<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Miris Evan Dimas, Mantan Kapten Timnas Indonesia yang Ditekel Horor hingga Pakai Kursi Roda di Final SEA Games</title><description>Karier Evan Dimas menurun setelah menerima tekel horor Doan Van Hau di final SEA Games 2019.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2025/12/11/51/3189183/kisah-miris-evan-dimas-mantan-kapten-timnas-indonesia-yang-ditekel-horor-hingga-pakai-kursi-roda-di-final-sea-games</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2025/12/11/51/3189183/kisah-miris-evan-dimas-mantan-kapten-timnas-indonesia-yang-ditekel-horor-hingga-pakai-kursi-roda-di-final-sea-games"/><item><title>Kisah Miris Evan Dimas, Mantan Kapten Timnas Indonesia yang Ditekel Horor hingga Pakai Kursi Roda di Final SEA Games</title><link>https://bola.okezone.com/read/2025/12/11/51/3189183/kisah-miris-evan-dimas-mantan-kapten-timnas-indonesia-yang-ditekel-horor-hingga-pakai-kursi-roda-di-final-sea-games</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2025/12/11/51/3189183/kisah-miris-evan-dimas-mantan-kapten-timnas-indonesia-yang-ditekel-horor-hingga-pakai-kursi-roda-di-final-sea-games</guid><pubDate>Kamis 11 Desember 2025 12:36 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/11/51/3189183/evan_dimas_duduk_di_kursi_roda_kelar_laga_timnas_indonesia_u_22_vs_timnas_vietnam_u_22_pssi-Fz9q_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Evan Dimas duduk di kursi roda kelar laga Timnas Indonesia U-22 vs Timnas Vietnam U-22. (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/11/51/3189183/evan_dimas_duduk_di_kursi_roda_kelar_laga_timnas_indonesia_u_22_vs_timnas_vietnam_u_22_pssi-Fz9q_large.jpg</image><title>Evan Dimas duduk di kursi roda kelar laga Timnas Indonesia U-22 vs Timnas Vietnam U-22. (Foto: PSSI)</title></images><description>KISAH miris Evan Dimas, mantan kapten Timnas Indonesia yang ditekel horor hingga pakai kursi roda di final&amp;nbsp;SEA Games akan diulas Okezone. Nama Evan Dimas pertama kali mencuat ketika membawa Timnas Indonesia U-19 juara Piala AFF U-19 2013.&#13;
&#13;
Setelah itu, Evan Dimas menjadi gelandang andalan Timnas Indonesia U-22, U-23 maupun senior. Di SEA Games 2019, Evan Dimas dan Zulfiandi dipanggil pelatih Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri untuk mengisi slot senior.&#13;
&#13;
Kehadiran dua pemain ini terbukti&amp;nbsp;mengangkat performa Timnas Indonesia U-22. Skuad Garuda Muda melaju ke final SEA Games 2019 untuk menantang Timnas Vietnam U-22 yang tengah menggeliat di bawah asuhan pelatih asal Korea Selatan, Park Hang-seo.&#13;
&#13;
1. Kaki Evan Dimas Diinjak Doan Van Hau&#13;
&#13;
Laga Timnas Indonesia U-22 vs Vietnam U-22 di final SEA Games 2019 berlangsung ketat sejak awal pertandingan. Kedua tim saling membuka ruang untuk mencetak gol pembuka.&#13;
&#13;
&#13;
Doan Van Hau dikenal sebagai bek brutal&#13;
&#13;
&#13;
Namun, petaka menimpa Timnas Indonesia U-22 di menit 20. Saat itu, engkel kapten Timnas Indonesia U-22 Evan Dimas diinjak fullback kiri Vietnam, Doan Van Hau.&#13;
&#13;
Evan Dimas pun mengerang kesakitan dan tak bisa melanjutkan pertandingan. Saat Evan Dimas keluar lapangan, skor sama kuat 0-0.&#13;
&#13;
Ketiadaan Evan Dimas dimanfaatkan betul oleh Vietnam. Singkat kata, Vietnam meraih medali emas SEA Games 2019 setelah menang 3-0 atas Timnas Indonesia U-22. Gol-gol Vietnam dicetak via brace Doan Van Hau (39&amp;rsquo; dan 73&amp;rsquo;) serta Do Hung Dung (59&amp;rsquo;).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Duduk di Kursi Roda&#13;
&#13;
