<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tersingkir dari DFB Pokal 2025-2026, Pelatih Borussia Monchengladbach Kecewa Berat dengan Kevin Diks Cs</title><description>Tersingkir dari DFB Pokal 2025-2026, Pelatih Borussia Monchengladbach Kecewa Berat dengan Kevin Diks Cs&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2025/12/03/51/3187457/tersingkir-dari-dfb-pokal-2025-2026-pelatih-borussia-monchengladbach-kecewa-berat-dengan-kevin-diks-cs</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2025/12/03/51/3187457/tersingkir-dari-dfb-pokal-2025-2026-pelatih-borussia-monchengladbach-kecewa-berat-dengan-kevin-diks-cs"/><item><title>Tersingkir dari DFB Pokal 2025-2026, Pelatih Borussia Monchengladbach Kecewa Berat dengan Kevin Diks Cs</title><link>https://bola.okezone.com/read/2025/12/03/51/3187457/tersingkir-dari-dfb-pokal-2025-2026-pelatih-borussia-monchengladbach-kecewa-berat-dengan-kevin-diks-cs</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2025/12/03/51/3187457/tersingkir-dari-dfb-pokal-2025-2026-pelatih-borussia-monchengladbach-kecewa-berat-dengan-kevin-diks-cs</guid><pubDate>Rabu 03 Desember 2025 10:34 WIB</pubDate><dc:creator>Andika Rachmansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/12/03/51/3187457/kevin_diks_saat_membela_borussia_monchengladbach-Vqla_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kevin Diks saat membela Borussia Monchengladbach di laga kontra St Pauli. (Foto: Instagram/borussia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/12/03/51/3187457/kevin_diks_saat_membela_borussia_monchengladbach-Vqla_large.jpg</image><title>Kevin Diks saat membela Borussia Monchengladbach di laga kontra St Pauli. (Foto: Instagram/borussia)</title></images><description>MONCHENGLADBACH &amp;ndash; Borussia Monchengladbach harus menelan pil pahit usai tersingkir di babak 16 besar DFB Pokal 2025-2026 setelah kalah tipis 1-2 dari tim tamu St. Pauli. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Borussia Park pada Rabu (3/12/2025) dini hari WIB, pelatih Monchengladbach, Eugen Polanski, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya dan mengkritik keras mentalitas Kevin Diks dan kawan-kawan di awal laga.&#13;
&#13;
1. Awal Laga Lesu&#13;
&#13;
Kekalahan ini jelas menjadi hasil yang sangat mengecewakan bagi Monchengladbach. Polanski mengakui timnya tidak memulai pertandingan dengan baik dan tampil tanpa energi yang cukup di babak pertama.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hal ini menyebabkan Monchengladbach kecolongan gol terlebih dahulu dari St. Pauli yang dicetak oleh Martijn Kaars (43&amp;#39;).&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami tidak benar-benar bisa tampil sejak babak pertama dan kurang memiliki energi di lapangan. Pergerakan bola kami terlalu lambat dan kami bisa saja tertinggal lebih dulu,&amp;quot; kata Polanski, dilansir dari laman resmi klub, Rabu (3/12/2025).&#13;
&#13;
Die Fohlen &amp;ndash;julukan Monchengladbach&amp;ndash; sempat menunjukkan perbaikan di babak kedua. Haris Tabakovic berhasil menyamakan kedudukan (56&amp;#39;) yang membuat Polanski merasa timnya mulai menemukan tempo permainan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat jeda, kami bertekad untuk memberikan tekanan lebih kepada lawan. Kami berhasil melakukannya lewat gol penyama kedudukan. Setelah itu, kami mulai masuk ke dalam permainan,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
&#13;
Kevin Diks di laga Borussia Monchengladbach bs St Pauli. (Foto: Instagram/borussia)&#13;
&#13;
&#13;
2. Kesalahan Fatal Kevin Diks Cs&#13;
&#13;
Sayangnya, momentum kebangkitan Monchengladbach tidak bertahan lama. Polanski menyoroti bahwa timnya gagal mempertahankan tekanan yang diperlukan untuk mendominasi pertahanan lawan di sepertiga akhir lapangan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Tetapi kami tetap tidak benar-benar bisa berada di posisi yang diperlukan untuk menekan lawan lebih lama di sepertiga akhir. Pertandingan berjalan begitu saja,&amp;quot; tambah Polanski.&#13;
