<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Respons Erick Thohir soal Shin Tae-yong Kembali Latih Timnas Indonesia: Kita Harus Move On!</title><description>Erick Thohir menolak kembali merekrut Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2025/10/24/51/3178930/respons-erick-thohir-soal-shin-tae-yong-kembali-latih-timnas-indonesia-kita-harus-move-on</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2025/10/24/51/3178930/respons-erick-thohir-soal-shin-tae-yong-kembali-latih-timnas-indonesia-kita-harus-move-on"/><item><title>Respons Erick Thohir soal Shin Tae-yong Kembali Latih Timnas Indonesia: Kita Harus Move On!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2025/10/24/51/3178930/respons-erick-thohir-soal-shin-tae-yong-kembali-latih-timnas-indonesia-kita-harus-move-on</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2025/10/24/51/3178930/respons-erick-thohir-soal-shin-tae-yong-kembali-latih-timnas-indonesia-kita-harus-move-on</guid><pubDate>Jum'at 24 Oktober 2025 09:05 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/10/24/51/3178930/erick_thohir_tolak_rekrut_shin_tae_yong_lagi_sebagai_pelatih_timnas_indonesia_erickthohir-onhk_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erick Thohir tolak rekrut Shin Tae-yong lagi sebagai pelatih Timnas Indonesia. (Foto: Instagram/@erickthohir)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/10/24/51/3178930/erick_thohir_tolak_rekrut_shin_tae_yong_lagi_sebagai_pelatih_timnas_indonesia_erickthohir-onhk_large.jpg</image><title>Erick Thohir tolak rekrut Shin Tae-yong lagi sebagai pelatih Timnas Indonesia. (Foto: Instagram/@erickthohir)</title></images><description>KETUA Umum PSSI, Erick Thohir, memastikan tidak akan merekrut Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia. Ia mengatakan pencinta sepakbola Tanah Air harus move on alias melupakan juru taktik asal Korea Selatan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita kan mesti move on. Kita juga move on dengan Shin Tae-yong,&amp;rdquo; kata Erick Thohir saat ditanya peluang mendatangkan Shin Tae-yong, Okezone mengutip dari YouTube Official iNews, Jumat (24/10/2025).&#13;
&#13;
1. Banyak Pencinta Sepakbola Tanah Air yang Minta Shin Tae-yong Comeback&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Banyak pencinta sepakbola Tanah Air yang meminta PSSI kembali mengontrak Shin Tae-yong. Nama Shin Tae-yong tak hanya dikumandangkan di media sosial, tapi juga di stadion-stadion di mana Timnas Indonesia mengalami kekalahan.&#13;
&#13;
Alasan pencinta sepakbola Tanah Air menignginkan Shin Tae-yong beralasan. Pelatih 55 tahun ini terbukti sukses ketika lima tahun (2020-2025) menangani Timnas Indonesia.&#13;
&#13;
Jika nantinya kembali ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong disinyalir tak butuh beradaptasi lagi dengan skuad Garuda. Proses adaptasi yang lebih cepat itu disinyalir membantu Timnas Indonesia mendapatkan hasil maksimal di ajang-ajang besar ke depan, terutama Piala Asia 2027 dan Kualifikasi Piala Dunia 2030.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Bongkar Kepelatihan Timnas Indonesia&#13;
&#13;
Awal tahun 2025, Erick Thohir membentuk strata kepelatihan di Timnas Indonesia. Ia menunjuk Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia senior. Kemudian di kursi pelatih Timnas Indonesia U-23 ada Gerald Vanenburg dan Frank van Kempen menangani Timnas Indonesia U-20.