<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penyebab Wasit Ma Ning Tak Hadiahi Timnas Indonesia Penalti meski Beri Bek Irak Zaid Tahseen Kartu Merah</title><description>Penyebab Wasit Ma Ning Tak Hadiahi Timnas Indonesia Penalti meski Beri Bek Irak Zaid Tahseen Kartu Merah&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2025/10/12/51/3176175/penyebab-wasit-ma-ning-tak-hadiahi-timnas-indonesia-penalti-meski-beri-bek-irak-zaid-tahseen-kartu-merah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2025/10/12/51/3176175/penyebab-wasit-ma-ning-tak-hadiahi-timnas-indonesia-penalti-meski-beri-bek-irak-zaid-tahseen-kartu-merah"/><item><title>Penyebab Wasit Ma Ning Tak Hadiahi Timnas Indonesia Penalti meski Beri Bek Irak Zaid Tahseen Kartu Merah</title><link>https://bola.okezone.com/read/2025/10/12/51/3176175/penyebab-wasit-ma-ning-tak-hadiahi-timnas-indonesia-penalti-meski-beri-bek-irak-zaid-tahseen-kartu-merah</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2025/10/12/51/3176175/penyebab-wasit-ma-ning-tak-hadiahi-timnas-indonesia-penalti-meski-beri-bek-irak-zaid-tahseen-kartu-merah</guid><pubDate>Minggu 12 Oktober 2025 06:08 WIB</pubDate><dc:creator>Rivan Nasri Rachman</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/10/12/51/3176175/wasit_ma_ning-gdyL_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wasit asal China, Ma Ning pimpin laga Timnas Indonesia vs Irak. (Foto: AFC)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/10/12/51/3176175/wasit_ma_ning-gdyL_large.jpg</image><title>Wasit asal China, Ma Ning pimpin laga Timnas Indonesia vs Irak. (Foto: AFC)</title></images><description>JEDDAH - Mimpi Tim Nasional (Timnas) Indonesia melaju ke Piala Dunia 2026 harus pupus usai menelan kekalahan 0-1 dari Irak pada matchday kedua Grup B Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Laga yang berlangsung di King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, pada Minggu (12/10/2025) dini hari WIB ini menyisakan kontroversi besar, terutama terkait keputusan wasit Ma Ning.&#13;
&#13;
Wasit asal China tersebut menjadi sorotan tajam di penghujung laga. Ketika skuad Garuda tengah berupaya mengejar ketertinggalan 0-1, sebuah insiden di kotak penalti Irak yang melibatkan pemain Indonesia, Miliano Jonathans, dan bek Irak, Zaid Tahseen, memicu protes keras dari kubu Garuda.&#13;
&#13;
&amp;lt;iframe width=&amp;quot;560&amp;quot; height=&amp;quot;315&amp;quot; src=&amp;quot;https://www.youtube.com/embed/d6Lqw1YKAcM?si=Q9mg2xM4B-lYmz3V&amp;quot; title=&amp;quot;YouTube video player&amp;quot; frameborder=&amp;quot;0&amp;quot; allow=&amp;quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share&amp;quot; referrerpolicy=&amp;quot;strict-origin-when-cross-origin&amp;quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&#13;
&#13;
1. Keputusan Kontroversial Ma Ning&#13;
&#13;
Pada menit injury time, Jonathans dilanggar oleh Tahseen di area pertahanan Irak. Para pemain Indonesia sontak menuntut hadiah penalti, yang berpotensi menyamakan kedudukan dan menjaga asa lolos.&#13;
&#13;
Namun, Ma Ning mengambil keputusan yang menggemparkan. Alih-alih menunjuk titik putih, wasit Ma Ning justru menganggap pelanggaran tersebut terjadi di luar kotak penalti.&#13;
&#13;
Ma Ning hanya memberikan tendangan bebas untuk Timnas Indonesia dan memberikan kartu kuning kedua kepada Zaid Tahseen di menit 90+9&amp;rsquo;, yang berujung kartu merah dan pengusiran dari lapangan.&#13;
&#13;
&#13;
Ma Ning The Thao 247&#13;
&#13;
&#13;
Hal yang paling membuat geram, Ma Ning sama sekali tidak mengecek Video Assistant Referee (VAR) meskipun protes keras dilayangkan. Skor 0-1 yang tercipta lewat gol tunggal Zidane Iqbal pada menit ke-76 pun bertahan hingga akhir.&#13;
&#13;
Kekalahan kedua beruntun ini, setelah sebelumnya takluk 2-3 dari Arab Saudi, secara praktis mengubur mimpi Timnas Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia 2026, baik sebagai juara grup maupun runner-up yang berhak maju ke putaran kelima dan merebut tiket babak playoff.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Amarah Suporter dan Tuntutan Mundur Pelatih&#13;
&#13;
Kegagalan ini memicu kemarahan besar di kalangan suporter, atau Garuda Fans. Kekecewaan memuncak karena pergantian pelatih yang dilakukan PSSI di awal tahun ternyata tidak membuahkan hasil memuaskan.&#13;
&#13;
