<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Eric Cantona, Legendaris Manchester United yang Dukung Palestina dan Menolak Israel Main di Piala Dunia</title><description>Simak kisah Eric Cantona yang dukung Palestina dan menolak Israel main di Piala Dunia. &#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2025/09/23/51/3171885/kisah-eric-cantona-legendaris-manchester-united-yang-dukung-palestina-dan-menolak-israel-main-di-piala-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2025/09/23/51/3171885/kisah-eric-cantona-legendaris-manchester-united-yang-dukung-palestina-dan-menolak-israel-main-di-piala-dunia"/><item><title>Kisah Eric Cantona, Legendaris Manchester United yang Dukung Palestina dan Menolak Israel Main di Piala Dunia</title><link>https://bola.okezone.com/read/2025/09/23/51/3171885/kisah-eric-cantona-legendaris-manchester-united-yang-dukung-palestina-dan-menolak-israel-main-di-piala-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2025/09/23/51/3171885/kisah-eric-cantona-legendaris-manchester-united-yang-dukung-palestina-dan-menolak-israel-main-di-piala-dunia</guid><pubDate>Selasa 23 September 2025 15:02 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/23/51/3171885/simak_kisah_eric_cantona_yang_dukung_palestina_dan_menolak_israel_main_di_piala_dunia-ZSaX_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Simak kisah Eric Cantona sang legenda Manchester United yang dukung Palestina dan menolak Israel main di Piala Dunia (Foto: Instagram/@ericcantona)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/23/51/3171885/simak_kisah_eric_cantona_yang_dukung_palestina_dan_menolak_israel_main_di_piala_dunia-ZSaX_large.jpg</image><title>Simak kisah Eric Cantona sang legenda Manchester United yang dukung Palestina dan menolak Israel main di Piala Dunia (Foto: Instagram/@ericcantona)</title></images><description>KISAH Eric Cantona, legendaris Manchester United yang dukung Palestina dan menolak Israel main di Piala Dunia. Sebab, ia berani menyuarakan pendapatnya tersebut.&#13;
&#13;
Nama Cantona mencuri perhatian belakangan ini. Ia menyatakan dukungan terbukanya kepada Palestina di atas sebuah panggung musik.&#13;
&#13;
1. Hukum Israel&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Cantona merasa heran mengapa UEFA dan FIFA tidak kunjung mengambil tindakan tegas terhadap Israel. Ia hanya menuntut konsistensi tindakan lantaran sanksi terhadap Rusia diambil hanya dalam waktu singkat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya bermain untuk Manchester United dan Timnas Prancis. Saya tahu sepakbola internasional lebih dari sekadar olahraga. Itu adalah budaya, politik, soft power. Cara sebuah negara mewakili dirinya di panggung internasional,&amp;rdquo; kata Cantona dengan suara tegas, dalam video di akun Instagram @t4plive, dikutip Selasa (23/9/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Waktunya tiba untuk menghukum Israel dari privilese tersebut. Empat hari setelah Rusia memulai perang di Ukraina, FIFA dan UEFA langsung menghukum mereka,&amp;rdquo; imbuh pria berkebangsaan Prancis itu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita sekarang memasuki hari ke-716 dari apa yang disebut Amnesty International sebagai genosida tapi Israel masih diizinkan untuk berpartisipasi (di kualifikasi Piala Dunia). Mengapa? Mengapa ada standar ganda?&amp;rdquo; lanjut Cantona.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;FIFA dan UEFA harus menghukum Israel. Klub di seluruh dunia harus menolak bermain melawan tim dari Israel. Pesepakbola di seluruh dunia harus menolak bermain melawan tim dari Israel,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Apartheid di Afrika Selatan&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Cantona lalu mengingatkan betapa kuatnya pesan yang dibawa ketika dunia olahraga berperan mengakhiri apartheid di Afrika Selatan. Hal itu perlu diulangi kali ini untuk mendesak Israel.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita semua ingat apartheid di Afrika Selatan. Boikot dari dunia olahraga sangat penting dalam mengakhiri apartheid di sana. Jadi, kita adalah kekuatan, fans sepakbola di seluruh dunia punya kekuatan,&amp;rdquo; tandasnya.&#13;
