<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pelatih Malaysia Ngamuk Malaysia U-23 Disingkirkan Timnas Indonesia U-23: Sepakbola Kami Jauh Tertinggal!</title><description>Pelatih asal Malaysia menyebut sepakbola Malaysia jauh tertinggal. Komentar ini disampaikan setelah Malaysia U-23 disingkirkan Timnas U-23.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2025/07/23/51/3157447/pelatih-malaysia-ngamuk-malaysia-u-23-disingkirkan-timnas-indonesia-u-23-sepakbola-kami-jauh-tertinggal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2025/07/23/51/3157447/pelatih-malaysia-ngamuk-malaysia-u-23-disingkirkan-timnas-indonesia-u-23-sepakbola-kami-jauh-tertinggal"/><item><title>Pelatih Malaysia Ngamuk Malaysia U-23 Disingkirkan Timnas Indonesia U-23: Sepakbola Kami Jauh Tertinggal!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2025/07/23/51/3157447/pelatih-malaysia-ngamuk-malaysia-u-23-disingkirkan-timnas-indonesia-u-23-sepakbola-kami-jauh-tertinggal</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2025/07/23/51/3157447/pelatih-malaysia-ngamuk-malaysia-u-23-disingkirkan-timnas-indonesia-u-23-sepakbola-kami-jauh-tertinggal</guid><pubDate>Rabu 23 Juli 2025 15:47 WIB</pubDate><dc:creator>Ramdani Bur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/23/51/3157447/timnas_indonesia_u_23_bikin_malaysia_u_23_tersingkir_dari_piala_aff_u_23_2025_okezone-eDQw_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Timnas Indonesia U-23 bikin Malaysia U-23 tersingkir dari Piala AFF U-23 2025. (Foto: Aldi Chandra/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/23/51/3157447/timnas_indonesia_u_23_bikin_malaysia_u_23_tersingkir_dari_piala_aff_u_23_2025_okezone-eDQw_large.jpg</image><title>Timnas Indonesia U-23 bikin Malaysia U-23 tersingkir dari Piala AFF U-23 2025. (Foto: Aldi Chandra/Okezone)</title></images><description>PELATIH asal Malaysia S. Balachandran kesal setelah Timnas Malaysia U-23 disingkirkan Timnas Indonesia U-23 di fase grup Piala AFF U-23 2025. Mantan pelatih asisten Timnas Malaysia era 2018-2021 ini menyebut sepakbola Negeri Jiran jauh tertinggal.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Masalah kami bukan pada skuad U-23, tetapi lebih kepada level U-14 hingga U-16. Latihan sejak dini harus dilakukan karena ketika memasuki usia senior, sulit bagi pemain mengejar ketertinggalan,&amp;rdquo; kata S. Balachandran, Okezone mengutip dari media Malaysia, Majoriti, Rabu (23/7/2025).&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Malaysia U-23 disingkirkan Timnas Indonesia U-23 di semifinal Piala AFF U-23 2025. (Foto: Aldhi Chandra/Okezone)&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Menurut saya, fokus kita harus lebih kepada pengembangan. Saya bisa katakan seperti itu karena sepakbola kita jauh tertinggal,&amp;rdquo; lanjut S. Balachandran.&#13;
&#13;
1. Pantau Pengembangan Sepakbola di Luar Negeri&#13;
&#13;
S. Balachandran juga memantau perkembangan sepakbola di luar negeri, khususnya Thailand dan Jepang. Ia melihat anak-anak di sana berlatih sepakbola pada pagi dan sore hari. Sementara di Malaysia, latihan hanya digelar sore hari.&#13;
&#13;
&amp;lt;iframe width=&amp;quot;560&amp;quot; height=&amp;quot;315&amp;quot; src=&amp;quot;https://www.youtube.com/embed/BKfkoUrxbyM?si=QeZOlH61gaSNI1eK&amp;quot; title=&amp;quot;YouTube video player&amp;quot; frameborder=&amp;quot;0&amp;quot; allow=&amp;quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share&amp;quot; referrerpolicy=&amp;quot;strict-origin-when-cross-origin&amp;quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya pernah pergi ke Vietnam, Thailand dan Jepang. Anak-anak usia tujuh dan delapan tahun berlatih pada pagi dan sore hari. Tapi di sini, pemain hanya berlatih pada sore hari. Apakah itu cukup?&amp;rdquo; tanya kata S. Balachandran.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pengembangan sepakbola akar rumput merupakan tugas berat dan membutuhkan proses panjang. Tidak ada jalan pintas,&amp;rdquo; lanjut S. Balachandran.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Timnas Malaysia Kelompok Umur Melempem&#13;
&#13;
Di saat prestasi Timnas Malaysia senior mulai menggeliat berkat bantuan pemain naturalisasi, namun tidak dengan tim kelompok umur. Timnas Malaysia kelompok umur hancur lebur, bahkan di regional Asia Tenggara sekalipun.&#13;