Hasil nihil dan tidak memuaskan ini membuat suporter ramai-ramai melayangkan tuntutan agar pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, segera melepas jabatannya. Tagar &amp;#39;Patrick Kluivert Out&amp;#39; seketika menggema di media sosial X (sebelumnya Twitter) pada Minggu pagi WIB.&#13;
&#13;
&#13;
Zidane Iqbal bikin Irak menang 1-0 atas Timnas Indonesia @IraqNTEN&#13;
&#13;
&#13;
Hingga berita ini diturunkan, sudah ada lebih dari 17 ribu cuitan yang menyertakan tagar tersebut. &amp;quot;Memang Piala Dunia masih sekadar mimpi,&amp;quot; tulis salah satu ungkapan kekecewaan suporter di media sosial.&#13;
&#13;
Penentuan siapa yang akan lolos langsung ke Piala Dunia 2026 dari Grup B kini akan ditentukan di laga pamungkas antara Arab Saudi vs Irak pada Rabu (15/10/2025) dini hari WIB.&#13;
</description><content:encoded>JEDDAH - Mimpi Tim Nasional (Timnas) Indonesia melaju ke Piala Dunia 2026 harus pupus usai menelan kekalahan 0-1 dari Irak pada matchday kedua Grup B Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Laga yang berlangsung di King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, pada Minggu (12/10/2025) dini hari WIB ini menyisakan kontroversi besar, terutama terkait keputusan wasit Ma Ning.&#13;
&#13;
Wasit asal China tersebut menjadi sorotan tajam di penghujung laga. Ketika skuad Garuda tengah berupaya mengejar ketertinggalan 0-1, sebuah insiden di kotak penalti Irak yang melibatkan pemain Indonesia, Miliano Jonathans, dan bek Irak, Zaid Tahseen, memicu protes keras dari kubu Garuda.&#13;
&#13;
&amp;lt;iframe width=&amp;quot;560&amp;quot; height=&amp;quot;315&amp;quot; src=&amp;quot;https://www.youtube.com/embed/d6Lqw1YKAcM?si=Q9mg2xM4B-lYmz3V&amp;quot; title=&amp;quot;YouTube video player&amp;quot; frameborder=&amp;quot;0&amp;quot; allow=&amp;quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share&amp;quot; referrerpolicy=&amp;quot;strict-origin-when-cross-origin&amp;quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&#13;
&#13;
1. Keputusan Kontroversial Ma Ning&#13;
&#13;
Pada menit injury time, Jonathans dilanggar oleh Tahseen di area pertahanan Irak. Para pemain Indonesia sontak menuntut hadiah penalti, yang berpotensi menyamakan kedudukan dan menjaga asa lolos.&#13;
&#13;
Namun, Ma Ning mengambil keputusan yang menggemparkan. Alih-alih menunjuk titik putih, wasit Ma Ning justru menganggap pelanggaran tersebut terjadi di luar kotak penalti.&#13;
&#13;
Ma Ning hanya memberikan tendangan bebas untuk Timnas Indonesia dan memberikan kartu kuning kedua kepada Zaid Tahseen di menit 90+9&amp;rsquo;, yang berujung kartu merah dan pengusiran dari lapangan.&#13;
&#13;
&#13;
Ma Ning The Thao 247&#13;
&#13;
&#13;
Hal yang paling membuat geram, Ma Ning sama sekali tidak mengecek Video Assistant Referee (VAR) meskipun protes keras dilayangkan. Skor 0-1 yang tercipta lewat gol tunggal Zidane Iqbal pada menit ke-76 pun bertahan hingga akhir.&#13;
&#13;
Kekalahan kedua beruntun ini, setelah sebelumnya takluk 2-3 dari Arab Saudi, secara praktis mengubur mimpi Timnas Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia 2026, baik sebagai juara grup maupun runner-up yang berhak maju ke putaran kelima dan merebut tiket babak playoff.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Amarah Suporter dan Tuntutan Mundur Pelatih&#13;
&#13;
Kegagalan ini memicu kemarahan besar di kalangan suporter, atau Garuda Fans. Kekecewaan memuncak karena pergantian pelatih yang dilakukan PSSI di awal tahun ternyata tidak membuahkan hasil memuaskan.&#13;
&#13;
Hasil nihil dan tidak memuaskan ini membuat suporter ramai-ramai melayangkan tuntutan agar pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, segera melepas jabatannya. Tagar &amp;#39;Patrick Kluivert Out&amp;#39; seketika menggema di media sosial X (sebelumnya Twitter) pada Minggu pagi WIB.&#13;
&#13;
&#13;
Zidane Iqbal bikin Irak menang 1-0 atas Timnas Indonesia @IraqNTEN&#13;
&#13;
&#13;
Hingga berita ini diturunkan, sudah ada lebih dari 17 ribu cuitan yang menyertakan tagar tersebut. &amp;quot;Memang Piala Dunia masih sekadar mimpi,&amp;quot; tulis salah satu ungkapan kekecewaan suporter di media sosial.&#13;
&#13;
Penentuan siapa yang akan lolos langsung ke Piala Dunia 2026 dari Grup B kini akan ditentukan di laga pamungkas antara Arab Saudi vs Irak pada Rabu (15/10/2025) dini hari WIB.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
