<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gerald Vanenburg Ungkap Penyebab Timnas Indonesia U-23 Kesulitan Cetak Gol ke Gawang Malaysia U-23</title><description>Timnas Indonesia U-23 Imbang Lawan Malaysia U-23, Gerald Vanenburg Akui Kehilangan Peran Vital Arkhan Fikri.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2025/07/22/51/3157069/gerald-vanenburg-ungkap-penyebab-timnas-indonesia-u-23-kesulitan-cetak-gol-ke-gawang-malaysia-u-23</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2025/07/22/51/3157069/gerald-vanenburg-ungkap-penyebab-timnas-indonesia-u-23-kesulitan-cetak-gol-ke-gawang-malaysia-u-23"/><item><title>Gerald Vanenburg Ungkap Penyebab Timnas Indonesia U-23 Kesulitan Cetak Gol ke Gawang Malaysia U-23</title><link>https://bola.okezone.com/read/2025/07/22/51/3157069/gerald-vanenburg-ungkap-penyebab-timnas-indonesia-u-23-kesulitan-cetak-gol-ke-gawang-malaysia-u-23</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2025/07/22/51/3157069/gerald-vanenburg-ungkap-penyebab-timnas-indonesia-u-23-kesulitan-cetak-gol-ke-gawang-malaysia-u-23</guid><pubDate>Selasa 22 Juli 2025 05:28 WIB</pubDate><dc:creator>Andika Rachmansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/07/22/51/3157069/timnas_indonesia_u_23-uYEQ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Timnas Indonesia U-23 vs Malaysia U-23. (Foto: Aldhi Chandra/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/07/22/51/3157069/timnas_indonesia_u_23-uYEQ_large.jpg</image><title>Timnas Indonesia U-23 vs Malaysia U-23. (Foto: Aldhi Chandra/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-23, Gerald Vanenburg menyoroti lemahnya lini tengah Garuda Muda saat ditahan Malaysia 0-0 di laga terakhir Grup A Piala AFF U-23 2025. Menurut Vanenburg, gara-gara kerap kali kalah di lini tengah, Timnas Indonesia U-23 kesulitan menyerang dan berdampak pada peluang gol yang tak terlalu banyak.&#13;
&#13;
Lemahnya lini tengah Timnas Indonesia U-23 pun dinilai Vanenburg karena tidak adanya Arkhan Fikri. Padahal, pemain Arema FC itu adalah motor serangan Timnas Indonesia U-23 asuhan Vanenburg.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Kehilangan Arkhan Fikri&#13;
&#13;
Ya. Timnas Indonesia U-23 harus puas bermain imbang tanpa gol melawan Malaysia U-23 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Senin (21/7/2025). Garuda Muda sejatinya tampil dominan, namun sayangnya mengalami kebuntuan karena tak ada satupun gol yang tercipta dari peluang yang didapat.&#13;
&#13;
Vanenburg mengakui bahwa itu adalah pertandingan yang sulit karena pertahanan Malaysia U-23 bertahan sangat rapat. Kata dia, skuad Garuda Muda semakin kesulitan karena kehilangan sosok Arkhan yang memiliki peran penting dalam mengkreasi serangan.&#13;
&#13;
&#13;
Arkhan Fikri saat bela Timnas Indonesia U-23. (Foto: Aldhi Chandra/Okezone)&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya kira hari ini pertandingannya sulit. Mereka bermain rapat dan defensif, Lalu hari ini kami kehilangan pemain seperti Arkhan Fikri padahal dia mampu bermain leluasa di antar-lini,&amp;quot; ujar Vanenburg dalam konferensi pers usai laga, Selasa (22/7/2025).&#13;
&#13;
Arkhan Fikri memang absen dalam laga malam kemarin lantaran masih dibekap cedera. Gelandang andalan Arema FC itu pun terpaksa menepi, dan posisinya di lini tengah digantikan oleh Rayhan Hannan.&#13;
&#13;
Padahal, dalam dua laga sebelumnya, Arkhan selalu menjadi jenderal permainan di lini tengah. Ia bahkan mencetak satu gol saat Timnas Indonesia membantai Brunei Darussalam 8-0 di laga pembuka.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Tetap Bersyukur&#13;
&#13;
Terlepas dari itu, Vanenburg menambahkan, hari ini Timnas Indonesia U-23 dirasa cukup beruntung dapat memetik satu angka dari Malaysia U-23. Dia secara khusus juga memuji penampilan lini belakang yang dikawal Kadek Arel cs.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi beruntung hari ini 0-0, hasil ini layak dipuji untuk lini pertahanan yang tampil luar biasa. Semua tim juga bermain dan memberikan yang terbaik,&amp;quot; sambung Vanenburg.&#13;
&#13;