&#13;
Hingga kini, Eric Cantona masih dianggap sebagai raja bagi para pendukung Man United, terutama yang besar di era 1990-an. Sebab, kontribusinya tidak hanya berupa gol, assist, dan trofi, tetapi juga suntikan mentalitas baja di dalam dan luar lapangan.&#13;
&#13;
Setelah pensiun pada 1997, Cantona tak hanya menjadi duta bagi klub. Pria berusia 59 tahun itu juga rajin menyuarakan pesan-pesan kemanusiaan.&#13;
&#13;
Itulah kisah Eric Cantona, legendaris Manchester United yang dukung Palestina dan menolak Israel main di Piala Dunia. Tak heran ia dijuluki sebagai King Eric!&#13;
</description><content:encoded>KISAH Eric Cantona, legendaris Manchester United yang dukung Palestina dan menolak Israel main di Piala Dunia. Sebab, ia berani menyuarakan pendapatnya tersebut.&#13;
&#13;
Nama Cantona mencuri perhatian belakangan ini. Ia menyatakan dukungan terbukanya kepada Palestina di atas sebuah panggung musik.&#13;
&#13;
1. Hukum Israel&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Cantona merasa heran mengapa UEFA dan FIFA tidak kunjung mengambil tindakan tegas terhadap Israel. Ia hanya menuntut konsistensi tindakan lantaran sanksi terhadap Rusia diambil hanya dalam waktu singkat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya bermain untuk Manchester United dan Timnas Prancis. Saya tahu sepakbola internasional lebih dari sekadar olahraga. Itu adalah budaya, politik, soft power. Cara sebuah negara mewakili dirinya di panggung internasional,&amp;rdquo; kata Cantona dengan suara tegas, dalam video di akun Instagram @t4plive, dikutip Selasa (23/9/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Waktunya tiba untuk menghukum Israel dari privilese tersebut. Empat hari setelah Rusia memulai perang di Ukraina, FIFA dan UEFA langsung menghukum mereka,&amp;rdquo; imbuh pria berkebangsaan Prancis itu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita sekarang memasuki hari ke-716 dari apa yang disebut Amnesty International sebagai genosida tapi Israel masih diizinkan untuk berpartisipasi (di kualifikasi Piala Dunia). Mengapa? Mengapa ada standar ganda?&amp;rdquo; lanjut Cantona.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;FIFA dan UEFA harus menghukum Israel. Klub di seluruh dunia harus menolak bermain melawan tim dari Israel. Pesepakbola di seluruh dunia harus menolak bermain melawan tim dari Israel,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Apartheid di Afrika Selatan&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Cantona lalu mengingatkan betapa kuatnya pesan yang dibawa ketika dunia olahraga berperan mengakhiri apartheid di Afrika Selatan. Hal itu perlu diulangi kali ini untuk mendesak Israel.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita semua ingat apartheid di Afrika Selatan. Boikot dari dunia olahraga sangat penting dalam mengakhiri apartheid di sana. Jadi, kita adalah kekuatan, fans sepakbola di seluruh dunia punya kekuatan,&amp;rdquo; tandasnya.&#13;
&#13;
Hingga kini, Eric Cantona masih dianggap sebagai raja bagi para pendukung Man United, terutama yang besar di era 1990-an. Sebab, kontribusinya tidak hanya berupa gol, assist, dan trofi, tetapi juga suntikan mentalitas baja di dalam dan luar lapangan.&#13;
&#13;
Setelah pensiun pada 1997, Cantona tak hanya menjadi duta bagi klub. Pria berusia 59 tahun itu juga rajin menyuarakan pesan-pesan kemanusiaan.&#13;
&#13;
Itulah kisah Eric Cantona, legendaris Manchester United yang dukung Palestina dan menolak Israel main di Piala Dunia. Tak heran ia dijuluki sebagai King Eric!&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