&#13;
Ambil contoh di Piala AFF U-16 2024. Di ajang yang berlangsung di Indonesia tersebut, Timnas Malaysia U-16 rontok di fase grup. Sementara di Piala AFF U-19 2024, langkah Timnas Malaysia U-19 dihentikan Timnas Indonesia U-19 di semifinal.&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Indonesia U-17 lolos Piala Dunia U-17 2025. (Foto: PSSI)&#13;
&#13;
&#13;
Untuk level Asia, Timnas Malaysia gagal lolos ke Piala Asia U-17 dan U-20 2025. Di saat bersamaan, Timnas Indonesia kelompok umur justru unjuk gigi. Timnas Indonesia U-16 finis ketiga di Piala AFF U-16 2024, sedangkan Timnas Indonesia U-19 juara Piala AFF U-19 2024.&#13;
&#13;
Di Piala Asia U-17 2025, Timnas Indonesia U-17 lolos ke perempatfinal sehingga berhak ambil bagian di Piala Dunia U-17 2025. Kesimpulannya, performa Timnas Indonesia senior dan kelompok umur sama baiknya.&#13;
</description><content:encoded>PELATIH asal Malaysia S. Balachandran kesal setelah Timnas Malaysia U-23 disingkirkan Timnas Indonesia U-23 di fase grup Piala AFF U-23 2025. Mantan pelatih asisten Timnas Malaysia era 2018-2021 ini menyebut sepakbola Negeri Jiran jauh tertinggal.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Masalah kami bukan pada skuad U-23, tetapi lebih kepada level U-14 hingga U-16. Latihan sejak dini harus dilakukan karena ketika memasuki usia senior, sulit bagi pemain mengejar ketertinggalan,&amp;rdquo; kata S. Balachandran, Okezone mengutip dari media Malaysia, Majoriti, Rabu (23/7/2025).&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Malaysia U-23 disingkirkan Timnas Indonesia U-23 di semifinal Piala AFF U-23 2025. (Foto: Aldhi Chandra/Okezone)&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Menurut saya, fokus kita harus lebih kepada pengembangan. Saya bisa katakan seperti itu karena sepakbola kita jauh tertinggal,&amp;rdquo; lanjut S. Balachandran.&#13;
&#13;
1. Pantau Pengembangan Sepakbola di Luar Negeri&#13;
&#13;
S. Balachandran juga memantau perkembangan sepakbola di luar negeri, khususnya Thailand dan Jepang. Ia melihat anak-anak di sana berlatih sepakbola pada pagi dan sore hari. Sementara di Malaysia, latihan hanya digelar sore hari.&#13;
&#13;
&amp;lt;iframe width=&amp;quot;560&amp;quot; height=&amp;quot;315&amp;quot; src=&amp;quot;https://www.youtube.com/embed/BKfkoUrxbyM?si=QeZOlH61gaSNI1eK&amp;quot; title=&amp;quot;YouTube video player&amp;quot; frameborder=&amp;quot;0&amp;quot; allow=&amp;quot;accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share&amp;quot; referrerpolicy=&amp;quot;strict-origin-when-cross-origin&amp;quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya pernah pergi ke Vietnam, Thailand dan Jepang. Anak-anak usia tujuh dan delapan tahun berlatih pada pagi dan sore hari. Tapi di sini, pemain hanya berlatih pada sore hari. Apakah itu cukup?&amp;rdquo; tanya kata S. Balachandran.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pengembangan sepakbola akar rumput merupakan tugas berat dan membutuhkan proses panjang. Tidak ada jalan pintas,&amp;rdquo; lanjut S. Balachandran.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Timnas Malaysia Kelompok Umur Melempem&#13;
&#13;
Di saat prestasi Timnas Malaysia senior mulai menggeliat berkat bantuan pemain naturalisasi, namun tidak dengan tim kelompok umur. Timnas Malaysia kelompok umur hancur lebur, bahkan di regional Asia Tenggara sekalipun.&#13;
&#13;
Ambil contoh di Piala AFF U-16 2024. Di ajang yang berlangsung di Indonesia tersebut, Timnas Malaysia U-16 rontok di fase grup. Sementara di Piala AFF U-19 2024, langkah Timnas Malaysia U-19 dihentikan Timnas Indonesia U-19 di semifinal.&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Indonesia U-17 lolos Piala Dunia U-17 2025. (Foto: PSSI)&#13;
&#13;
&#13;
Untuk level Asia, Timnas Malaysia gagal lolos ke Piala Asia U-17 dan U-20 2025. Di saat bersamaan, Timnas Indonesia kelompok umur justru unjuk gigi. Timnas Indonesia U-16 finis ketiga di Piala AFF U-16 2024, sedangkan Timnas Indonesia U-19 juara Piala AFF U-19 2024.&#13;
&#13;
Di Piala Asia U-17 2025, Timnas Indonesia U-17 lolos ke perempatfinal sehingga berhak ambil bagian di Piala Dunia U-17 2025. Kesimpulannya, performa Timnas Indonesia senior dan kelompok umur sama baiknya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