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kolaborasi tiga nama ini diharapkan memunculkan perpaduan apik yang dapat memberikan hasil maksimal kepada Timnas Indonesia&amp;nbsp; senior. Namun, kegagalan Gerald Vanenburg di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 serta Patrick Kluivert di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia membuat semuanya hancur berantakan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Untuk tim nasional, kalau enggak perform ya gitu. Walaupun sebenarnya kalau secara pribadi saya kurang gitu suka, karena membangun strata kepelatihan itu perlu waktu,&amp;rdquo; tegas Erick Thohir&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Waktu saya masuk PSSI itu kan jelas, antara Shin Tae-yong dan Indra Sjafri tidak bisa komunikasi. Masing-masing senior, masing-masing punya, ya kan tidak mudah. Baru terakhir zamannya Patrick (Kluivert) kita bisa bikin strata. Tapi, itu pun karena gagal ya, gimana ya kan?&amp;rdquo; kata pria 55 tahun ini.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sekarang kalau ditanya pusing enggak? Pusing. Kenapa? Ini kan hilang pelatih senior, U-20 dan U-23,&amp;rdquo; tutup eks presiden Inter Milan ini.&#13;
</description><content:encoded>KETUA Umum PSSI, Erick Thohir, memastikan tidak akan merekrut Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia. Ia mengatakan pencinta sepakbola Tanah Air harus move on alias melupakan juru taktik asal Korea Selatan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita kan mesti move on. Kita juga move on dengan Shin Tae-yong,&amp;rdquo; kata Erick Thohir saat ditanya peluang mendatangkan Shin Tae-yong, Okezone mengutip dari YouTube Official iNews, Jumat (24/10/2025).&#13;
&#13;
1. Banyak Pencinta Sepakbola Tanah Air yang Minta Shin Tae-yong Comeback&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Banyak pencinta sepakbola Tanah Air yang meminta PSSI kembali mengontrak Shin Tae-yong. Nama Shin Tae-yong tak hanya dikumandangkan di media sosial, tapi juga di stadion-stadion di mana Timnas Indonesia mengalami kekalahan.&#13;
&#13;
Alasan pencinta sepakbola Tanah Air menignginkan Shin Tae-yong beralasan. Pelatih 55 tahun ini terbukti sukses ketika lima tahun (2020-2025) menangani Timnas Indonesia.&#13;
&#13;
Jika nantinya kembali ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong disinyalir tak butuh beradaptasi lagi dengan skuad Garuda. Proses adaptasi yang lebih cepat itu disinyalir membantu Timnas Indonesia mendapatkan hasil maksimal di ajang-ajang besar ke depan, terutama Piala Asia 2027 dan Kualifikasi Piala Dunia 2030.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Bongkar Kepelatihan Timnas Indonesia&#13;
&#13;
Awal tahun 2025, Erick Thohir membentuk strata kepelatihan di Timnas Indonesia. Ia menunjuk Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia senior. Kemudian di kursi pelatih Timnas Indonesia U-23 ada Gerald Vanenburg dan Frank van Kempen menangani Timnas Indonesia U-20.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kolaborasi tiga nama ini diharapkan memunculkan perpaduan apik yang dapat memberikan hasil maksimal kepada Timnas Indonesia&amp;nbsp; senior. Namun, kegagalan Gerald Vanenburg di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 serta Patrick Kluivert di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia membuat semuanya hancur berantakan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Untuk tim nasional, kalau enggak perform ya gitu. Walaupun sebenarnya kalau secara pribadi saya kurang gitu suka, karena membangun strata kepelatihan itu perlu waktu,&amp;rdquo; tegas Erick Thohir&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Waktu saya masuk PSSI itu kan jelas, antara Shin Tae-yong dan Indra Sjafri tidak bisa komunikasi. Masing-masing senior, masing-masing punya, ya kan tidak mudah. Baru terakhir zamannya Patrick (Kluivert) kita bisa bikin strata. Tapi, itu pun karena gagal ya, gimana ya kan?&amp;rdquo; kata pria 55 tahun ini.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sekarang kalau ditanya pusing enggak? Pusing. Kenapa? Ini kan hilang pelatih senior, U-20 dan U-23,&amp;rdquo; tutup eks presiden Inter Milan ini.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
