen saat membela PSM Makassar. (Foto: Instagram/@psm_makassar)&#13;
&#13;
&#13;
Ketika pertama kali tiba di Indonesia, Anco Jansen yang biasa bermain sebagai winger&amp;nbsp;mendapatkan pesan dari rekan setimnya. Ia diminta tidak membuka media sosial jika bermain buruk di sebuah pertandingan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&amp;ldquo;Ya itu terutama karena media sosial. Saya main di sana saat pandemi. Indonesia negara sangat miskin, tapi semua punya smartphone dan instagram sangat populer di sana,&amp;rdquo; kata Anco Jansen dalam podcast bertajuk Voetbalpraat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau gagal mencetak gol, saya mendapat saran agar jangan melihat media sosial selama dua hari ,&amp;rdquo; lanjut pemain yang mengemas lima gol dan satu assist dari 20 laga Liga 1 2021-2022 bersama PSM Makassar tersebut.&#13;
&#13;
2. Fasilitas Sepakbola di Indonesia Terbatas&#13;
&#13;
Pemain yang sudah memutuskan pensiun sebagai pesepakbola profesional ini juga blak-blakan soal fasilitas sepakbola di Tanah Air. Ia menyebut fasilitas sepakbola di Indonesia jauh dari kata baik.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Fasilitas, akademi, pelatih di sana terbatas. Itu cukup menjelaskan. Itu yang saya pahami. Para pemain naturalisasi mendapat jutaan pengikut dan menjadi menarik perhatian. Tapi, sepakbola di Indonesia sebenarnya tidak ada apa-apanya,&amp;rdquo; lanjut Anco Jansen.&#13;
&#13;
3. Sepakbola Indonesia Pelan-Pelan Naik Level&#13;
&#13;
Meski begitu, sepakbola Indonesia pelan-pelan naik level. Ketua Umum PSSI Erick Thohir beserta jajarannya&amp;nbsp;sedang membenahi semuanya. Pembinaan usia dini tidak dilupakan, salah satunya dengan menggelar kompetisi Elite Pro Academy (EPA) untuk U-16, U-18 dan U-20.&#13;
&#13;
Perbaikan kualitas kompetisi juga dilakukan PSSI, salah satunya dengan peningkatan kualitas wasit dan penggunaan Video Asisstant Referee (VAR). Ujung-ujungnya dari usaha di atas adalah mendapatkan tim nasional yang kuat.&#13;
&#13;
&#13;
Persib Bandung melaju jauh di AFC Champions League 2 2025-2026. (Foto: Instagram/@persib)&#13;
&#13;
&#13;
Di level klub, klub-klub sepakbola Tanah Air melaju ke fase gugur kompetisi antarklub Asia. Persib Bandung lolos ke 16 besar AFC Champions League 2 2025-2026, sedangkan Dewa United melaju ke perempatfinal AFC Challenge League 2025-2026.&#13;
&#13;
Sementara Timnas Indonesia juga berkembang. Tak tanggung-tanggung, Timnas Indonesia lolos ke babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
