<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Unik Greg Akcelrod, Pesepakbola Palsu PSG yang Nyaris Direkrut Tim Raksasa Liga Champions</title><description>Simak kisah unik Greg Akcelrod yang nyaris menipu tim raksasa Liga Champions. &#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2025/07/22/51/3157205/kisah-unik-greg-akcelrod-pesepakbola-palsu-psg-yang-nyaris-direkrut-tim-raksasa-liga-champions</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2025/07/22/51/3157205/kisah-unik-greg-akcelrod-pesepakbola-palsu-psg-yang-nyaris-direkrut-tim-raksasa-liga-champions"/><item><title>Kisah Unik Greg Akcelrod, Pesepakbola Palsu PSG yang Nyaris Direkrut Tim Raksasa Liga Champions</title><link>https://bola.okezone.com/read/2025/07/22/51/3157205/kisah-unik-greg-akcelrod-pesepakbola-palsu-psg-yang-nyaris-direkrut-tim-raksasa-liga-champions</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2025/07/22/51/3157205/kisah-unik-greg-akcelrod-pesepakbola-palsu-psg-yang-nyaris-direkrut-tim-raksasa-liga-champions</guid><pubDate>Selasa 22 Juli 2025 17:24 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/22/51/3157205/simak_kisah_unik_greg_akcelrod_yang_nyaris_menipu_tim_raksasa_liga_champions-bWGd_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Simak kisah unik Greg Akcelrod yang nyaris menipu tim raksasa Liga Champions (Foto: Instagram/@gregoireakcelrod)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/22/51/3157205/simak_kisah_unik_greg_akcelrod_yang_nyaris_menipu_tim_raksasa_liga_champions-bWGd_large.jpg</image><title>Simak kisah unik Greg Akcelrod yang nyaris menipu tim raksasa Liga Champions (Foto: Instagram/@gregoireakcelrod)</title></images><description>KISAH Greg Akcelrod menarik untuk diulas. Sebab, sosoknya diketahui sebagai pesepakbola palsu di Paris Saint-Germain (PSG) tetapi nyaris direkrut tim raksasa Liga Champions.&#13;
&#13;
Akcelrod pernah menggemparkan dunia pada dekade 2000-an. Pria berkebangsaan Prancis itu bukanlah pesepakbola sungguhan tetapi sempat masuk dalam daftar beli sejumlah klub.&#13;
&#13;
1. Bercita-cita sebagai Pesepakbola&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Cerita berawal dari kala Akcelrod berusia 10 tahun. Ia bercita-cita menjadi pesepakbola tetapi ditentang ayahnya karena melihat sang anak tak punya kemampuan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Greg, saya sangat sedih. Kamu sangat buruk. Kamu sangat malas melihatnya. Saya tidak ingin melihatmu lagi di lapangan sepakbola,&amp;rdquo; kata Akcelrod senior, dikutip dari Daily Mail, Selasa (22/7/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya terkejut. Bersama teman-teman saya di lapangan sepakbola, itu adalah waktu terbaik saya dalam seminggu,&amp;quot; sambung ayahnya.&#13;
&#13;
Lantaran penampilannya yang buruk dari usia 10 hingga 18 tahun, Akcelrod dilarang bermain sepakbola. Pria kelahiran Paris itu hanya pernah bermain di kebunnya.&#13;
&#13;
2. Situs Web Palsu&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Didorong ambisinya membuktikan kepada sang ayah, Akcelrod membuat situs web palsu. Ia mengklaim pemain profesional yang menjadi cadangan di PSG.&#13;
&#13;
Ackelrod menjalankan aksinya dengan menyalin dan menempelkan laporan pertandingan dari surat kabar L&amp;#39;Equipe.&amp;nbsp;Ia mengganti nama-nama striker bintang seperti Nicolas Anelka dengan namanya.&#13;
&#13;
Informasi itu sejatinya tidak sepenuhnya bohong karena Akclerod sempat bermain untuk PSG. Namun,&amp;nbsp;ia hanya bermain untuk tim amatir klub itu di tingkat terbawah sepakbola Prancis.&#13;
&#13;
Akcelrod bahkan berusaha menyelinap ke lapangan&amp;nbsp;latihan untuk mengambil foto dirinya dengan seragam PSG lengkap. Website dan CV-nya kemudian dikirim ke beberapa klub terbesar di Inggris.&#13;
&#13;
Klub besar, seperti Chelsea, Manchester City, dan Arsenal menolaknya. Namun, klub divisi bawah, Swindon Town, memberinya kesempatan pada musim panas 2003.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. CSKA Sofia&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun, tawaran yang tepat hampir datang pada musim panas 2009. Kala itu, Akcelrod diminta untuk berlatih di klub Bulgaria, CSKA Sofia, yang baru saja lolos ke Liga Champions.&#13;
