<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dibandingkan dengan Shin Tae-yong, Pelatih Timnas Indonesia U-23 Gerald Vanenburg Buka Suara!</title><description>Gerald Vanenburg mengaku tidak adil jika dibandingkan dengan Timnas Indonesia U-23 era Shin Tae-yong yang lolos semifinal Piala Asia U-23.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2025/09/10/51/3168881/dibandingkan-dengan-shin-tae-yong-pelatih-timnas-indonesia-u-23-gerald-vanenburg-buka-suara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2025/09/10/51/3168881/dibandingkan-dengan-shin-tae-yong-pelatih-timnas-indonesia-u-23-gerald-vanenburg-buka-suara"/><item><title>Dibandingkan dengan Shin Tae-yong, Pelatih Timnas Indonesia U-23 Gerald Vanenburg Buka Suara!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2025/09/10/51/3168881/dibandingkan-dengan-shin-tae-yong-pelatih-timnas-indonesia-u-23-gerald-vanenburg-buka-suara</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2025/09/10/51/3168881/dibandingkan-dengan-shin-tae-yong-pelatih-timnas-indonesia-u-23-gerald-vanenburg-buka-suara</guid><pubDate>Rabu 10 September 2025 06:09 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/10/51/3168881/gerald_vanenburg_bikin_pembelaan_setelah_dibandingkan_dengan_shin_tae_yong_okezone-kTpx_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gerald Vanenburg bikin pembelaan setelah dibandingkan dengan Shin Tae-yong. (Foto: Avirista Midaada/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/10/51/3168881/gerald_vanenburg_bikin_pembelaan_setelah_dibandingkan_dengan_shin_tae_yong_okezone-kTpx_large.jpg</image><title>Gerald Vanenburg bikin pembelaan setelah dibandingkan dengan Shin Tae-yong. (Foto: Avirista Midaada/Okezone)</title></images><description>PELATIH Timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg, buka suara soal dibandingkan dengan juru taktik Garuda Muda sebelumnya, Shin Tae-yong. Ia menilai tidak adil jika membandingkan dirinya dengan Shin Tae-yong, mengingat adanya perbedaan persiapan dan pemain.&#13;
&#13;
Gerald Vanenburg yang gagal meloloskan Timnas Indonesia U-23 ke Piala Asia U-23 2026, menilai Shin Tae-yong memiliki waktu persiapan yang panjang. Efeknya, Shin Tae-yong tak hanya meloloskan Timnas Indonesia U-23 ke Piala Asia U-23 2024, tapi juga mengantarkan Garuda Muda sampai semifinal ajang tersebut.&#13;
&#13;
&#13;
Shin Tae-yong dibandingkan dengan Gerald Vanenburg. (Foto: PSSI)&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Mereka (Timnas Indonesia U-23 asuhan Shin Tae-yong) juga berlatih lumayan panjang dibandingkan kami. Dan itu perbedaan yang terjadi saat itu. Mereka bisa berkumpul 2-3 bulan, jadi dari sisi itu ya harusnya lebih bagus,&amp;quot; kata Gerald Vanenburg kelar Timnas Indonesia U-23 vs Korea Selatan U-23.&#13;
&#13;
1. Beda Pemain&#13;
&#13;
Gerald Vanenburg juga menyoroti Timnas Indonesia U-23 era Shin Tae-yong yang diperkuat beberapa pemain berkualitas seperti Marselino Ferdinan, Ivar Jenner dan Justin Hubner. Sayangnya, tiga pemain ini gagal memperkuat Timnas Indonesia U-23 racikan Gerald Vanenburg karena berbagai alasan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau melihat dari pemain dulu itu ada Marselino, ada Ivar, ada pemain-pemain lain yang juga bagus,&amp;quot; kata Gerald Vanenburg.&#13;
&#13;
2. Nama Shin Tae-yong Menggema di Gelora Delta Sidoarjo&#13;
&#13;
Suporter yang hadir di Stadion Gelora Delta Sidoarjo menyaksikan laga Timnas Indonesia U-23 vs Korea Selatan U-23, meneriakkan nama Shin Tae-yong ketika memasuki menit 75. Teriakan itu datang dari tribun timur dan tribun selatan VIP.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di sisi tribun utama, bahkan umpatan kekecewaan terdengar dan menginginkan Shin Tae-yong kembali. Para suporter Timnas Indonesia U-23 itu kecewa melihat tim nasional tertinggal dengan skor 0-1.&#13;
