<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Persebaya Surabaya vs PSIM Yogyakarta Berakhir Sukses, Ferry Paulus Bicara Peluang Dicabutnya Larangan Suporter Tandang</title><description>Ferry Paulus Bicara Peluang Dicabutnya Larangan Suporter Tandang&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2025/08/10/49/3161606/persebaya-surabaya-vs-psim-yogyakarta-berakhir-sukses-ferry-paulus-bicara-peluang-dicabutnya-larangan-suporter-tandang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2025/08/10/49/3161606/persebaya-surabaya-vs-psim-yogyakarta-berakhir-sukses-ferry-paulus-bicara-peluang-dicabutnya-larangan-suporter-tandang"/><item><title>Persebaya Surabaya vs PSIM Yogyakarta Berakhir Sukses, Ferry Paulus Bicara Peluang Dicabutnya Larangan Suporter Tandang</title><link>https://bola.okezone.com/read/2025/08/10/49/3161606/persebaya-surabaya-vs-psim-yogyakarta-berakhir-sukses-ferry-paulus-bicara-peluang-dicabutnya-larangan-suporter-tandang</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2025/08/10/49/3161606/persebaya-surabaya-vs-psim-yogyakarta-berakhir-sukses-ferry-paulus-bicara-peluang-dicabutnya-larangan-suporter-tandang</guid><pubDate>Minggu 10 Agustus 2025 03:01 WIB</pubDate><dc:creator>Andri Bagus Syaeful </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/09/49/3161606/ferry_paulus-y1Ms_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Direktur Utama I.League, Ferry Paulus. (Foto: PSSI Pers)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/09/49/3161606/ferry_paulus-y1Ms_large.jpg</image><title>Direktur Utama I.League, Ferry Paulus. (Foto: PSSI Pers)</title></images><description>JAKARTA - Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, melihat adanya sinyal positif terkait kemungkinan dicabutnya larangan suporter tandang di Super League 2025-2026. Hal ini menyusul situasi kondusif yang terjadi dalam pertandingan antara Persebaya Surabaya melawan PSIM di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Jumat 8 Agustus 2025.&#13;
&#13;
Dalam laga pembuka Super League musim 2025-2026 itu, kondisi Stadion GBT benar-benar kondusif. Padahal laga tersebut dihadiri oleh ribuan suporter tim tamu.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Senang Laga Persebaya vs PSIM Berakhir Sukses&#13;
&#13;
Meskipun Persebaya harus menelan kekalahan 0-1, laga berakhir dengan aman. Padahal ribuan suporter PSIM hadir di stadion, dan sepanjang pertandingan, situasi berjalan sangat damai.&#13;
&#13;
Suporter kedua tim saling mendukung timnya dengan yel-yel tanpa adanya gesekan. Sebuah pemandangan yang langka di tengah aturan larangan suporter tandang yang masih berlaku.&#13;
&#13;
Menanggapi hal tersebut, Ferry Paulus mengapresiasi kedewasaan suporter Persebaya dan PSIM. Ia melihat kejadian ini sebagai catatan penting yang bisa menjadi terobosan untuk masa depan sepakbola Indonesia.&#13;
&#13;
&#13;
Persebaya Surabaya vs PSIM Yogyakarta&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya, manakala nanti dalam perjalanan juga FIFA melihat. Meskipun (tim tuan rumah) kalah, suporter tamu datang, mereka juga sangat harmonis. Ya, ini jadi sesuatu yang positif dan baik. Mudah-mudahan ini juga menjadi terobosan untuk bisa mendapatkan izin,&amp;quot; ujar Ferry Paulus di Surabaya, dikutip Minggu (10/8/2025).&#13;
&#13;
2. Bakal Terus Berjuang&#13;
&#13;
Pria yang akrab disapa FP ini menegaskan larangan suporter tandang sejauh ini masih berlaku berdasarkan arahan FIFA. Namun, ia berharap momen positif ini bisa menjadi pertimbangan&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ferry Paulus menyebut kehadiran suporter PSIM di laga kontra Persebaya akan ditindaklanjuti oleh Komisi Disiplin, namun tetap melihat sisi positif dari kejadian ini.&#13;
&#13;
&#13;
Persebaya Surabaya vs PSIM Yogyakarta&#13;
&#13;
&#13;
Sejak awal, pihak I.League selaku promotor Super League menegaskan takkan menyerah memperjuangkan agar suporter tandang bisa hadir di musim 2025-2026 ini.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, melihat adanya sinyal positif terkait kemungkinan dicabutnya larangan suporter tandang di Super League 2025-2026. Hal ini menyusul situasi kondusif yang terjadi dalam pertandingan antara Persebaya Surabaya melawan PSIM di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Jumat 8 Agustus 2025.&#13;
&#13;
Dalam laga pembuka Super League musim 2025-2026 itu, kondisi Stadion GBT benar-benar kondusif. Padahal laga tersebut dihadiri oleh ribuan suporter tim tamu.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Senang Laga Persebaya vs PSIM Berakhir Sukses&#13;
&#13;
Meskipun Persebaya harus menelan kekalahan 0-1, laga berakhir dengan aman. Padahal ribuan suporter PSIM hadir di stadion, dan sepanjang pertandingan, situasi berjalan sangat damai.&#13;
&#13;
Suporter kedua tim saling mendukung timnya dengan yel-yel tanpa adanya gesekan. Sebuah pemandangan yang langka di tengah aturan larangan suporter tandang yang masih berlaku.&#13;
&#13;
Menanggapi hal tersebut, Ferry Paulus mengapresiasi kedewasaan suporter Persebaya dan PSIM. Ia melihat kejadian ini sebagai catatan penting yang bisa menjadi terobosan untuk masa depan sepakbola Indonesia.&#13;
&#13;
&#13;
Persebaya Surabaya vs PSIM Yogyakarta&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya, manakala nanti dalam perjalanan juga FIFA melihat. Meskipun (tim tuan rumah) kalah, suporter tamu datang, mereka juga sangat harmonis. Ya, ini jadi sesuatu yang positif dan baik. Mudah-mudahan ini juga menjadi terobosan untuk bisa mendapatkan izin,&amp;quot; ujar Ferry Paulus di Surabaya, dikutip Minggu (10/8/2025).&#13;
&#13;
2. Bakal Terus Berjuang&#13;
&#13;
Pria yang akrab disapa FP ini menegaskan larangan suporter tandang sejauh ini masih berlaku berdasarkan arahan FIFA. Namun, ia berharap momen positif ini bisa menjadi pertimbangan&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ferry Paulus menyebut kehadiran suporter PSIM di laga kontra Persebaya akan ditindaklanjuti oleh Komisi Disiplin, namun tetap melihat sisi positif dari kejadian ini.&#13;
&#13;
&#13;
Persebaya Surabaya vs PSIM Yogyakarta&#13;
&#13;
&#13;
Sejak awal, pihak I.League selaku promotor Super League menegaskan takkan menyerah memperjuangkan agar suporter tandang bisa hadir di musim 2025-2026 ini.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
