<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Petik Hikmah dari SEA Games 2025, Isa Warps: Timnas Putri Indonesia Harus Lebih Kompak</title><description>Isa Warps tidak mau berlama-lama meratapi kegagalan Timnas Putri Indonesia meraih medali di ajang SEA Games 2025.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2025/12/21/51/3190983/petik-hikmah-dari-sea-games-2025-isa-warps-timnas-putri-indonesia-harus-lebih-kompak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2025/12/21/51/3190983/petik-hikmah-dari-sea-games-2025-isa-warps-timnas-putri-indonesia-harus-lebih-kompak"/><item><title>Petik Hikmah dari SEA Games 2025, Isa Warps: Timnas Putri Indonesia Harus Lebih Kompak</title><link>https://bola.okezone.com/read/2025/12/21/51/3190983/petik-hikmah-dari-sea-games-2025-isa-warps-timnas-putri-indonesia-harus-lebih-kompak</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2025/12/21/51/3190983/petik-hikmah-dari-sea-games-2025-isa-warps-timnas-putri-indonesia-harus-lebih-kompak</guid><pubDate>Minggu 21 Desember 2025 00:35 WIB</pubDate><dc:creator>Cikal Bintang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/20/51/3190983/isa_warps_tidak_mau_berlama_lama_meratapi_kegagalan_timnas_putri_indonesia_meraih_medali_di_ajang_sea_games_2025-v4IJ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Isa Warps tidak mau berlama-lama meratapi kegagalan Timnas Putri Indonesia meraih medali di ajang SEA Games 2025 (Foto: Okezone/Cikal Bintang)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/20/51/3190983/isa_warps_tidak_mau_berlama_lama_meratapi_kegagalan_timnas_putri_indonesia_meraih_medali_di_ajang_sea_games_2025-v4IJ_large.jpg</image><title>Isa Warps tidak mau berlama-lama meratapi kegagalan Timnas Putri Indonesia meraih medali di ajang SEA Games 2025 (Foto: Okezone/Cikal Bintang)</title></images><description>TANGERANG &amp;ndash; Isa Warps tidak mau berlama-lama meratapi kegagalan Timnas Putri Indonesia meraih medali di ajang SEA Games 2025. Ia berharap rekan-rekan setimnya tetap kompak di ajang-ajang lain.&#13;
&#13;
Timnas Putri Indonesia menyudahi perjuangan di SEA Games Thailand 2025 tanpa medali. Meski demikian, tim besutan Akira Higashiyama itu sukses menembus babak semifinal.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Perjuangan&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Isa Warps dan kolega memulai perjuangan dari fase grup. Tergabung dalam Grup A, Timnas Putri Indonesia berhasil finis di peringkat kedua klasemen akhir setelah kalah dari Timnas Putri Thailand (0-8) dan menggebuk Timnas Putri Singapura (3-1).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kemudian pada babak semifinal, Timnas Putri Indonesia dikalahkan Timnas Putri Vietnam (0-5). Pada babak perebutan medali perunggu, mereka kembali kalah dari Thailand dengan skor 0-2.&#13;
&#13;
2. Pelajaran Berharga&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Warps menganggap perjuangan Timnas Putri Indonesia sudah maksimal. Menurutnya, kegagalan meraih medali akan menjadi pelajaran berharga untuk Garuda Pertiwi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami memulai melawan Thailand, saya rasa. Kami kalah 0-8. Itu sangat sulit bagi kami karena kami masih harus membangun kekompakan tim,&amp;rdquo; kata Warps kepada awak media termasuk Okezone di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, dikutip Minggu (21/12/2025).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dan kemudian saya rasa pertandingan terakhir kami juga bermain melawan Thailand dan kami hanya kalah 2-0,&amp;quot; imbuhnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi saya rasa kami telah membuat banyak kemajuan besar selama SEA Games dan kami bisa bangga pada diri kami sendiri. Dan kami masih terus berkembang dan belajar bersama,&amp;quot; tukas Warps.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Walau demikian, pemain keturunan Belanda itu menilai Timnas Putri Indonesia masih kurang kompak. Faktor inilah yang harus diperbaiki untuk turnamen berikutnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Mungkin membangun lebih banyak kekompakan tim. Kekompakan tim kami masih kurang. Kami masih harus membangunnya,&amp;quot; tegas Isa Warps.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>TANGERANG &amp;ndash; Isa Warps tidak mau berlama-lama meratapi kegagalan Timnas Putri Indonesia meraih medali di ajang SEA Games 2025. Ia berharap rekan-rekan setimnya tetap kompak di ajang-ajang lain.&#13;
&#13;
Timnas Putri Indonesia menyudahi perjuangan di SEA Games Thailand 2025 tanpa medali. Meski demikian, tim besutan Akira Higashiyama itu sukses menembus babak semifinal.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Perjuangan&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Isa Warps dan kolega memulai perjuangan dari fase grup. Tergabung dalam Grup A, Timnas Putri Indonesia berhasil finis di peringkat kedua klasemen akhir setelah kalah dari Timnas Putri Thailand (0-8) dan menggebuk Timnas Putri Singapura (3-1).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kemudian pada babak semifinal, Timnas Putri Indonesia dikalahkan Timnas Putri Vietnam (0-5). Pada babak perebutan medali perunggu, mereka kembali kalah dari Thailand dengan skor 0-2.&#13;
&#13;
2. Pelajaran Berharga&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Warps menganggap perjuangan Timnas Putri Indonesia sudah maksimal. Menurutnya, kegagalan meraih medali akan menjadi pelajaran berharga untuk Garuda Pertiwi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami memulai melawan Thailand, saya rasa. Kami kalah 0-8. Itu sangat sulit bagi kami karena kami masih harus membangun kekompakan tim,&amp;rdquo; kata Warps kepada awak media termasuk Okezone di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, dikutip Minggu (21/12/2025).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dan kemudian saya rasa pertandingan terakhir kami juga bermain melawan Thailand dan kami hanya kalah 2-0,&amp;quot; imbuhnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi saya rasa kami telah membuat banyak kemajuan besar selama SEA Games dan kami bisa bangga pada diri kami sendiri. Dan kami masih terus berkembang dan belajar bersama,&amp;quot; tukas Warps.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Walau demikian, pemain keturunan Belanda itu menilai Timnas Putri Indonesia masih kurang kompak. Faktor inilah yang harus diperbaiki untuk turnamen berikutnya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Mungkin membangun lebih banyak kekompakan tim. Kekompakan tim kami masih kurang. Kami masih harus membangunnya,&amp;quot; tegas Isa Warps.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