&#13;
Yakin calon pemainnya itu bekas personel PSG, CSKA menawarinya kontrak tiga tahun senilai 15.000 poundsterling (setara Rp329 juta) per bulan. Namun, masalah mulai menghampiri.&#13;
&#13;
Fans CSKA yang ragu dengan kemampuan Akcelrod, menghubungi forum online PSG dan bertanya soal sang pemain. Semua fans&amp;nbsp;menjawab tidak mengenalnya dan berkata pemain amatir itu palsu.&#13;
&#13;
Penggemar CSKA menghubungi setiap jurnalis di Sofia dan terungkap&amp;nbsp;klub akan merekrut pemain palsu. Ia juga diminta untuk kembali ke Prancis!&#13;
&#13;
Itulah kisah Greg Akcelrod, pesepakbola palsu PSG yang nyaris direkrut tim raksasa Liga Champions. Untung saja ketahuan!&#13;
</description><content:encoded>KISAH Greg Akcelrod menarik untuk diulas. Sebab, sosoknya diketahui sebagai pesepakbola palsu di Paris Saint-Germain (PSG) tetapi nyaris direkrut tim raksasa Liga Champions.&#13;
&#13;
Akcelrod pernah menggemparkan dunia pada dekade 2000-an. Pria berkebangsaan Prancis itu bukanlah pesepakbola sungguhan tetapi sempat masuk dalam daftar beli sejumlah klub.&#13;
&#13;
1. Bercita-cita sebagai Pesepakbola&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Cerita berawal dari kala Akcelrod berusia 10 tahun. Ia bercita-cita menjadi pesepakbola tetapi ditentang ayahnya karena melihat sang anak tak punya kemampuan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Greg, saya sangat sedih. Kamu sangat buruk. Kamu sangat malas melihatnya. Saya tidak ingin melihatmu lagi di lapangan sepakbola,&amp;rdquo; kata Akcelrod senior, dikutip dari Daily Mail, Selasa (22/7/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya terkejut. Bersama teman-teman saya di lapangan sepakbola, itu adalah waktu terbaik saya dalam seminggu,&amp;quot; sambung ayahnya.&#13;
&#13;
Lantaran penampilannya yang buruk dari usia 10 hingga 18 tahun, Akcelrod dilarang bermain sepakbola. Pria kelahiran Paris itu hanya pernah bermain di kebunnya.&#13;
&#13;
2. Situs Web Palsu&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Didorong ambisinya membuktikan kepada sang ayah, Akcelrod membuat situs web palsu. Ia mengklaim pemain profesional yang menjadi cadangan di PSG.&#13;
&#13;
Ackelrod menjalankan aksinya dengan menyalin dan menempelkan laporan pertandingan dari surat kabar L&amp;#39;Equipe.&amp;nbsp;Ia mengganti nama-nama striker bintang seperti Nicolas Anelka dengan namanya.&#13;
&#13;
Informasi itu sejatinya tidak sepenuhnya bohong karena Akclerod sempat bermain untuk PSG. Namun,&amp;nbsp;ia hanya bermain untuk tim amatir klub itu di tingkat terbawah sepakbola Prancis.&#13;
&#13;
Akcelrod bahkan berusaha menyelinap ke lapangan&amp;nbsp;latihan untuk mengambil foto dirinya dengan seragam PSG lengkap. Website dan CV-nya kemudian dikirim ke beberapa klub terbesar di Inggris.&#13;
&#13;
Klub besar, seperti Chelsea, Manchester City, dan Arsenal menolaknya. Namun, klub divisi bawah, Swindon Town, memberinya kesempatan pada musim panas 2003.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. CSKA Sofia&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun, tawaran yang tepat hampir datang pada musim panas 2009. Kala itu, Akcelrod diminta untuk berlatih di klub Bulgaria, CSKA Sofia, yang baru saja lolos ke Liga Champions.&#13;
&#13;
Yakin calon pemainnya itu bekas personel PSG, CSKA menawarinya kontrak tiga tahun senilai 15.000 poundsterling (setara Rp329 juta) per bulan. Namun, masalah mulai menghampiri.&#13;
&#13;
Fans CSKA yang ragu dengan kemampuan Akcelrod, menghubungi forum online PSG dan bertanya soal sang pemain. Semua fans&amp;nbsp;menjawab tidak mengenalnya dan berkata pemain amatir itu palsu.&#13;
&#13;
Penggemar CSKA menghubungi setiap jurnalis di Sofia dan terungkap&amp;nbsp;klub akan merekrut pemain palsu. Ia juga diminta untuk kembali ke Prancis!&#13;
&#13;
Itulah kisah Greg Akcelrod, pesepakbola palsu PSG yang nyaris direkrut tim raksasa Liga Champions. Untung saja ketahuan!&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
