<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Timnas Indonesia U-22 Kalah 0-3 dari Mali, Indra Sjafri Ogah Disamakan dengan Gerald Vanenburg</title><description>Indra Sjafri tidak mau skuadnya disamakan dengan pasukan Gerald Vanenburg.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2025/11/16/51/3183846/timnas-indonesia-u-22-kalah-0-3-dari-mali-indra-sjafri-ogah-disamakan-dengan-gerald-vanenburg</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2025/11/16/51/3183846/timnas-indonesia-u-22-kalah-0-3-dari-mali-indra-sjafri-ogah-disamakan-dengan-gerald-vanenburg"/><item><title>Timnas Indonesia U-22 Kalah 0-3 dari Mali, Indra Sjafri Ogah Disamakan dengan Gerald Vanenburg</title><link>https://bola.okezone.com/read/2025/11/16/51/3183846/timnas-indonesia-u-22-kalah-0-3-dari-mali-indra-sjafri-ogah-disamakan-dengan-gerald-vanenburg</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2025/11/16/51/3183846/timnas-indonesia-u-22-kalah-0-3-dari-mali-indra-sjafri-ogah-disamakan-dengan-gerald-vanenburg</guid><pubDate>Minggu 16 November 2025 09:28 WIB</pubDate><dc:creator>Cikal Bintang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/11/16/51/3183846/indra_sjafri_tidak_mau_skuadnya_disamakan_dengan_pasukan_gerald_vanenburg-4jYd_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indra Sjafri tidak mau skuadnya disamakan dengan pasukan Gerald Vanenburg (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/11/16/51/3183846/indra_sjafri_tidak_mau_skuadnya_disamakan_dengan_pasukan_gerald_vanenburg-4jYd_large.jpg</image><title>Indra Sjafri tidak mau skuadnya disamakan dengan pasukan Gerald Vanenburg (Foto: PSSI)</title></images><description>BOGOR &amp;ndash; Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, tidak mau skuadnya disamakan dengan pasukan Gerald Vanenburg. Hal itu dikatakan usai Garuda Muda kalah 0-3 dari Timnas Mali di laga uji coba.&#13;
&#13;
Laga Timnas Indonesia U-22 vs Timnas Mali U-22 itu digelar di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Sabtu 15 November 2025 malam WIB. Itu merupakan laga pertama dari dua uji coba yang dijadwalkan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ketiga gol untuk tim tamu tercatat lewat Sekou Doucore (5&amp;#39;), Wilson Samake (35&amp;#39;), dan Moulaye Haidara (90+1&amp;#39;). Sementara, Timnas Indonesia U-22 kesulitan untuk memaksimalkan peluang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Mirip&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Situasi ini mirip dengan saat tim diasuh Vanenburg. Merah Putih sukar untuk memanfaatkan peluang sehingga gagal di Piala AFF U-23 dan Kualifikasi Piala Asia U-23 pada Juni dan September 2025.&#13;
&#13;
Mereka hanya garang ketika bertemu dengan lawan yang bisa dibilang berada di level rendah. Indra mengakui kesulitan ini, namun memberikan isyarat enggan skuadnya disamakan dengan era Vanenburg.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami memang masih kesulitan mencetak gol, selain saat melawan Makau dan Brunei. Namun, tim ini berbeda dengan tim sebelumnya yang tampil di AFF dan kualifikasi Piala Asia,&amp;quot; kata Indra dalam konferensi pers pascalaga, dikutip Minggu (16/11/2025). &amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Komposisi pemain berbeda, termasuk hadirnya beberapa pemain abroad seperti Ivar Jenner dan Mauro Zijlstra. Pertandingan kualifikasi sebelumnya tidak bisa menjadi ukuran,&amp;quot; sambung pria asal Sumatra Barat itu.&#13;
&#13;
2. Harus Dibenahi&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Walau demikian, Indra menyadari kekurangan ini harus segera dibenahi. Pelatih asal Sumatera Barat itu ingin para pemain menatap SEA Games 2025 yang digelar pada Desember dengan percaya diri.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Ada banyak hal yang harus diperbaiki menuju SEA Games nanti. Kualitas lawan di SEA Games juga tidak sama dengan lawan malam ini, jadi tidak bisa langsung dibandingkan,&amp;quot; ujar Indra.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dari sisi produktivitas, kami memiliki beberapa peluang meskipun tidak banyak. Itu juga harus diperbaiki,&amp;quot; pungkasnya.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>BOGOR &amp;ndash; Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, tidak mau skuadnya disamakan dengan pasukan Gerald Vanenburg. Hal itu dikatakan usai Garuda Muda kalah 0-3 dari Timnas Mali di laga uji coba.&#13;
&#13;
Laga Timnas Indonesia U-22 vs Timnas Mali U-22 itu digelar di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Sabtu 15 November 2025 malam WIB. Itu merupakan laga pertama dari dua uji coba yang dijadwalkan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ketiga gol untuk tim tamu tercatat lewat Sekou Doucore (5&amp;#39;), Wilson Samake (35&amp;#39;), dan Moulaye Haidara (90+1&amp;#39;). Sementara, Timnas Indonesia U-22 kesulitan untuk memaksimalkan peluang.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Mirip&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Situasi ini mirip dengan saat tim diasuh Vanenburg. Merah Putih sukar untuk memanfaatkan peluang sehingga gagal di Piala AFF U-23 dan Kualifikasi Piala Asia U-23 pada Juni dan September 2025.&#13;
&#13;
Mereka hanya garang ketika bertemu dengan lawan yang bisa dibilang berada di level rendah. Indra mengakui kesulitan ini, namun memberikan isyarat enggan skuadnya disamakan dengan era Vanenburg.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami memang masih kesulitan mencetak gol, selain saat melawan Makau dan Brunei. Namun, tim ini berbeda dengan tim sebelumnya yang tampil di AFF dan kualifikasi Piala Asia,&amp;quot; kata Indra dalam konferensi pers pascalaga, dikutip Minggu (16/11/2025). &amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Komposisi pemain berbeda, termasuk hadirnya beberapa pemain abroad seperti Ivar Jenner dan Mauro Zijlstra. Pertandingan kualifikasi sebelumnya tidak bisa menjadi ukuran,&amp;quot; sambung pria asal Sumatra Barat itu.&#13;
&#13;
2. Harus Dibenahi&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Walau demikian, Indra menyadari kekurangan ini harus segera dibenahi. Pelatih asal Sumatera Barat itu ingin para pemain menatap SEA Games 2025 yang digelar pada Desember dengan percaya diri.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Ada banyak hal yang harus diperbaiki menuju SEA Games nanti. Kualitas lawan di SEA Games juga tidak sama dengan lawan malam ini, jadi tidak bisa langsung dibandingkan,&amp;quot; ujar Indra.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dari sisi produktivitas, kami memiliki beberapa peluang meskipun tidak banyak. Itu juga harus diperbaiki,&amp;quot; pungkasnya.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
