<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Shin Tae-yong Ungkap Penyebab Timnas Indonesia Asuhan Patrick Kluivert Gagal ke Piala Dunia 2026</title><description>Kunci Sukses Piala Dunia 2030, Shin Tae-yong Soroti Lini Serang Timnas Indonesia yang Kurang Mematikan.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2025/10/22/51/3178420/shin-tae-yong-ungkap-penyebab-timnas-indonesia-asuhan-patrick-kluivert-gagal-ke-piala-dunia-2026</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2025/10/22/51/3178420/shin-tae-yong-ungkap-penyebab-timnas-indonesia-asuhan-patrick-kluivert-gagal-ke-piala-dunia-2026"/><item><title>Shin Tae-yong Ungkap Penyebab Timnas Indonesia Asuhan Patrick Kluivert Gagal ke Piala Dunia 2026</title><link>https://bola.okezone.com/read/2025/10/22/51/3178420/shin-tae-yong-ungkap-penyebab-timnas-indonesia-asuhan-patrick-kluivert-gagal-ke-piala-dunia-2026</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2025/10/22/51/3178420/shin-tae-yong-ungkap-penyebab-timnas-indonesia-asuhan-patrick-kluivert-gagal-ke-piala-dunia-2026</guid><pubDate>Rabu 22 Oktober 2025 09:20 WIB</pubDate><dc:creator>Andri Bagus Syaeful </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/10/22/51/3178420/patrick_kluivert-yQuN_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mantan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert. (Foto: Instagram/patrickkluivert9)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/10/22/51/3178420/patrick_kluivert-yQuN_large.jpg</image><title>Mantan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert. (Foto: Instagram/patrickkluivert9)</title></images><description>MANTAN Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, memberikan pandangannya mengenai evaluasi krusial yang harus dilakukan skuad Garuda setelah kegagalan di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Menurutnya, untuk mengejar mimpi berlaga di Piala Dunia 2030, lini serang Timnas Indonesia wajib ditingkatkan menjadi lebih tajam dan mematikan.&#13;
&#13;
Ya, Timnas Indonesia baru saja dipastikan gagal lolos ke Piala Dunia 2026 setelah tidak mampu meraih hasil maksimal dalam fase Grup B putaran keempat Kualifikasi. Menurut STY, Garuda kalah dari Arab Saudi (2-3) dan Irak (0-1) salah satunya karena masih kurang tajam di lini depan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Evaluasi Lini Depan&#13;
&#13;
Shin Tae-yong mengakui kekuatan Timnas Indonesia sudah meningkat dengan kehadiran pemain seperti Ole Romeny dan talenta lainnya. Namun, sektor yang paling ia soroti dan harus terus diperkuat tetap lini depan.&#13;
&#13;
Shin Tae-yong melihat kurangnya power dan keberanian dalam bertarung di barisan serang. Hal itulah yang membuat Garuda kesulitan mencetak gol.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mungkin yang kurang itu di lini depan. Perlu pemain-pemain yang lebih power. Dan jika saja mereka lebih berani bertarung di lini depan, hasilnya pasti berbeda,&amp;quot; kata Shin Tae-yong, dilansir dari YouTube Goalpost, Rabu (22/10/2025).&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Indonesia vs Arab Saudi. (Foto: PSSI)&#13;
&#13;
&#13;
Pelatih asal Korea Selatan itu juga menyayangkan kegagalan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, karena menurutnya peluang untuk lolos sebenarnya sudah terbentang lebar dan gagal dimanfaatkan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebenarnya kesempatan untuk lolos itu ada tapi kita gagal memanfaatkannya. Itu yang paling saya sesali. Padahal kesempatan tidak datang dua kali,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Peluang Kembali ke Skuad Garuda&#13;
&#13;
Saat ini, posisi pelatih kepala Timnas Indonesia masih kosong setelah PSSI dan Patrick Kluivert resmi berpisah. Shin Tae-yong secara terbuka menyatakan kesediaannya untuk kembali, namun hingga kini, ia belum menerima tawaran formal dari pihak PSSI.&#13;
&#13;
&amp;quot;(Tawaran) dari Indonesia (PSSI)? Tidak. Belum pernah ada telepon atau tawaran resmi sama sekali. Belum ada sama sekali,&amp;quot; sambung Shin Tae-yong.&#13;
&#13;
&#13;
Shin Tae-yong&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau nanti ada tawaran tentu saya akan pertimbangkan. Tapi prinsip saya, kalau ada tawaran yang baik, saya terbuka ke mana saja,&amp;quot; tutupnya.&#13;
</description><content:encoded>MANTAN Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, memberikan pandangannya mengenai evaluasi krusial yang harus dilakukan skuad Garuda setelah kegagalan di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Menurutnya, untuk mengejar mimpi berlaga di Piala Dunia 2030, lini serang Timnas Indonesia wajib ditingkatkan menjadi lebih tajam dan mematikan.&#13;
&#13;
Ya, Timnas Indonesia baru saja dipastikan gagal lolos ke Piala Dunia 2026 setelah tidak mampu meraih hasil maksimal dalam fase Grup B putaran keempat Kualifikasi. Menurut STY, Garuda kalah dari Arab Saudi (2-3) dan Irak (0-1) salah satunya karena masih kurang tajam di lini depan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Evaluasi Lini Depan&#13;
&#13;
Shin Tae-yong mengakui kekuatan Timnas Indonesia sudah meningkat dengan kehadiran pemain seperti Ole Romeny dan talenta lainnya. Namun, sektor yang paling ia soroti dan harus terus diperkuat tetap lini depan.&#13;
&#13;
Shin Tae-yong melihat kurangnya power dan keberanian dalam bertarung di barisan serang. Hal itulah yang membuat Garuda kesulitan mencetak gol.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mungkin yang kurang itu di lini depan. Perlu pemain-pemain yang lebih power. Dan jika saja mereka lebih berani bertarung di lini depan, hasilnya pasti berbeda,&amp;quot; kata Shin Tae-yong, dilansir dari YouTube Goalpost, Rabu (22/10/2025).&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Indonesia vs Arab Saudi. (Foto: PSSI)&#13;
&#13;
&#13;
Pelatih asal Korea Selatan itu juga menyayangkan kegagalan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, karena menurutnya peluang untuk lolos sebenarnya sudah terbentang lebar dan gagal dimanfaatkan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebenarnya kesempatan untuk lolos itu ada tapi kita gagal memanfaatkannya. Itu yang paling saya sesali. Padahal kesempatan tidak datang dua kali,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Peluang Kembali ke Skuad Garuda&#13;
&#13;
Saat ini, posisi pelatih kepala Timnas Indonesia masih kosong setelah PSSI dan Patrick Kluivert resmi berpisah. Shin Tae-yong secara terbuka menyatakan kesediaannya untuk kembali, namun hingga kini, ia belum menerima tawaran formal dari pihak PSSI.&#13;
&#13;
&amp;quot;(Tawaran) dari Indonesia (PSSI)? Tidak. Belum pernah ada telepon atau tawaran resmi sama sekali. Belum ada sama sekali,&amp;quot; sambung Shin Tae-yong.&#13;
&#13;
&#13;
Shin Tae-yong&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau nanti ada tawaran tentu saya akan pertimbangkan. Tapi prinsip saya, kalau ada tawaran yang baik, saya terbuka ke mana saja,&amp;quot; tutupnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
