<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hasil Piala Asia U-23 2026: Jepang Hajar Suriah 5-0, Korea Selatan vs Iran Berakhir 0-0</title><description>Hasil Piala Asia U-23 2026: Jepang Hajar Suriah 5-0, Korea Selatan vs Iran Berakhir 0-0&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2026/01/07/51/3194129/hasil-piala-asia-u-23-2026-jepang-hajar-suriah-5-0-korea-selatan-vs-iran-berakhir-0-0</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2026/01/07/51/3194129/hasil-piala-asia-u-23-2026-jepang-hajar-suriah-5-0-korea-selatan-vs-iran-berakhir-0-0"/><item><title>Hasil Piala Asia U-23 2026: Jepang Hajar Suriah 5-0, Korea Selatan vs Iran Berakhir 0-0</title><link>https://bola.okezone.com/read/2026/01/07/51/3194129/hasil-piala-asia-u-23-2026-jepang-hajar-suriah-5-0-korea-selatan-vs-iran-berakhir-0-0</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2026/01/07/51/3194129/hasil-piala-asia-u-23-2026-jepang-hajar-suriah-5-0-korea-selatan-vs-iran-berakhir-0-0</guid><pubDate>Rabu 07 Januari 2026 20:45 WIB</pubDate><dc:creator>Rivan Nasri Rachman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/01/07/51/3194129/timnas_korea_selatan_u_23_vs_iran_u_23-Cikw_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Suasana laga Timnas Korea Selatan U-23 vs Iran U-23. (Foto: Instagram/afcasiancup)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/01/07/51/3194129/timnas_korea_selatan_u_23_vs_iran_u_23-Cikw_large.jpg</image><title>Suasana laga Timnas Korea Selatan U-23 vs Iran U-23. (Foto: Instagram/afcasiancup)</title></images><description>GELARAN Piala Asia U-23 2026 langsung menyuguhkan drama dan kejutan pada laga perdana fase grup, yang berlangsung pada Rabu (7/1/2026). Dua raksasa Asia, Timnas Jepang U-23 dan Korea Selatan U-23, memetik hasil yang sangat kontras.&#13;
&#13;
Timnas Jepang U-23 berhasil menunjukkan level permainan yang berbeda dengan melibas lawan mereka. Sementara Korea Selatan U-23 harus puas berbagi poin setelah kesulitan membongkar pertahanan rapat wakil Iran.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Dominasi Mutlak Jepang&#13;
&#13;
Timnas Jepang U-23 sukses mengawali kampanye mereka di Grup B dengan kemenangan telak 5-0 atas Suriah. Meski mayoritas dihuni oleh pemain kategori U-21 dan pemain tingkat universitas, Jepang tampil sangat dominan melalui skema permainan bola-bola pendek yang rapi.&#13;
&#13;
Pesta gol dibuka oleh Yuto Ozeki pada menit ke-10, disusul sepasang gol dari Ryunosuke Sato (65&amp;#39;, 74&amp;#39;), gol Sena Ishibashi (87&amp;#39;), dan ditutup penalti Yutaka Michiwaki di masa injury time.&#13;
&#13;
Performa impresif ini menempatkan Timnas Jepang U-23 sebagai kandidat kuat juara grup. Tim mana pun yang ingin menghindari Jepang di fase gugur dipastikan harus berjuang ekstra keras untuk mengamankan status juara di grup masing-masing.&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Jepang U-23 vs Suriah U-23. (Foto: Instagram/afcasiancup)&#13;
&#13;
&#13;
2. Kebuntuan Korea Selatan di Hadapan Iran&#13;
&#13;
Berbeda nasib dengan Jepang, Timnas Korea Selatan U-23 harus menerima hasil imbang 0-0 saat meladeni perlawanan sengit Iran di Grup C. Pasukan asuhan Lee Min-sung sebenarnya memiliki beberapa peluang emas, termasuk gol Kim Taewon pada menit ke-19 yang dianulir wasit karena terjebak posisi offside.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Nasib sial Korea Selatan bertambah ketika pemain kunci mereka, Kang Sangyoon, harus ditarik keluar lapangan lebih awal pada menit ke-27 akibat cedera. Di sisi lain, Iran tampil disiplin dan sesekali mengancam melalui skema serangan balik serta bola mati.&#13;
