<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Boleh Seri Apalagi Kalah, Pengamat Ingatkan Timnas Indonesia U-22 Wajib Tundukkan Myanmar</title><description>Harga Mati Kemenangan: Pengamat Ingatkan Timnas Indonesia U-22 Wajib Tundukkan Myanmar&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2025/12/10/51/3189010/tak-boleh-seri-apalagi-kalah-pengamat-ingatkan-timnas-indonesia-u-22-wajib-tundukkan-myanmar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2025/12/10/51/3189010/tak-boleh-seri-apalagi-kalah-pengamat-ingatkan-timnas-indonesia-u-22-wajib-tundukkan-myanmar"/><item><title>Tak Boleh Seri Apalagi Kalah, Pengamat Ingatkan Timnas Indonesia U-22 Wajib Tundukkan Myanmar</title><link>https://bola.okezone.com/read/2025/12/10/51/3189010/tak-boleh-seri-apalagi-kalah-pengamat-ingatkan-timnas-indonesia-u-22-wajib-tundukkan-myanmar</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2025/12/10/51/3189010/tak-boleh-seri-apalagi-kalah-pengamat-ingatkan-timnas-indonesia-u-22-wajib-tundukkan-myanmar</guid><pubDate>Rabu 10 Desember 2025 15:10 WIB</pubDate><dc:creator>Andika Rachmansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/10/51/3189010/timnas_indonesia_u_22-qiJd_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Timnas Indonesia U-22 kalah dari Filipina di SEA Games 2025. (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/10/51/3189010/timnas_indonesia_u_22-qiJd_large.jpg</image><title>Timnas Indonesia U-22 kalah dari Filipina di SEA Games 2025. (Foto: PSSI)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pengamat sepak bola nasional, Kesit Budi Handoyo, memberikan peringatan keras kepada Timnas Indonesia U-22 menjelang laga terakhir Grup C SEA Games 2025 melawan Myanmar. Menyusul kekalahan di laga perdana, Kesit menegaskan Garuda Muda wajib meraih kemenangan, tanpa ada pilihan hasil seri apalagi kalah.&#13;
&#13;
1. Posisi Sulit Setelah Kekalahan Perdana&#13;
&#13;
Timnas Indonesia U-22 mengawali kiprahnya dengan buruk di Grup C SEA Games 2025. Tim yang diperkuat Ivar Jenner dkk. itu dibungkam Filipina dengan skor 0-1 di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Thailand, pada Senin 8 Desember 2025 lalu.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kekalahan ini praktis membuat Timnas Indonesia U-22 dihadapkan dengan situasi sulit. Oleh karena itu, Kesit ingin Garuda Muda menang melawan Myanmar. Dia tidak ingin melihat armada Indra Sjafri bermain imbang, apalagi sampai kalah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kekalahan itu membuat posisi Indonesia rawan. Lawan Myanmar harus menang. Tidak ada cerita seri apalagi kalah,&amp;rdquo; kata Kesit kepada Okezone, dikutip Rabu (10/12/2025).&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Indonesia U-22 (Foto: PSSI)&#13;
&#13;
&#13;
2. Wajib Menang&#13;
&#13;
Kemenangan memang menjadi harga mati bagi Timnas Indonesia U-22 demi menjaga asa lolos ke semifinal. Jika menang, Garuda Muda berpeluang lolos sebagai runner-up terbaik, melalui skema khusus format tiga tim.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meski demikian, nasib Timnas Indonesia U-22 juga akan bergantung dari hasil pertandingan di grup A dan B. Vietnam, Malaysia, dan Timor Leste juga memiliki peluang terbuka karena telah mengoleksi tiga poin di grup masing-masing.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Posisi Indonesia gawat saat ini karena poin maksimal hanya 3 dan hanya bisa berebut posisi runner up terbaik. Artinya nasibnya juga bergantung pada hasil laga grup lain,&amp;rdquo; tutup Kesit.&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Indonesia U-22 vs Filipina U-22. (Foto: PSSI)&#13;
&#13;
&#13;
Sebagai pengingat, Timnas Indonesia U-22 berstatus sebagai juara bertahan. Andai Garuda Muda tidak lolos grup, ini menjadi penurunan besar, padahal armada Indra Sjafri dipatok target medali perak di SEA Games 2025 Thailand.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pengamat sepak bola nasional, Kesit Budi Handoyo, memberikan peringatan keras kepada Timnas Indonesia U-22 menjelang laga terakhir Grup C SEA Games 2025 melawan Myanmar. Menyusul kekalahan di laga perdana, Kesit menegaskan Garuda Muda wajib meraih kemenangan, tanpa ada pilihan hasil seri apalagi kalah.&#13;
&#13;
1. Posisi Sulit Setelah Kekalahan Perdana&#13;
&#13;
Timnas Indonesia U-22 mengawali kiprahnya dengan buruk di Grup C SEA Games 2025. Tim yang diperkuat Ivar Jenner dkk. itu dibungkam Filipina dengan skor 0-1 di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Thailand, pada Senin 8 Desember 2025 lalu.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kekalahan ini praktis membuat Timnas Indonesia U-22 dihadapkan dengan situasi sulit. Oleh karena itu, Kesit ingin Garuda Muda menang melawan Myanmar. Dia tidak ingin melihat armada Indra Sjafri bermain imbang, apalagi sampai kalah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kekalahan itu membuat posisi Indonesia rawan. Lawan Myanmar harus menang. Tidak ada cerita seri apalagi kalah,&amp;rdquo; kata Kesit kepada Okezone, dikutip Rabu (10/12/2025).&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Indonesia U-22 (Foto: PSSI)&#13;
&#13;
&#13;
2. Wajib Menang&#13;
&#13;
Kemenangan memang menjadi harga mati bagi Timnas Indonesia U-22 demi menjaga asa lolos ke semifinal. Jika menang, Garuda Muda berpeluang lolos sebagai runner-up terbaik, melalui skema khusus format tiga tim.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meski demikian, nasib Timnas Indonesia U-22 juga akan bergantung dari hasil pertandingan di grup A dan B. Vietnam, Malaysia, dan Timor Leste juga memiliki peluang terbuka karena telah mengoleksi tiga poin di grup masing-masing.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Posisi Indonesia gawat saat ini karena poin maksimal hanya 3 dan hanya bisa berebut posisi runner up terbaik. Artinya nasibnya juga bergantung pada hasil laga grup lain,&amp;rdquo; tutup Kesit.&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Indonesia U-22 vs Filipina U-22. (Foto: PSSI)&#13;
&#13;
&#13;
Sebagai pengingat, Timnas Indonesia U-22 berstatus sebagai juara bertahan. Andai Garuda Muda tidak lolos grup, ini menjadi penurunan besar, padahal armada Indra Sjafri dipatok target medali perak di SEA Games 2025 Thailand.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
