<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kalah 1-2 dari Persib Bandung, Pelatih Arema FC Salahkan Wasit!</title><description>Arema FC kalah dramatis 1-2 dari Persib Bandung dalam lanjutan pekan keenam Super League 2025-2026.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2025/09/23/49/3171834/kalah-1-2-dari-persib-bandung-pelatih-arema-fc-salahkan-wasit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2025/09/23/49/3171834/kalah-1-2-dari-persib-bandung-pelatih-arema-fc-salahkan-wasit"/><item><title>Kalah 1-2 dari Persib Bandung, Pelatih Arema FC Salahkan Wasit!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2025/09/23/49/3171834/kalah-1-2-dari-persib-bandung-pelatih-arema-fc-salahkan-wasit</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2025/09/23/49/3171834/kalah-1-2-dari-persib-bandung-pelatih-arema-fc-salahkan-wasit</guid><pubDate>Selasa 23 September 2025 12:28 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/23/49/3171834/marquinhos_santos_kesal_arema_fc_kalah_dari_persib_bandung-hCkc_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Marquinhos Santos kesal Arema FC kalah dari Persib Bandung. (Foto: Avirista Midaada/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/23/49/3171834/marquinhos_santos_kesal_arema_fc_kalah_dari_persib_bandung-hCkc_large.jpg</image><title>Marquinhos Santos kesal Arema FC kalah dari Persib Bandung. (Foto: Avirista Midaada/Okezone)</title></images><description>PELATIH Arema FC Marquinhos&amp;nbsp;Santos menyalahkan wasit Asker Nadjfaliev yang memimpin laga timnya melawan Persib Bandung di lanjutan pekan keenam Super League 2025-2026 yang dilangsungkan di Stadion Kanjuruhan, Senin 22 September 2025. Ia menilai seharusnya Arema FC mendapatkan hadiah tendangan penalti di laga tersebut.&#13;
&#13;
Dalam sebuah momen, terlihat ada tarikan dari bek Persib Bandung Federico Barba kepada Luiz Gustavo Tavares. Wasit Asker Nadjfaliev sempat melihat video assistant referee (VAR), tapi tidak memberikan penalti.&#13;
&#13;
&#13;
Federico Barba pastikan kemenangan 2-1 Persib Bandung atas Arema FC sore ini. (Foto: Instagram/@persib)&#13;
&#13;
&#13;
Terlihat dalam tayangan ulang VAR&amp;nbsp;terlihat ada tarikan dari Federico Barba, yang baru masuk di menit 66. Kejadian tarikan itu terjadi di menit 82 ketika skor sama kuat 1-1. Tidak diberi hadiah penalti sempat membuat protes kubu Arema FC.&#13;
&#13;
Bahkan kerasnya protes pemain Arema FC membuat Luiz Gustavo Tavares dikartu kuning wasit asal Uzbekistan tersebut. Kejadian ini pun memancing Marquinhos&amp;nbsp;Santos yang terus berteriak-teriak memaki wasit dari tepi lapangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Marah sama wasit seharusnya kita dapat penalti, kalau Arema FC dapat penalti pasti skor jadi &amp;nbsp;2-1 dan pertandingan sudah beda,&amp;quot; kata pelatih bernama lengkap Marcos Vinicius dos Santos Goncalves kelar pertandingan di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Senin 22 September 2025.&#13;
&#13;
1. Pemain Arema FC Hilang Fokus&#13;
&#13;
Ia pun menyayangkan pasca-kejadian itu anak asuhnya tidak fokus. Beberapa kali transisi dari menyerang ke bertahan, maupun sebaliknya berjalan tak bagus. Puncaknya&amp;nbsp;sebuah skema sepak pojok dari William Marcilio di sisi kiri pertahanan Arema FC, Federico Barba menanduk bola dan berbuah gol di menit 94.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kejadian gol dari sepak pojok itu selalu saya katakan diulang di latihan terus, kejadian itu tidak bisa lagi terjadi,&amp;quot; tegas pelatih asal Brasil tersebut.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Arema FC 2 Kali Kalah di Kandang&#13;
&#13;