&#13;
Dalam laga ini, pemain berlabel Timnas Indonesia, Kevin Diks, bermain sebagai starter. Namun, penampilan bek tersebut juga tidak mampu menghindarkan tim dari kekalahan, dan ia ditarik keluar pada menit ke-86, digantikan oleh Tim Kleindienst.&#13;
&#13;
&#13;
Kevin Diks di laga Borussia Monchengladbach bs St Pauli. (Foto: Instagram/borussia)&#13;
&#13;
&#13;
Polanski secara tegas menyatakan kekecewaan mendalamnya karena gagal membawa Monchengladbach melangkah jauh di DFB Pokal musim ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami sangat kecewa tersingkir dari ajang ini, tetapi sekarang kami harus segera melihat ke depan secepat mungkin,&amp;quot; tegas pelatih berusia 39 tahun itu.&#13;
</description><content:encoded>MONCHENGLADBACH &amp;ndash; Borussia Monchengladbach harus menelan pil pahit usai tersingkir di babak 16 besar DFB Pokal 2025-2026 setelah kalah tipis 1-2 dari tim tamu St. Pauli. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Borussia Park pada Rabu (3/12/2025) dini hari WIB, pelatih Monchengladbach, Eugen Polanski, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya dan mengkritik keras mentalitas Kevin Diks dan kawan-kawan di awal laga.&#13;
&#13;
1. Awal Laga Lesu&#13;
&#13;
Kekalahan ini jelas menjadi hasil yang sangat mengecewakan bagi Monchengladbach. Polanski mengakui timnya tidak memulai pertandingan dengan baik dan tampil tanpa energi yang cukup di babak pertama.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hal ini menyebabkan Monchengladbach kecolongan gol terlebih dahulu dari St. Pauli yang dicetak oleh Martijn Kaars (43&amp;#39;).&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami tidak benar-benar bisa tampil sejak babak pertama dan kurang memiliki energi di lapangan. Pergerakan bola kami terlalu lambat dan kami bisa saja tertinggal lebih dulu,&amp;quot; kata Polanski, dilansir dari laman resmi klub, Rabu (3/12/2025).&#13;
&#13;
Die Fohlen &amp;ndash;julukan Monchengladbach&amp;ndash; sempat menunjukkan perbaikan di babak kedua. Haris Tabakovic berhasil menyamakan kedudukan (56&amp;#39;) yang membuat Polanski merasa timnya mulai menemukan tempo permainan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat jeda, kami bertekad untuk memberikan tekanan lebih kepada lawan. Kami berhasil melakukannya lewat gol penyama kedudukan. Setelah itu, kami mulai masuk ke dalam permainan,&amp;quot; tambahnya.&#13;
&#13;
&#13;
Kevin Diks di laga Borussia Monchengladbach bs St Pauli. (Foto: Instagram/borussia)&#13;
&#13;
&#13;
2. Kesalahan Fatal Kevin Diks Cs&#13;
&#13;
Sayangnya, momentum kebangkitan Monchengladbach tidak bertahan lama. Polanski menyoroti bahwa timnya gagal mempertahankan tekanan yang diperlukan untuk mendominasi pertahanan lawan di sepertiga akhir lapangan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Tetapi kami tetap tidak benar-benar bisa berada di posisi yang diperlukan untuk menekan lawan lebih lama di sepertiga akhir. Pertandingan berjalan begitu saja,&amp;quot; tambah Polanski.&#13;
&#13;
Dalam laga ini, pemain berlabel Timnas Indonesia, Kevin Diks, bermain sebagai starter. Namun, penampilan bek tersebut juga tidak mampu menghindarkan tim dari kekalahan, dan ia ditarik keluar pada menit ke-86, digantikan oleh Tim Kleindienst.&#13;
&#13;
&#13;
Kevin Diks di laga Borussia Monchengladbach bs St Pauli. (Foto: Instagram/borussia)&#13;
&#13;
&#13;
Polanski secara tegas menyatakan kekecewaan mendalamnya karena gagal membawa Monchengladbach melangkah jauh di DFB Pokal musim ini.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami sangat kecewa tersingkir dari ajang ini, tetapi sekarang kami harus segera melihat ke depan secepat mungkin,&amp;quot; tegas pelatih berusia 39 tahun itu.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
