<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Media Vietnam Komentari Kegagalan Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025: Pil Pahit yang Harus Ditelan</title><description>Media Vietnam ikut mengomentari kegagalan Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2025/12/14/51/3189627/media-vietnam-komentari-kegagalan-timnas-indonesia-u-22-di-sea-games-2025-pil-pahit-yang-harus-ditelan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2025/12/14/51/3189627/media-vietnam-komentari-kegagalan-timnas-indonesia-u-22-di-sea-games-2025-pil-pahit-yang-harus-ditelan"/><item><title>Media Vietnam Komentari Kegagalan Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025: Pil Pahit yang Harus Ditelan</title><link>https://bola.okezone.com/read/2025/12/14/51/3189627/media-vietnam-komentari-kegagalan-timnas-indonesia-u-22-di-sea-games-2025-pil-pahit-yang-harus-ditelan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2025/12/14/51/3189627/media-vietnam-komentari-kegagalan-timnas-indonesia-u-22-di-sea-games-2025-pil-pahit-yang-harus-ditelan</guid><pubDate>Minggu 14 Desember 2025 03:16 WIB</pubDate><dc:creator>Cikal Bintang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/13/51/3189627/media_vietnam_ikut_mengomentari_kegagalan_timnas_indonesia_u_22_di_sea_games_2025-lOr5_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Media Vietnam ikut mengomentari kegagalan Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025 (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/13/51/3189627/media_vietnam_ikut_mengomentari_kegagalan_timnas_indonesia_u_22_di_sea_games_2025-lOr5_large.jpg</image><title>Media Vietnam ikut mengomentari kegagalan Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025 (Foto: PSSI)</title></images><description>MEDIA Vietnam, Soha.vn, mengomentari kegagalan Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025. Menurut mereka, ini adalah pil pahit yang harus ditelan sang juara bertahan.&#13;
&#13;
Timnas Indonesia U-22 berhasil meraih kemenangan atas Timnas Myanmar U-22 dengan skor 3-1 pada laga terakhir Grup C di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Thailand, Jumat 12 Desember 2025 malam WIB. Tapi kemenangan itu belum mampu mengantarkan Garuda Muda lolos ke babak semifinal.&#13;
&#13;
1. Kalah Produktivitas Gol&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pasalnya, Timnas Indonesia U-22 kalah produktivitas gol dari Timnas Malaysia U-22 meski sama-sama punya tiga poin. Dengan begitu, skuad Harimau Malaya berhak melaju ke semifinal via runner-up terbaik.&#13;
&#13;
Ini merupakan kali pertama Timnas Indonesia U-22 tak lolos ke semifinal sejak 2009. Catatan impresif selama 14 tahun hancur begitu saja di Thailand. Padahal, Merah Putih kali ini sudah menambah kekuatan dengan empat pemain naturalisasi.&#13;
&#13;
2. Miris&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Soha VN menyoroti kegagalan Timnas Indonesia U-22 meski berhasil menggulung Myanmar. Media Vietnam itu merasa miris. Sebab, pasukan Indra Sjafri adalah juara bertahan di SEA Games.&#13;
&#13;
&amp;quot;Meskipun melakukan comeback yang kuat di menit-menit terakhir, Timnas Indonesia U-22, di bawah asuhan pelatih Indonesia, tidak mampu membalikkan keadaan dan harus menerima kekalahan di SEA Games 2025 di babak grup,&amp;quot; tulis Soha VN, dikutip Minggu (14/12/2025).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini pil pahit yang harus ditelan oleh Timnas Indonesia U-22, mengingat mereka adalah juara di SEA Games sebelumnya!&amp;quot; sambung laporan tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
3. Tanggung Jawab Indra Sjafri&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, pelatih Indra Sjafri menegaskan kegagalan ini adalah tanggung jawabnya. Pria asal Sumatea Barat itu meminta maaf kepada masyarakat Indonesia atas kegagalan ini.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita enggak lolos grup, secara teknis orang yang paling bertanggung jawab adalah saya,&amp;rdquo; papar Indra usai pertandingan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi, saya mohon maaf, semua masyarakat Indonesia dan secara teknis saya ulangi lagi. Ini tanggung jawab saya,&amp;quot; tandasnya.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>MEDIA Vietnam, Soha.vn, mengomentari kegagalan Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025. Menurut mereka, ini adalah pil pahit yang harus ditelan sang juara bertahan.&#13;
&#13;
Timnas Indonesia U-22 berhasil meraih kemenangan atas Timnas Myanmar U-22 dengan skor 3-1 pada laga terakhir Grup C di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Thailand, Jumat 12 Desember 2025 malam WIB. Tapi kemenangan itu belum mampu mengantarkan Garuda Muda lolos ke babak semifinal.&#13;
&#13;
1. Kalah Produktivitas Gol&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pasalnya, Timnas Indonesia U-22 kalah produktivitas gol dari Timnas Malaysia U-22 meski sama-sama punya tiga poin. Dengan begitu, skuad Harimau Malaya berhak melaju ke semifinal via runner-up terbaik.&#13;
&#13;
Ini merupakan kali pertama Timnas Indonesia U-22 tak lolos ke semifinal sejak 2009. Catatan impresif selama 14 tahun hancur begitu saja di Thailand. Padahal, Merah Putih kali ini sudah menambah kekuatan dengan empat pemain naturalisasi.&#13;
&#13;
2. Miris&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Soha VN menyoroti kegagalan Timnas Indonesia U-22 meski berhasil menggulung Myanmar. Media Vietnam itu merasa miris. Sebab, pasukan Indra Sjafri adalah juara bertahan di SEA Games.&#13;
&#13;
&amp;quot;Meskipun melakukan comeback yang kuat di menit-menit terakhir, Timnas Indonesia U-22, di bawah asuhan pelatih Indonesia, tidak mampu membalikkan keadaan dan harus menerima kekalahan di SEA Games 2025 di babak grup,&amp;quot; tulis Soha VN, dikutip Minggu (14/12/2025).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini pil pahit yang harus ditelan oleh Timnas Indonesia U-22, mengingat mereka adalah juara di SEA Games sebelumnya!&amp;quot; sambung laporan tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
3. Tanggung Jawab Indra Sjafri&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, pelatih Indra Sjafri menegaskan kegagalan ini adalah tanggung jawabnya. Pria asal Sumatea Barat itu meminta maaf kepada masyarakat Indonesia atas kegagalan ini.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita enggak lolos grup, secara teknis orang yang paling bertanggung jawab adalah saya,&amp;rdquo; papar Indra usai pertandingan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jadi, saya mohon maaf, semua masyarakat Indonesia dan secara teknis saya ulangi lagi. Ini tanggung jawab saya,&amp;quot; tandasnya.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
