<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nova Arianto Bahagia Timnas Indonesia U-17 Petik Pelajaran Berharga di Piala Kemerdekaan 2025</title><description>Nova Arianto Tetap Bahagia meski Timnas Indonesia U-17 Runner-up Piala Kemerdekaan 2025&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2025/08/20/51/3163956/nova-arianto-bahagia-timnas-indonesia-u-17-petik-pelajaran-berharga-di-piala-kemerdekaan-2025</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2025/08/20/51/3163956/nova-arianto-bahagia-timnas-indonesia-u-17-petik-pelajaran-berharga-di-piala-kemerdekaan-2025"/><item><title>Nova Arianto Bahagia Timnas Indonesia U-17 Petik Pelajaran Berharga di Piala Kemerdekaan 2025</title><link>https://bola.okezone.com/read/2025/08/20/51/3163956/nova-arianto-bahagia-timnas-indonesia-u-17-petik-pelajaran-berharga-di-piala-kemerdekaan-2025</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2025/08/20/51/3163956/nova-arianto-bahagia-timnas-indonesia-u-17-petik-pelajaran-berharga-di-piala-kemerdekaan-2025</guid><pubDate>Rabu 20 Agustus 2025 03:01 WIB</pubDate><dc:creator>Cikal Bintang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/19/51/3163956/nova_arianto-Kj5F_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto. (Foto: Instagram/official.pialakemerdekaan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/19/51/3163956/nova_arianto-Kj5F_large.jpg</image><title>Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto. (Foto: Instagram/official.pialakemerdekaan)</title></images><description>DELI SERDANG - Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, mengaku tetap bahagia meskipun timnya hanya menjadi runner-up di Piala Kemerdekaan 2025. Nova menilai, hasil ini tidak menjadi masalah karena skuad Garuda Asia telah mendapatkan banyak pelajaran berharga dari turnamen uji coba tersebut.&#13;
&#13;
Timnas Indonesia U-17 menjadi runner-up setelah kalah dari Mali 1-2 di laga terakhir Piala Kemerdekaan 2025. Pertandingan itu berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, pada Senin 18 Agustus 2025 malam WIB.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Mali yang bertindak sebagai tim tamu tampil luar biasa dan mencetak dua gol lebih dulu lewat Zoumana Ballo (22&amp;#39;) dan Seydou Dembele (33&amp;#39;). Garuda Muda yang tidak menyerah memperkecil ketertinggalan via Fadly Alberto (37&amp;#39;).&#13;
&#13;
Hingga wasit meniup peluit panjang tanda babak kedua selesai, tak ada gol tambahan tercipta. Timnas Mali U-17 yang menang memastikan gelar juara usai menjadi pemimpin klasemen, sedangkan Indonesia menjadi runner-up Piala Kemerdekaan 2025.&#13;
&#13;
1. Tetap Senang&#13;
&#13;
Selepas pertandingan, Nova tak mempermasalahkan kekalahan dari Mali. Pelatih berusia 45 tahun itu justru senang karena Timnas Indonesia U-17 mendapatkan banyak pelajaran berharga dari tim asal Afrika tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang pertama, sekali lagi saya sampaikan terima kasih kepada PSSI, yang sudah memfasilitasi kami dengan melakukan uji coba-uji coba berkualitas,&amp;quot; kata Nova dalam keterangan resminya, dikutip pada Selasa (19/8/2025).&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Indonesia U-17 vs Timnas Mali U-17 (Foto: X/@TimnasIndonesia)&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Pastinya pemain sangat membutuhkan uji coba ini agar mereka terus bisa belajar dan tetap terus berkembang sehingga mereka bisa siap nanti di Piala Dunia,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pada turnamen ini, Timnas Indonesia U-17 mengoleksi empat poin dari tiga pertandingan. Empat poin itu didapat setelah imbang dengan Tajikistan (2-2), dan mengalahkan Uzbekistan (2-0).&#13;
&#13;
2. Bekal Penting untuk Piala Dunia U-17 2025&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Indonesia U-17 vs Timnas Mali U-17 (Foto: Instagram/@official.pialakemerdekaan)&#13;
&#13;
&#13;
