<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pelatih Dewa United Komentari Pemain Diaspora Timnas Indonesia Berbondong-bondong Main di Super League 2025-2026</title><description>Jan Olde Riekerink angkat bicara mengenai banyaknya pemain diaspora Timnas Indonesia main di Super League 2025-2026.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2025/08/30/49/3166273/pelatih-dewa-united-komentari-pemain-diaspora-timnas-indonesia-berbondong-bondong-main-di-super-league-2025-2026</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2025/08/30/49/3166273/pelatih-dewa-united-komentari-pemain-diaspora-timnas-indonesia-berbondong-bondong-main-di-super-league-2025-2026"/><item><title>Pelatih Dewa United Komentari Pemain Diaspora Timnas Indonesia Berbondong-bondong Main di Super League 2025-2026</title><link>https://bola.okezone.com/read/2025/08/30/49/3166273/pelatih-dewa-united-komentari-pemain-diaspora-timnas-indonesia-berbondong-bondong-main-di-super-league-2025-2026</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2025/08/30/49/3166273/pelatih-dewa-united-komentari-pemain-diaspora-timnas-indonesia-berbondong-bondong-main-di-super-league-2025-2026</guid><pubDate>Sabtu 30 Agustus 2025 02:20 WIB</pubDate><dc:creator>Andri Bagus Syaeful </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/29/49/3166273/jan_olde_riekerink_angkat_bicara_mengenai_banyaknya_pemain_diaspora_timnas_indonesia_main_di_super_league_2025_2026-aEVD_large.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Jan Olde Riekerink angkat bicara mengenai banyaknya pemain diaspora Timnas Indonesia main di Super League 2025-2026 (Foto: AFC)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/29/49/3166273/jan_olde_riekerink_angkat_bicara_mengenai_banyaknya_pemain_diaspora_timnas_indonesia_main_di_super_league_2025_2026-aEVD_large.JPG</image><title>Jan Olde Riekerink angkat bicara mengenai banyaknya pemain diaspora Timnas Indonesia main di Super League 2025-2026 (Foto: AFC)</title></images><description>PELATIH Dewa United, Jan Olde Riekerink, mengomentari banyaknya pemain diaspora Timnas Indonesia yang kini merumput di Super League 2025-2026. Ia yakin hal itu menandakan kompetisi semakin meningkat.&#13;
&#13;
1. Bukan Hal Buruk&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bedol desa pemain diaspora semakin deras di Super League 2025-2026. Jordi Amat (Persija Jakarta), Rafael Struick (Dewa United), Jens Raven (Bali United), dan Thom Haye (Persib Bandung), kini berkarier di Tanah Air.&#13;
&#13;
Riekerink mengatakan, bukan menjadi sebuah hal yang buruk saat pemain diaspora memilih berkarier di Indonesia. Apalagi, mereka berkarier di negaranya sendiri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pemain naturalisasi (diaspora) juga kan bermain Timnas,&amp;quot; kata Riekerink, dikutip Sabtu (30/8/2025).&#13;
&#13;
2. Keuntungan&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pelatih asal Belanda itu menilai kompetisi kasta teratas di tanah air kini sudah jauh lebih berkualitas. Kehadiran pemain diaspora pun akan menambah warna Super League 2025-2026.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya rasa bagus mereka main di sini, sebuah keuntungan. Liga Indonesia juga sangat kompetitif,&amp;rdquo; kata Riekerink.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ada di sini bisa menjadi bagian dari masyarakat untuk lebih dekat, dan itu sebuah keuntungan,&amp;quot; tandasnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kehadiran para pemain diaspora itu membelah opini publik. Tak sedikit pula yang mencibir keputusan mereka meninggalkan sepakbola Eropa dan bermain di Super League.&#13;
</description><content:encoded>PELATIH Dewa United, Jan Olde Riekerink, mengomentari banyaknya pemain diaspora Timnas Indonesia yang kini merumput di Super League 2025-2026. Ia yakin hal itu menandakan kompetisi semakin meningkat.&#13;
&#13;
1. Bukan Hal Buruk&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bedol desa pemain diaspora semakin deras di Super League 2025-2026. Jordi Amat (Persija Jakarta), Rafael Struick (Dewa United), Jens Raven (Bali United), dan Thom Haye (Persib Bandung), kini berkarier di Tanah Air.&#13;
&#13;
Riekerink mengatakan, bukan menjadi sebuah hal yang buruk saat pemain diaspora memilih berkarier di Indonesia. Apalagi, mereka berkarier di negaranya sendiri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pemain naturalisasi (diaspora) juga kan bermain Timnas,&amp;quot; kata Riekerink, dikutip Sabtu (30/8/2025).&#13;
&#13;
2. Keuntungan&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pelatih asal Belanda itu menilai kompetisi kasta teratas di tanah air kini sudah jauh lebih berkualitas. Kehadiran pemain diaspora pun akan menambah warna Super League 2025-2026.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya rasa bagus mereka main di sini, sebuah keuntungan. Liga Indonesia juga sangat kompetitif,&amp;rdquo; kata Riekerink.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ada di sini bisa menjadi bagian dari masyarakat untuk lebih dekat, dan itu sebuah keuntungan,&amp;quot; tandasnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kehadiran para pemain diaspora itu membelah opini publik. Tak sedikit pula yang mencibir keputusan mereka meninggalkan sepakbola Eropa dan bermain di Super League.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
