<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Antar Timnas Yordania Lolos Piala Dunia 2026, Alexander Zwiers Ulangi Sukses Bersama Timnas Indonesia?</title><description>Alexander Zwiers diharapkan membantu Timnas Indonesia lolos Piala Dunia 2026, mengulangi sukses Yordania yang lebih dulu merealisasikannya.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2025/08/26/51/3165429/antar-timnas-yordania-lolos-piala-dunia-2026-alexander-zwiers-ulangi-sukses-bersama-timnas-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2025/08/26/51/3165429/antar-timnas-yordania-lolos-piala-dunia-2026-alexander-zwiers-ulangi-sukses-bersama-timnas-indonesia"/><item><title>Antar Timnas Yordania Lolos Piala Dunia 2026, Alexander Zwiers Ulangi Sukses Bersama Timnas Indonesia?</title><link>https://bola.okezone.com/read/2025/08/26/51/3165429/antar-timnas-yordania-lolos-piala-dunia-2026-alexander-zwiers-ulangi-sukses-bersama-timnas-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2025/08/26/51/3165429/antar-timnas-yordania-lolos-piala-dunia-2026-alexander-zwiers-ulangi-sukses-bersama-timnas-indonesia</guid><pubDate>Selasa 26 Agustus 2025 05:49 WIB</pubDate><dc:creator>Cikal Bintang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/26/51/3165429/alexander_zwiers_diharapkan_bantu_timnas_indonesia_lolos_piala_dunia_2026_pssi-qRkX_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Alexander Zwiers diharapkan bantu Timnas Indonesia lolos Piala Dunia . (Foto: PSSI)2026 PSSI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/26/51/3165429/alexander_zwiers_diharapkan_bantu_timnas_indonesia_lolos_piala_dunia_2026_pssi-qRkX_large.jpg</image><title>Alexander Zwiers diharapkan bantu Timnas Indonesia lolos Piala Dunia . (Foto: PSSI)2026 PSSI</title></images><description>PSSI akhirnya menunjuk pria asal Belanda Alexander Zwiers sebagai Direktur Teknik PSSI. Alexander Zwiers memiliki track record manis saat menjabat Direktur Teknik Federasi Sepakbola Yordania (JFA) pada 2019-2025. Selain membawa Yordania lolos ke final Piala Asia 2023, terobosan Alexander Zwiers mengantarkan Timnas Yordania lolos untuk pertama kalinya ke Piala Dunia (2026)!&#13;
&#13;
Apakah sentuhan midas itu dapat diulangi Alexander Zwiers bersama Timnas Indonesia? Medio 9-12 Oktober 2025, Timnas Indonesia akan menjalani dua laga krusial, yakni menantang Arab Saudi dan Irak di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.&#13;
&#13;
1. Alasan PSSI Tunjuk Alexander Zwiers&#13;
&#13;
&#13;
PSSI memperkenalkan Alexander Zwiers sebagai Direktur Teknik PSSI (Foto: Okezone/Andri Bagus)&#13;
&#13;
&#13;
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengungkapkan tiga alasan menunjuk Alexander Zwiers sebagai Direktur Teknik PSSI. Erick Thohir mengatakan tiga hal itu adalah rekam jejak, komitmen, dan filosofi dari Zwiers sendiri.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita kan dalam memilih Direktur Teknik itu ada tiga hal yang kita nilai. Satu, track record-nya. Yang kedua, komitmennya. Ketiga, filosofinya. Jadi kalau lihat track record, pengalamannya sudah tidak bisa diargumentasikan,&amp;quot; kata Erick Thohir kepada awak media, termasuk Okezone di Hotel Mulia, Jakarta, Senin 25 Agustus 2025.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Profil Alexander Zwiers&#13;
&#13;
Alexander Zwiers merupakan sosok yang memiliki jam terbang tinggi di dunia sepakbola internasional. Pria berusia 50 tahun itu sebelumnya menjabat posisi Direktur Teknik JFA pada 2019-2025.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kemudian, Alexander Zwiers juga tercatat sempat menjabat Direktur Teknik klub sepak bola Uni Emirat Arab, Al-Wahda pada medio 2015-2018. Rekam jejak ini yang membuat PSSI kepincut dengannya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Punya pengalaman tidak hanya di Eropa di Asia yang terpenting karena memang kadang-kadang kan kita ranking 118 sudah mikirnya terlalu jauh padahal di Asia kita itu masih mungkin top 20 lebih,&amp;quot; lanjut Erick Thohir.&#13;
&#13;
&#13;
Alexander Zwiers jadi Direktur Teknik PSSI yang baru (Foto: Instagram/@pssi)&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Artinya kalau kita mau menuju top 15 top 10 ya kita harus benar-benar metakan kekuatan di Asia dulu bagaimana kita bisa berkompetisi,&amp;quot; tegas ketua umum berusia 55 tahun ini.&#13;
