<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Gerald Vanenburg, Juara Liga Champions yang Gagal Antar Timnas Indonesia U-23 Lolos Piala Asia U-23 2026</title><description>Gerald Vanenburg gagal membawa Timnas Indonesia U-23 lolos Piala Asia U-23 2026 meski berpengalaman meraih trofi Liga Champions.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2025/09/10/51/3168906/kisah-gerald-vanenburg-juara-liga-champions-yang-gagal-antar-timnas-indonesia-u-23-lolos-piala-asia-u-23-2026</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2025/09/10/51/3168906/kisah-gerald-vanenburg-juara-liga-champions-yang-gagal-antar-timnas-indonesia-u-23-lolos-piala-asia-u-23-2026"/><item><title>Kisah Gerald Vanenburg, Juara Liga Champions yang Gagal Antar Timnas Indonesia U-23 Lolos Piala Asia U-23 2026</title><link>https://bola.okezone.com/read/2025/09/10/51/3168906/kisah-gerald-vanenburg-juara-liga-champions-yang-gagal-antar-timnas-indonesia-u-23-lolos-piala-asia-u-23-2026</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2025/09/10/51/3168906/kisah-gerald-vanenburg-juara-liga-champions-yang-gagal-antar-timnas-indonesia-u-23-lolos-piala-asia-u-23-2026</guid><pubDate>Rabu 10 September 2025 09:11 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/10/51/3168906/gerald_vanenburg_gagal_meloloskan_timnas_indonesia_u_23_ke_piala_asia_u_23_2026_pssi-yBcn_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gerald Vanenburg gagal meloloskan Timnas Indonesia U-23 ke Piala Asia U-23 2026. (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/10/51/3168906/gerald_vanenburg_gagal_meloloskan_timnas_indonesia_u_23_ke_piala_asia_u_23_2026_pssi-yBcn_large.jpg</image><title>Gerald Vanenburg gagal meloloskan Timnas Indonesia U-23 ke Piala Asia U-23 2026. (Foto: PSSI)</title></images><description>KISAH Gerald Vanenburg, juara Liga Champions yang gagal mengantarkan Timnas Indonesia U-23 lolos Piala Asia U-23 2026 akan diulas Okezone. Gerald Vanenburg hanya&amp;nbsp;membawa Timnas Indonesia U-23 finis runner-up di klasemen akhir Grup J Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 dengan empat angka.&#13;
&#13;
Koleksi empat angka belum cukup meloloskan skuad Garuda Muda -julukan Timnas Indonesia U-23- ke putaran final Piala Asia U-23 2026 via jalur runner-up terbaik. Sebab, status empat tim runner-up terbaik dipegang China U-23 yang mengemas tujuh angka, Uzbekistan U-23 (tujuh), Lebanon U-23 (tujuh) dan UEA U-23 (enam).&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Indonesia U-23 gagal lolos Piala Asia U-23 2026. (Foto: AFC)&#13;
&#13;
&#13;
Kekalahan 0-1 dari Korea Selatan U-23 di matchday pamungkas Grup J menjadi biang keladi kegagalan Timnas Indonesia U-23 ke putaran final Piala Asia U-23 2026. Jika saja Timnas Indonesia U-23 menang, Arkhan Fikri dan kawan-kawan akan ambil bagian di Piala Asia U-23 2026.&#13;
&#13;
1. Penurunan Prestasi&#13;
&#13;
Gagal lolos ke Piala Asia U-23 2026 merupakan penurunan prestasi bagi Timnas Indonesia U-23. Dibilang penurunan karena di Piala Asia U-23 2024, Timnas Indonesia U-23 tak hanya lolos ke putaran final, tapi melaju sampai semifinal!&#13;
&#13;
Desakan di media sosial agar Ketua Umum PSSI Erick Thohir memecat pelatih Timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg berembus kecang. Erick Thohir mengaku akan meminta Direktur Teknik PSSI Alexander Zwiers&amp;nbsp;untuk mengevaluasi segala sesuatunya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya akan minta Direktur Teknik untuk review semuanya, tidak hanya hasil hari ini, tapi juga persiapan ke depan,&amp;quot; kata Erick Thohir kelar laga Timnas Indonesia u-23 vs Timnas Korea Selatan U-23.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Sesumbar Pernah Juara Liga Champions&#13;
&#13;
Setelah membawa Timnas Indonesia U-23 menang 5-0 atas Makau U-23 di matchday kedua Grup J pada Sabtu, 6 September 2025, Gerald Vanenburg sempat sesumbar. Ia mengaku tak takut Korea Selatan U-23 yang menjadi lawan pamungkas Timnas Indonesia U-23. Penyebabnya karena Gerald Vanenburg&amp;nbsp;berpengalaman memenangkan trofi Liga Champions sebagai pemain.&#13;