&#13;
Reza Ghandipour hampir saja memecah kebuntuan melalui sundulan tajam di menit ke-70, namun skor kacamata bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil ini membuat persaingan di Grup C menjadi terbuka lebar, sembari menunggu hasil pertandingan antara Uzbekistan dan Lebanon untuk menentukan posisi klasemen sementara.&#13;
&#13;
&#13;
Korea Selatan U-23 vs Iran U-23. (Foto: Instagram/afcasiancup)&#13;
&#13;
&#13;
Berikut Hasil Pertandingan:&#13;
&#13;
Jepang U-23 5-0 Suriah U-23&#13;
&#13;
Korea Selatan U-23 0-0 Iran U-23&#13;
</description><content:encoded>GELARAN Piala Asia U-23 2026 langsung menyuguhkan drama dan kejutan pada laga perdana fase grup, yang berlangsung pada Rabu (7/1/2026). Dua raksasa Asia, Timnas Jepang U-23 dan Korea Selatan U-23, memetik hasil yang sangat kontras.&#13;
&#13;
Timnas Jepang U-23 berhasil menunjukkan level permainan yang berbeda dengan melibas lawan mereka. Sementara Korea Selatan U-23 harus puas berbagi poin setelah kesulitan membongkar pertahanan rapat wakil Iran.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Dominasi Mutlak Jepang&#13;
&#13;
Timnas Jepang U-23 sukses mengawali kampanye mereka di Grup B dengan kemenangan telak 5-0 atas Suriah. Meski mayoritas dihuni oleh pemain kategori U-21 dan pemain tingkat universitas, Jepang tampil sangat dominan melalui skema permainan bola-bola pendek yang rapi.&#13;
&#13;
Pesta gol dibuka oleh Yuto Ozeki pada menit ke-10, disusul sepasang gol dari Ryunosuke Sato (65&amp;#39;, 74&amp;#39;), gol Sena Ishibashi (87&amp;#39;), dan ditutup penalti Yutaka Michiwaki di masa injury time.&#13;
&#13;
Performa impresif ini menempatkan Timnas Jepang U-23 sebagai kandidat kuat juara grup. Tim mana pun yang ingin menghindari Jepang di fase gugur dipastikan harus berjuang ekstra keras untuk mengamankan status juara di grup masing-masing.&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Jepang U-23 vs Suriah U-23. (Foto: Instagram/afcasiancup)&#13;
&#13;
&#13;
2. Kebuntuan Korea Selatan di Hadapan Iran&#13;
&#13;
Berbeda nasib dengan Jepang, Timnas Korea Selatan U-23 harus menerima hasil imbang 0-0 saat meladeni perlawanan sengit Iran di Grup C. Pasukan asuhan Lee Min-sung sebenarnya memiliki beberapa peluang emas, termasuk gol Kim Taewon pada menit ke-19 yang dianulir wasit karena terjebak posisi offside.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Nasib sial Korea Selatan bertambah ketika pemain kunci mereka, Kang Sangyoon, harus ditarik keluar lapangan lebih awal pada menit ke-27 akibat cedera. Di sisi lain, Iran tampil disiplin dan sesekali mengancam melalui skema serangan balik serta bola mati.&#13;
&#13;
Reza Ghandipour hampir saja memecah kebuntuan melalui sundulan tajam di menit ke-70, namun skor kacamata bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil ini membuat persaingan di Grup C menjadi terbuka lebar, sembari menunggu hasil pertandingan antara Uzbekistan dan Lebanon untuk menentukan posisi klasemen sementara.&#13;
&#13;
&#13;
Korea Selatan U-23 vs Iran U-23. (Foto: Instagram/afcasiancup)&#13;
&#13;
&#13;
Berikut Hasil Pertandingan:&#13;
&#13;
Jepang U-23 5-0 Suriah U-23&#13;
&#13;
Korea Selatan U-23 0-0 Iran U-23&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
