<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Ungkap Filosofi Melatihnya: Saya Senang Bantu Orang Bertumbuh</title><description>John Herdman mengungkap filosofi melatihnya yang juga akan diterapkan di Timnas Indonesia.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/01/19/51/3196289/pelatih-timnas-indonesia-john-herdman-ungkap-filosofi-melatihnya-saya-senang-bantu-orang-bertumbuh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/01/19/51/3196289/pelatih-timnas-indonesia-john-herdman-ungkap-filosofi-melatihnya-saya-senang-bantu-orang-bertumbuh"/><item><title>Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Ungkap Filosofi Melatihnya: Saya Senang Bantu Orang Bertumbuh</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/01/19/51/3196289/pelatih-timnas-indonesia-john-herdman-ungkap-filosofi-melatihnya-saya-senang-bantu-orang-bertumbuh</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/01/19/51/3196289/pelatih-timnas-indonesia-john-herdman-ungkap-filosofi-melatihnya-saya-senang-bantu-orang-bertumbuh</guid><pubDate>Senin 19 Januari 2026 20:13 WIB</pubDate><dc:creator>Cikal Bintang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/19/51/3196289/john_herdman_mengungkap_filosofi_melatihnya_yang_juga_akan_diterapkan_di_timnas_indonesia-Hotk_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">John Herdman mengungkap filosofi melatihnya yang juga akan diterapkan di Timnas Indonesia (Foto: Okezone/Andika Rachmansyah)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/19/51/3196289/john_herdman_mengungkap_filosofi_melatihnya_yang_juga_akan_diterapkan_di_timnas_indonesia-Hotk_large.jpg</image><title>John Herdman mengungkap filosofi melatihnya yang juga akan diterapkan di Timnas Indonesia (Foto: Okezone/Andika Rachmansyah)</title></images><description>JOHN Herdman resmi ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia dengan kontrak dua tahun plus opsi perpanjangan dua tahun. Ia lalu bicara soal filosofi melatih yang juga akan diterapkan di Skuad Garuda.&#13;
&#13;
Menjadi pelatih Timnas Indonesia adalah pengalaman baru bagi Herdman. Pria berpaspor Inggris itu sebelumnya sudah pernah berkiprah di Selandia Baru dan Kanada.&#13;
&#13;
1. Nikmati Proses&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selama masa kepelatihannya, Herdman selalu detail memperhatikan perkembangan anak asuhnya. Hal ini yang membuatnya selalu menikmati proses selama menjadi pelatih.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya senang melihat orang tumbuh berkembang sebagai guru, sebagai pendidik, sebagai dosen. Saya selalu menikmati pengajaran proses belajar sehingga saya mampu secara alami transisi ke pelatihan sepakbola,&amp;quot; kata Herdman dikutip dari kanal YouTube Timnas Indonesia, Senin (19/1/2026).&#13;
&#13;
2. Guru&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Membantu proses berkembang para pemain menjadi kegemarannya. Lelaku berusia 50 tahun itu mengakui, hal ini yang menjadi filosofi kepelatihannya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bekerja di level akar rumput, di tingkat akademi profesional dan kemudian lanjut ke sepakbola wanita, Olimpiade sepakbola, Piala Dunia, klub sepakbola, dan sekarang di Indonesia,&amp;quot; ujar Herdman.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi saya pikir kebanyakan pelatih adalah guru mereka. Mereka ingin mengajar dan membantu orang-orang menjadi lebih baik dan bertumbuh. Sehingga Anda tahu, itulah filosofi utama saya sebagai pelatih,&amp;quot; tandasnya.&#13;
&#13;
John Herdman bersama Timnas Indonesia sudah dinanti berbagai agenda dan turnamen tahun ini. Terdekat ada FIFA Series 2026 yang digelar para pekan ketiga Maret.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lalu, agenda besar terselip di tengah tahun yakni Piala AFF 2026. Ia diharapkan bisa memutus kutukan Timnas Indonesia yang tak pernah jadi juara di turnamen dua tahunan tersebut.&#13;
</description><content:encoded>JOHN Herdman resmi ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia dengan kontrak dua tahun plus opsi perpanjangan dua tahun. Ia lalu bicara soal filosofi melatih yang juga akan diterapkan di Skuad Garuda.&#13;
&#13;
Menjadi pelatih Timnas Indonesia adalah pengalaman baru bagi Herdman. Pria berpaspor Inggris itu sebelumnya sudah pernah berkiprah di Selandia Baru dan Kanada.&#13;
&#13;
1. Nikmati Proses&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selama masa kepelatihannya, Herdman selalu detail memperhatikan perkembangan anak asuhnya. Hal ini yang membuatnya selalu menikmati proses selama menjadi pelatih.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya senang melihat orang tumbuh berkembang sebagai guru, sebagai pendidik, sebagai dosen. Saya selalu menikmati pengajaran proses belajar sehingga saya mampu secara alami transisi ke pelatihan sepakbola,&amp;quot; kata Herdman dikutip dari kanal YouTube Timnas Indonesia, Senin (19/1/2026).&#13;
&#13;
2. Guru&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Membantu proses berkembang para pemain menjadi kegemarannya. Lelaku berusia 50 tahun itu mengakui, hal ini yang menjadi filosofi kepelatihannya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bekerja di level akar rumput, di tingkat akademi profesional dan kemudian lanjut ke sepakbola wanita, Olimpiade sepakbola, Piala Dunia, klub sepakbola, dan sekarang di Indonesia,&amp;quot; ujar Herdman.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi saya pikir kebanyakan pelatih adalah guru mereka. Mereka ingin mengajar dan membantu orang-orang menjadi lebih baik dan bertumbuh. Sehingga Anda tahu, itulah filosofi utama saya sebagai pelatih,&amp;quot; tandasnya.&#13;
&#13;
John Herdman bersama Timnas Indonesia sudah dinanti berbagai agenda dan turnamen tahun ini. Terdekat ada FIFA Series 2026 yang digelar para pekan ketiga Maret.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lalu, agenda besar terselip di tengah tahun yakni Piala AFF 2026. Ia diharapkan bisa memutus kutukan Timnas Indonesia yang tak pernah jadi juara di turnamen dua tahunan tersebut.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