&#13;
&#13;
Pelatih Timnas Indonesia U-23 Gerald Vanenburg (Foto: Okezone/Andika Rachmansyah)&#13;
&#13;
&#13;
Gerald Vanenburg bermain 120 menit saat PSV Eindhoven menang adu penalti 6-5 atas Benfica di final Liga Champions 1987-1988 (saat itu masih bernama Piala Champions/Eropa).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya sudah memenangkan Liga Champions. Saya tidak memikirkan pelatih Korea. Saya memikirkan tim saya. Itulah yang saya pikirkan,&amp;quot; kata Gerald Vanenburg kelar laga Timnas Indonesia U-23 vs Makau U-23.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya menghormati Korea, tetapi saya fokus kepada tim saya. Jadi, saya tidak asal percaya diri. Satu-satunya hal yang saya inginkan adalah mengalahkan mereka (Korea Selatan),&amp;quot; tutup Gerald Vanenburg, sesuatu yang gagal direalisasikannya.&#13;
</description><content:encoded>KISAH Gerald Vanenburg, juara Liga Champions yang gagal mengantarkan Timnas Indonesia U-23 lolos Piala Asia U-23 2026 akan diulas Okezone. Gerald Vanenburg hanya&amp;nbsp;membawa Timnas Indonesia U-23 finis runner-up di klasemen akhir Grup J Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 dengan empat angka.&#13;
&#13;
Koleksi empat angka belum cukup meloloskan skuad Garuda Muda -julukan Timnas Indonesia U-23- ke putaran final Piala Asia U-23 2026 via jalur runner-up terbaik. Sebab, status empat tim runner-up terbaik dipegang China U-23 yang mengemas tujuh angka, Uzbekistan U-23 (tujuh), Lebanon U-23 (tujuh) dan UEA U-23 (enam).&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Indonesia U-23 gagal lolos Piala Asia U-23 2026. (Foto: AFC)&#13;
&#13;
&#13;
Kekalahan 0-1 dari Korea Selatan U-23 di matchday pamungkas Grup J menjadi biang keladi kegagalan Timnas Indonesia U-23 ke putaran final Piala Asia U-23 2026. Jika saja Timnas Indonesia U-23 menang, Arkhan Fikri dan kawan-kawan akan ambil bagian di Piala Asia U-23 2026.&#13;
&#13;
1. Penurunan Prestasi&#13;
&#13;
Gagal lolos ke Piala Asia U-23 2026 merupakan penurunan prestasi bagi Timnas Indonesia U-23. Dibilang penurunan karena di Piala Asia U-23 2024, Timnas Indonesia U-23 tak hanya lolos ke putaran final, tapi melaju sampai semifinal!&#13;
&#13;
Desakan di media sosial agar Ketua Umum PSSI Erick Thohir memecat pelatih Timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg berembus kecang. Erick Thohir mengaku akan meminta Direktur Teknik PSSI Alexander Zwiers&amp;nbsp;untuk mengevaluasi segala sesuatunya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya akan minta Direktur Teknik untuk review semuanya, tidak hanya hasil hari ini, tapi juga persiapan ke depan,&amp;quot; kata Erick Thohir kelar laga Timnas Indonesia u-23 vs Timnas Korea Selatan U-23.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Sesumbar Pernah Juara Liga Champions&#13;
&#13;
Setelah membawa Timnas Indonesia U-23 menang 5-0 atas Makau U-23 di matchday kedua Grup J pada Sabtu, 6 September 2025, Gerald Vanenburg sempat sesumbar. Ia mengaku tak takut Korea Selatan U-23 yang menjadi lawan pamungkas Timnas Indonesia U-23. Penyebabnya karena Gerald Vanenburg&amp;nbsp;berpengalaman memenangkan trofi Liga Champions sebagai pemain.&#13;
&#13;
&#13;
Pelatih Timnas Indonesia U-23 Gerald Vanenburg (Foto: Okezone/Andika Rachmansyah)&#13;
&#13;
&#13;
Gerald Vanenburg bermain 120 menit saat PSV Eindhoven menang adu penalti 6-5 atas Benfica di final Liga Champions 1987-1988 (saat itu masih bernama Piala Champions/Eropa).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya sudah memenangkan Liga Champions. Saya tidak memikirkan pelatih Korea. Saya memikirkan tim saya. Itulah yang saya pikirkan,&amp;quot; kata Gerald Vanenburg kelar laga Timnas Indonesia U-23 vs Makau U-23.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya menghormati Korea, tetapi saya fokus kepada tim saya. Jadi, saya tidak asal percaya diri. Satu-satunya hal yang saya inginkan adalah mengalahkan mereka (Korea Selatan),&amp;quot; tutup Gerald Vanenburg, sesuatu yang gagal direalisasikannya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