Saat penyerahan medali perak SEA Games 2019, Evan Dimas hadir bersama pemain Timnas Indonesia U-22 lain. Karena tak sanggup berdiri, Evan Dimas yang saat itu berusia 24 tahun hadir menggunakan kursi roda.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Evan Dimas pun menunjukan kebesaran hatinya. Ia mengaku tidak sakit hati meski telah dibuat cedera parah oleh Doan Van Hau, pemain yang dikenal sering bermain kasar ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dia (Van Hau) sempat minta maaf kepada saya. Saya pribadi memaafkannya, tidak ada sakit hati. Kalau sedih pasti sedihlah (cedera), tapi belum tahu cederanya. Saya rasa memang apa pun hasilnya harus disyukuri,&amp;rdquo; kata Evan Dimas saat itu.&#13;
&#13;
Sekarang di usia 30 tahun, Evan Dimas tak lagi berkarier sebagai pesepakbola profesional. Klub profesional terakhir yang dibela Evan Dimas adalah Persik Kediri pada 2024.&#13;
</description><content:encoded>KISAH miris Evan Dimas, mantan kapten Timnas Indonesia yang ditekel horor hingga pakai kursi roda di final&amp;nbsp;SEA Games akan diulas Okezone. Nama Evan Dimas pertama kali mencuat ketika membawa Timnas Indonesia U-19 juara Piala AFF U-19 2013.&#13;
&#13;
Setelah itu, Evan Dimas menjadi gelandang andalan Timnas Indonesia U-22, U-23 maupun senior. Di SEA Games 2019, Evan Dimas dan Zulfiandi dipanggil pelatih Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri untuk mengisi slot senior.&#13;
&#13;
Kehadiran dua pemain ini terbukti&amp;nbsp;mengangkat performa Timnas Indonesia U-22. Skuad Garuda Muda melaju ke final SEA Games 2019 untuk menantang Timnas Vietnam U-22 yang tengah menggeliat di bawah asuhan pelatih asal Korea Selatan, Park Hang-seo.&#13;
&#13;
1. Kaki Evan Dimas Diinjak Doan Van Hau&#13;
&#13;
Laga Timnas Indonesia U-22 vs Vietnam U-22 di final SEA Games 2019 berlangsung ketat sejak awal pertandingan. Kedua tim saling membuka ruang untuk mencetak gol pembuka.&#13;
&#13;
&#13;
Doan Van Hau dikenal sebagai bek brutal&#13;
&#13;
&#13;
Namun, petaka menimpa Timnas Indonesia U-22 di menit 20. Saat itu, engkel kapten Timnas Indonesia U-22 Evan Dimas diinjak fullback kiri Vietnam, Doan Van Hau.&#13;
&#13;
Evan Dimas pun mengerang kesakitan dan tak bisa melanjutkan pertandingan. Saat Evan Dimas keluar lapangan, skor sama kuat 0-0.&#13;
&#13;
Ketiadaan Evan Dimas dimanfaatkan betul oleh Vietnam. Singkat kata, Vietnam meraih medali emas SEA Games 2019 setelah menang 3-0 atas Timnas Indonesia U-22. Gol-gol Vietnam dicetak via brace Doan Van Hau (39&amp;rsquo; dan 73&amp;rsquo;) serta Do Hung Dung (59&amp;rsquo;).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Duduk di Kursi Roda&#13;
&#13;
Saat penyerahan medali perak SEA Games 2019, Evan Dimas hadir bersama pemain Timnas Indonesia U-22 lain. Karena tak sanggup berdiri, Evan Dimas yang saat itu berusia 24 tahun hadir menggunakan kursi roda.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Evan Dimas pun menunjukan kebesaran hatinya. Ia mengaku tidak sakit hati meski telah dibuat cedera parah oleh Doan Van Hau, pemain yang dikenal sering bermain kasar ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dia (Van Hau) sempat minta maaf kepada saya. Saya pribadi memaafkannya, tidak ada sakit hati. Kalau sedih pasti sedihlah (cedera), tapi belum tahu cederanya. Saya rasa memang apa pun hasilnya harus disyukuri,&amp;rdquo; kata Evan Dimas saat itu.&#13;
&#13;
Sekarang di usia 30 tahun, Evan Dimas tak lagi berkarier sebagai pesepakbola profesional. Klub profesional terakhir yang dibela Evan Dimas adalah Persik Kediri pada 2024.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