&#13;
Kemudian, soal komitmen, Erick Thohir mengatakan pengalaman Alexander Zwiers tinggal di Indonesia menjadi dasarnya. Sementara itu soal filosofi, PSSI senang dengan pemikiran pria kelahiran 1975 tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Lalu komitmen. Di mana kita lihat Alex kerjasama ini 4 tahun dan Alex benar-benar tinggal di sini. Akan bersama-sama kita membangun ekosistem sepakbola secara menyeluruh,&amp;quot; ungkap Erick.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Lalu yang terakhir juga yang tidak kalah pentingnya filosofinya. Tadi salah satunya yang beberapa kali interview bahwa membangun sepak bola ini harus dengan sistem. Bukan kerja individu, jadi kebersamaan,&amp;quot; tutup mantan presiden Inter Milan ini.&#13;
</description><content:encoded>PSSI akhirnya menunjuk pria asal Belanda Alexander Zwiers sebagai Direktur Teknik PSSI. Alexander Zwiers memiliki track record manis saat menjabat Direktur Teknik Federasi Sepakbola Yordania (JFA) pada 2019-2025. Selain membawa Yordania lolos ke final Piala Asia 2023, terobosan Alexander Zwiers mengantarkan Timnas Yordania lolos untuk pertama kalinya ke Piala Dunia (2026)!&#13;
&#13;
Apakah sentuhan midas itu dapat diulangi Alexander Zwiers bersama Timnas Indonesia? Medio 9-12 Oktober 2025, Timnas Indonesia akan menjalani dua laga krusial, yakni menantang Arab Saudi dan Irak di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.&#13;
&#13;
1. Alasan PSSI Tunjuk Alexander Zwiers&#13;
&#13;
&#13;
PSSI memperkenalkan Alexander Zwiers sebagai Direktur Teknik PSSI (Foto: Okezone/Andri Bagus)&#13;
&#13;
&#13;
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengungkapkan tiga alasan menunjuk Alexander Zwiers sebagai Direktur Teknik PSSI. Erick Thohir mengatakan tiga hal itu adalah rekam jejak, komitmen, dan filosofi dari Zwiers sendiri.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita kan dalam memilih Direktur Teknik itu ada tiga hal yang kita nilai. Satu, track record-nya. Yang kedua, komitmennya. Ketiga, filosofinya. Jadi kalau lihat track record, pengalamannya sudah tidak bisa diargumentasikan,&amp;quot; kata Erick Thohir kepada awak media, termasuk Okezone di Hotel Mulia, Jakarta, Senin 25 Agustus 2025.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Profil Alexander Zwiers&#13;
&#13;
Alexander Zwiers merupakan sosok yang memiliki jam terbang tinggi di dunia sepakbola internasional. Pria berusia 50 tahun itu sebelumnya menjabat posisi Direktur Teknik JFA pada 2019-2025.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kemudian, Alexander Zwiers juga tercatat sempat menjabat Direktur Teknik klub sepak bola Uni Emirat Arab, Al-Wahda pada medio 2015-2018. Rekam jejak ini yang membuat PSSI kepincut dengannya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Punya pengalaman tidak hanya di Eropa di Asia yang terpenting karena memang kadang-kadang kan kita ranking 118 sudah mikirnya terlalu jauh padahal di Asia kita itu masih mungkin top 20 lebih,&amp;quot; lanjut Erick Thohir.&#13;
&#13;
&#13;
Alexander Zwiers jadi Direktur Teknik PSSI yang baru (Foto: Instagram/@pssi)&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Artinya kalau kita mau menuju top 15 top 10 ya kita harus benar-benar metakan kekuatan di Asia dulu bagaimana kita bisa berkompetisi,&amp;quot; tegas ketua umum berusia 55 tahun ini.&#13;
&#13;
Kemudian, soal komitmen, Erick Thohir mengatakan pengalaman Alexander Zwiers tinggal di Indonesia menjadi dasarnya. Sementara itu soal filosofi, PSSI senang dengan pemikiran pria kelahiran 1975 tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Lalu komitmen. Di mana kita lihat Alex kerjasama ini 4 tahun dan Alex benar-benar tinggal di sini. Akan bersama-sama kita membangun ekosistem sepakbola secara menyeluruh,&amp;quot; ungkap Erick.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Lalu yang terakhir juga yang tidak kalah pentingnya filosofinya. Tadi salah satunya yang beberapa kali interview bahwa membangun sepak bola ini harus dengan sistem. Bukan kerja individu, jadi kebersamaan,&amp;quot; tutup mantan presiden Inter Milan ini.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