&#13;
&#13;
Nama Shin Tae-yong menggema di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. (Foto: Avirista Midaada/Okezone)&#13;
&#13;
&#13;
Kekalahan dari Korea Selatan U-23 membuat Timnas Indonesia U-23 finis sebagai runner-up Grup J dengan empat angka. Koleksi empat poin belum cukup meloloskan Timnas Indonesia U-23 ke putaran final Piala Asia U-23 2026 lewat jalur runner-up terbaik.&#13;
&#13;
Sesuai regulasi, hanya penghuni empat besar klasemen runner-up terbaik yang diizinkan lolos Piala Asia U-23 2026. Sebanyak empat negara yang mengamankan posisi itu adalah China (runner-up Grup D), Uzbekistan (runner-up Grup E), Lebanon (runner-up Grup F) dan Uni Emirat Arab (runner-up Grup I).&#13;
</description><content:encoded>PELATIH Timnas Indonesia U-23, Gerald Vanenburg, buka suara soal dibandingkan dengan juru taktik Garuda Muda sebelumnya, Shin Tae-yong. Ia menilai tidak adil jika membandingkan dirinya dengan Shin Tae-yong, mengingat adanya perbedaan persiapan dan pemain.&#13;
&#13;
Gerald Vanenburg yang gagal meloloskan Timnas Indonesia U-23 ke Piala Asia U-23 2026, menilai Shin Tae-yong memiliki waktu persiapan yang panjang. Efeknya, Shin Tae-yong tak hanya meloloskan Timnas Indonesia U-23 ke Piala Asia U-23 2024, tapi juga mengantarkan Garuda Muda sampai semifinal ajang tersebut.&#13;
&#13;
&#13;
Shin Tae-yong dibandingkan dengan Gerald Vanenburg. (Foto: PSSI)&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Mereka (Timnas Indonesia U-23 asuhan Shin Tae-yong) juga berlatih lumayan panjang dibandingkan kami. Dan itu perbedaan yang terjadi saat itu. Mereka bisa berkumpul 2-3 bulan, jadi dari sisi itu ya harusnya lebih bagus,&amp;quot; kata Gerald Vanenburg kelar Timnas Indonesia U-23 vs Korea Selatan U-23.&#13;
&#13;
1. Beda Pemain&#13;
&#13;
Gerald Vanenburg juga menyoroti Timnas Indonesia U-23 era Shin Tae-yong yang diperkuat beberapa pemain berkualitas seperti Marselino Ferdinan, Ivar Jenner dan Justin Hubner. Sayangnya, tiga pemain ini gagal memperkuat Timnas Indonesia U-23 racikan Gerald Vanenburg karena berbagai alasan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau melihat dari pemain dulu itu ada Marselino, ada Ivar, ada pemain-pemain lain yang juga bagus,&amp;quot; kata Gerald Vanenburg.&#13;
&#13;
2. Nama Shin Tae-yong Menggema di Gelora Delta Sidoarjo&#13;
&#13;
Suporter yang hadir di Stadion Gelora Delta Sidoarjo menyaksikan laga Timnas Indonesia U-23 vs Korea Selatan U-23, meneriakkan nama Shin Tae-yong ketika memasuki menit 75. Teriakan itu datang dari tribun timur dan tribun selatan VIP.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di sisi tribun utama, bahkan umpatan kekecewaan terdengar dan menginginkan Shin Tae-yong kembali. Para suporter Timnas Indonesia U-23 itu kecewa melihat tim nasional tertinggal dengan skor 0-1.&#13;
&#13;
&#13;
Nama Shin Tae-yong menggema di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. (Foto: Avirista Midaada/Okezone)&#13;
&#13;
&#13;
Kekalahan dari Korea Selatan U-23 membuat Timnas Indonesia U-23 finis sebagai runner-up Grup J dengan empat angka. Koleksi empat poin belum cukup meloloskan Timnas Indonesia U-23 ke putaran final Piala Asia U-23 2026 lewat jalur runner-up terbaik.&#13;
&#13;
Sesuai regulasi, hanya penghuni empat besar klasemen runner-up terbaik yang diizinkan lolos Piala Asia U-23 2026. Sebanyak empat negara yang mengamankan posisi itu adalah China (runner-up Grup D), Uzbekistan (runner-up Grup E), Lebanon (runner-up Grup F) dan Uni Emirat Arab (runner-up Grup I).&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