Arema FC kalah kedua kalinya secara beruntun di laga kandang musim ini. Kali ini Persib Bandung menodai laga kandang Arema FC.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Singo Edan unggul lebih dulu melalui gol Matheus Naschimento di menit 12, memanfaatkan umpan&amp;nbsp;Paulinho Moccelin. Kemudian, Frederico Barba memastikan kemenangan Persib Bandung di akhir babak kedua, melalui golnya di menit 94.&#13;
&#13;
Kekalahan yang diderita Arema FC membuat posisi mereka turun ke posisi delapan klasemen sementara Super League 2025-2026. Singo Edan saat ini meraih delapan poin. Sementara itu, kemenangan membuat Persib Bandung bertengger di posisi empat klasemen sementara Super League 2025-2026 dengan 10 poin.&#13;
</description><content:encoded>PELATIH Arema FC Marquinhos&amp;nbsp;Santos menyalahkan wasit Asker Nadjfaliev yang memimpin laga timnya melawan Persib Bandung di lanjutan pekan keenam Super League 2025-2026 yang dilangsungkan di Stadion Kanjuruhan, Senin 22 September 2025. Ia menilai seharusnya Arema FC mendapatkan hadiah tendangan penalti di laga tersebut.&#13;
&#13;
Dalam sebuah momen, terlihat ada tarikan dari bek Persib Bandung Federico Barba kepada Luiz Gustavo Tavares. Wasit Asker Nadjfaliev sempat melihat video assistant referee (VAR), tapi tidak memberikan penalti.&#13;
&#13;
&#13;
Federico Barba pastikan kemenangan 2-1 Persib Bandung atas Arema FC sore ini. (Foto: Instagram/@persib)&#13;
&#13;
&#13;
Terlihat dalam tayangan ulang VAR&amp;nbsp;terlihat ada tarikan dari Federico Barba, yang baru masuk di menit 66. Kejadian tarikan itu terjadi di menit 82 ketika skor sama kuat 1-1. Tidak diberi hadiah penalti sempat membuat protes kubu Arema FC.&#13;
&#13;
Bahkan kerasnya protes pemain Arema FC membuat Luiz Gustavo Tavares dikartu kuning wasit asal Uzbekistan tersebut. Kejadian ini pun memancing Marquinhos&amp;nbsp;Santos yang terus berteriak-teriak memaki wasit dari tepi lapangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Marah sama wasit seharusnya kita dapat penalti, kalau Arema FC dapat penalti pasti skor jadi &amp;nbsp;2-1 dan pertandingan sudah beda,&amp;quot; kata pelatih bernama lengkap Marcos Vinicius dos Santos Goncalves kelar pertandingan di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Senin 22 September 2025.&#13;
&#13;
1. Pemain Arema FC Hilang Fokus&#13;
&#13;
Ia pun menyayangkan pasca-kejadian itu anak asuhnya tidak fokus. Beberapa kali transisi dari menyerang ke bertahan, maupun sebaliknya berjalan tak bagus. Puncaknya&amp;nbsp;sebuah skema sepak pojok dari William Marcilio di sisi kiri pertahanan Arema FC, Federico Barba menanduk bola dan berbuah gol di menit 94.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kejadian gol dari sepak pojok itu selalu saya katakan diulang di latihan terus, kejadian itu tidak bisa lagi terjadi,&amp;quot; tegas pelatih asal Brasil tersebut.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Arema FC 2 Kali Kalah di Kandang&#13;
&#13;
Arema FC kalah kedua kalinya secara beruntun di laga kandang musim ini. Kali ini Persib Bandung menodai laga kandang Arema FC.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Singo Edan unggul lebih dulu melalui gol Matheus Naschimento di menit 12, memanfaatkan umpan&amp;nbsp;Paulinho Moccelin. Kemudian, Frederico Barba memastikan kemenangan Persib Bandung di akhir babak kedua, melalui golnya di menit 94.&#13;
&#13;
Kekalahan yang diderita Arema FC membuat posisi mereka turun ke posisi delapan klasemen sementara Super League 2025-2026. Singo Edan saat ini meraih delapan poin. Sementara itu, kemenangan membuat Persib Bandung bertengger di posisi empat klasemen sementara Super League 2025-2026 dengan 10 poin.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