Kendati begitu, dia mengakui timnya masih memiliki kelemahan di lini serang. Jens Raven pun yang sempat mencetak enam gol ke gawang Brunei Darussalam U-23 di laga pembuka, kali ini tak mampu berbuat banyak dan gagal mencetak gol.&#13;
&#13;
&#13;
Pelatih Timnas Indonesia U-23 Gerald Vanenburg (Foto: Okezone/Andika Rachmansyah)&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya rasa anda benar, tim kami kurang dalam hal penyelesaian. Biasanya Jens (Raven) mudah membuat gol, tetapi malam ini tidak seperti itu,&amp;quot; tutup pelatih asal Belanda tersebut.&#13;
&#13;
Meski bermain imbang, hasil itu sudah cukup menghantarkan Timnas Indonesia U-23 lolos ke babak semifinal sebagai juara Grup A, dengan koleksi tujuh poin. Sedangkan bagi Malaysia U-23, hasil itu mengakibatkan mereka tersingkir dari Piala AFF U-23 2025.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-23, Gerald Vanenburg menyoroti lemahnya lini tengah Garuda Muda saat ditahan Malaysia 0-0 di laga terakhir Grup A Piala AFF U-23 2025. Menurut Vanenburg, gara-gara kerap kali kalah di lini tengah, Timnas Indonesia U-23 kesulitan menyerang dan berdampak pada peluang gol yang tak terlalu banyak.&#13;
&#13;
Lemahnya lini tengah Timnas Indonesia U-23 pun dinilai Vanenburg karena tidak adanya Arkhan Fikri. Padahal, pemain Arema FC itu adalah motor serangan Timnas Indonesia U-23 asuhan Vanenburg.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Kehilangan Arkhan Fikri&#13;
&#13;
Ya. Timnas Indonesia U-23 harus puas bermain imbang tanpa gol melawan Malaysia U-23 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Senin (21/7/2025). Garuda Muda sejatinya tampil dominan, namun sayangnya mengalami kebuntuan karena tak ada satupun gol yang tercipta dari peluang yang didapat.&#13;
&#13;
Vanenburg mengakui bahwa itu adalah pertandingan yang sulit karena pertahanan Malaysia U-23 bertahan sangat rapat. Kata dia, skuad Garuda Muda semakin kesulitan karena kehilangan sosok Arkhan yang memiliki peran penting dalam mengkreasi serangan.&#13;
&#13;
&#13;
Arkhan Fikri saat bela Timnas Indonesia U-23. (Foto: Aldhi Chandra/Okezone)&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya kira hari ini pertandingannya sulit. Mereka bermain rapat dan defensif, Lalu hari ini kami kehilangan pemain seperti Arkhan Fikri padahal dia mampu bermain leluasa di antar-lini,&amp;quot; ujar Vanenburg dalam konferensi pers usai laga, Selasa (22/7/2025).&#13;
&#13;
Arkhan Fikri memang absen dalam laga malam kemarin lantaran masih dibekap cedera. Gelandang andalan Arema FC itu pun terpaksa menepi, dan posisinya di lini tengah digantikan oleh Rayhan Hannan.&#13;
&#13;
Padahal, dalam dua laga sebelumnya, Arkhan selalu menjadi jenderal permainan di lini tengah. Ia bahkan mencetak satu gol saat Timnas Indonesia membantai Brunei Darussalam 8-0 di laga pembuka.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Tetap Bersyukur&#13;
&#13;
Terlepas dari itu, Vanenburg menambahkan, hari ini Timnas Indonesia U-23 dirasa cukup beruntung dapat memetik satu angka dari Malaysia U-23. Dia secara khusus juga memuji penampilan lini belakang yang dikawal Kadek Arel cs.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tapi beruntung hari ini 0-0, hasil ini layak dipuji untuk lini pertahanan yang tampil luar biasa. Semua tim juga bermain dan memberikan yang terbaik,&amp;quot; sambung Vanenburg.&#13;
&#13;
Kendati begitu, dia mengakui timnya masih memiliki kelemahan di lini serang. Jens Raven pun yang sempat mencetak enam gol ke gawang Brunei Darussalam U-23 di laga pembuka, kali ini tak mampu berbuat banyak dan gagal mencetak gol.&#13;
&#13;
&#13;
Pelatih Timnas Indonesia U-23 Gerald Vanenburg (Foto: Okezone/Andika Rachmansyah)&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya rasa anda benar, tim kami kurang dalam hal penyelesaian. Biasanya Jens (Raven) mudah membuat gol, tetapi malam ini tidak seperti itu,&amp;quot; tutup pelatih asal Belanda tersebut.&#13;
&#13;
Meski bermain imbang, hasil itu sudah cukup menghantarkan Timnas Indonesia U-23 lolos ke babak semifinal sebagai juara Grup A, dengan koleksi tujuh poin. Sedangkan bagi Malaysia U-23, hasil itu mengakibatkan mereka tersingkir dari Piala AFF U-23 2025.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