Nova mengatakan tiga pertandingan ini akan menjadi bekal bagi Timnas Indonesia U-17 sebelum berlaga di Piala Dunia U-17 2025. Tentunya, evaluasi akan tetap dilakukan untuk memperkuat tim.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita bisa melihat secara kualitas, Mali, Tajikistan, Uzbekistan sangat baik. Saya sangat-sangat senang kita dapat pelajaran yang sangat banyak, akhirnya kita bisa melakukan evaluasi untuk ke depannya kita bisa lebih baik lagi,&amp;quot; ujar Nova.&#13;
&#13;
Setelah ini, Timnas Indonesia U-17 akan bergeser ke Bulgaria untuk melanjutkan pemusatan latihan (TC). Kemudian, finalisasi skuad akan dilakukan beberapa hari sebelum Piala Dunia U-17 2025.&#13;
&#13;
Turnamen itu akan berlangsung di Qatar pada 3-27 November 2025. Timnas Indonesia U-17 akan bersua dengan Brasil, Honduras, dan Zambia di Grup H Piala Dunia U-17 2025.&#13;
</description><content:encoded>DELI SERDANG - Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, mengaku tetap bahagia meskipun timnya hanya menjadi runner-up di Piala Kemerdekaan 2025. Nova menilai, hasil ini tidak menjadi masalah karena skuad Garuda Asia telah mendapatkan banyak pelajaran berharga dari turnamen uji coba tersebut.&#13;
&#13;
Timnas Indonesia U-17 menjadi runner-up setelah kalah dari Mali 1-2 di laga terakhir Piala Kemerdekaan 2025. Pertandingan itu berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, pada Senin 18 Agustus 2025 malam WIB.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Mali yang bertindak sebagai tim tamu tampil luar biasa dan mencetak dua gol lebih dulu lewat Zoumana Ballo (22&amp;#39;) dan Seydou Dembele (33&amp;#39;). Garuda Muda yang tidak menyerah memperkecil ketertinggalan via Fadly Alberto (37&amp;#39;).&#13;
&#13;
Hingga wasit meniup peluit panjang tanda babak kedua selesai, tak ada gol tambahan tercipta. Timnas Mali U-17 yang menang memastikan gelar juara usai menjadi pemimpin klasemen, sedangkan Indonesia menjadi runner-up Piala Kemerdekaan 2025.&#13;
&#13;
1. Tetap Senang&#13;
&#13;
Selepas pertandingan, Nova tak mempermasalahkan kekalahan dari Mali. Pelatih berusia 45 tahun itu justru senang karena Timnas Indonesia U-17 mendapatkan banyak pelajaran berharga dari tim asal Afrika tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang pertama, sekali lagi saya sampaikan terima kasih kepada PSSI, yang sudah memfasilitasi kami dengan melakukan uji coba-uji coba berkualitas,&amp;quot; kata Nova dalam keterangan resminya, dikutip pada Selasa (19/8/2025).&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Indonesia U-17 vs Timnas Mali U-17 (Foto: X/@TimnasIndonesia)&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Pastinya pemain sangat membutuhkan uji coba ini agar mereka terus bisa belajar dan tetap terus berkembang sehingga mereka bisa siap nanti di Piala Dunia,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pada turnamen ini, Timnas Indonesia U-17 mengoleksi empat poin dari tiga pertandingan. Empat poin itu didapat setelah imbang dengan Tajikistan (2-2), dan mengalahkan Uzbekistan (2-0).&#13;
&#13;
2. Bekal Penting untuk Piala Dunia U-17 2025&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Indonesia U-17 vs Timnas Mali U-17 (Foto: Instagram/@official.pialakemerdekaan)&#13;
&#13;
&#13;
Nova mengatakan tiga pertandingan ini akan menjadi bekal bagi Timnas Indonesia U-17 sebelum berlaga di Piala Dunia U-17 2025. Tentunya, evaluasi akan tetap dilakukan untuk memperkuat tim.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita bisa melihat secara kualitas, Mali, Tajikistan, Uzbekistan sangat baik. Saya sangat-sangat senang kita dapat pelajaran yang sangat banyak, akhirnya kita bisa melakukan evaluasi untuk ke depannya kita bisa lebih baik lagi,&amp;quot; ujar Nova.&#13;
&#13;
Setelah ini, Timnas Indonesia U-17 akan bergeser ke Bulgaria untuk melanjutkan pemusatan latihan (TC). Kemudian, finalisasi skuad akan dilakukan beberapa hari sebelum Piala Dunia U-17 2025.&#13;
&#13;
Turnamen itu akan berlangsung di Qatar pada 3-27 November 2025. Timnas Indonesia U-17 akan bersua dengan Brasil, Honduras, dan Zambia di Grup H Piala Dunia U-17 2025.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
