<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sombongnya Media Malaysia, Sebut Kemenangan Jepang 6-0 atas Timnas Indonesia Harus Jadi Tujuan Jangka Panjang</title><description>Media Malaysia menyombongkan kemenangan 4-0 atas Timnas Vietnam.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2025/06/16/51/3147844/sombongnya-media-malaysia-sebut-kemenangan-jepang-6-0-atas-timnas-indonesia-harus-jadi-tujuan-jangka-panjang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2025/06/16/51/3147844/sombongnya-media-malaysia-sebut-kemenangan-jepang-6-0-atas-timnas-indonesia-harus-jadi-tujuan-jangka-panjang"/><item><title>Sombongnya Media Malaysia, Sebut Kemenangan Jepang 6-0 atas Timnas Indonesia Harus Jadi Tujuan Jangka Panjang</title><link>https://bola.okezone.com/read/2025/06/16/51/3147844/sombongnya-media-malaysia-sebut-kemenangan-jepang-6-0-atas-timnas-indonesia-harus-jadi-tujuan-jangka-panjang</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2025/06/16/51/3147844/sombongnya-media-malaysia-sebut-kemenangan-jepang-6-0-atas-timnas-indonesia-harus-jadi-tujuan-jangka-panjang</guid><pubDate>Senin 16 Juni 2025 18:06 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/16/51/3147844/media_malaysia_menyombongkan_kemenangan_4_0_atas_timnas_vietnam-bO8n_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Media Malaysia menyombongkan kemenangan 4-0 atas Timnas Vietnam dan membandingkan dengan Timnas Indonesia (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/16/51/3147844/media_malaysia_menyombongkan_kemenangan_4_0_atas_timnas_vietnam-bO8n_large.jpg</image><title>Media Malaysia menyombongkan kemenangan 4-0 atas Timnas Vietnam dan membandingkan dengan Timnas Indonesia (Foto: PSSI)</title></images><description>MEDIA Malaysia, New Straits Times (NST), langsung sombong usai Harimau Malaya mengalahkan Timnas Vietnam 4-0 di Kualifikasi Piala Asia 2027. Mereka lalu membandingkan kemenangan itu dengan hasil laga Timnas Jepang vs Timnas Indonesia yang berakhir 6-0 untuk Samurai Biru!&#13;
&#13;
Duel Timnas Malaysia vs Timnas Vietnam itu berlangsung di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa 10 Juni 2025 malam WIB. Harimau Malaya menang telak 4-0!&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Malaysia vs Timnas Vietnam (Foto: VFF)&#13;
&#13;
&#13;
Empat gol Malaysia disumbangkan Joao Figueiredo (49&amp;rsquo;), Rodrigo Holgado (59&amp;rsquo;), La&amp;rsquo;Vere Corbin-Ong (67&amp;rsquo;), dan Dion Cools (88&amp;rsquo;).&amp;nbsp;Keempatnya merupakan pemain naturalisasi dan keturunan.&#13;
&#13;
1. Harimau Mengaum, Asia Menoleh&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
NST langsung menurunkan judul dan ulasan bombastis mengenai kemenangan itu. Mereka mengklaim, saat sang harimau mengaum, tim-tim di Asia harus mulai menaruh perhatian.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saat Harimau mengaum, seluruh negara Asia harus menaruh perhatian (menoleh),&amp;rdquo; judul artikel NST, dikutip Senin (16/6/2025).&#13;
&#13;
Dalam ulasannya, media berbahasa Inggris itu menyebut anak asuh Peter Cklamovski mampu membuat Vietnam remuk selama 90 menit. Penampilan rancak itu sayangnya masih memiliki kelemahan.&#13;
&#13;
Ya, media itu sadar kehadiran pemain heritage atau naturalisasi memang menawarkan hasil yang instan. Namun, dalam jangka panjang, pengembangan sepakbola hingga akar rumput masih jadi tulang punggung.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Kemenangan Jepang Jadi Tujuan Jangka Panjang&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Jepang vs Timnas Indonesia (Foto: Instagram/@japanfootballassociation)&#13;
&#13;
&#13;
NST lalu merujuk pada kemenangan telak Timnas Jepang dengan skor 6-0 atas Timnas Indonesia di matchday 10 Grup C Putaran 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Di laga itu, anak asuh Hajime Moriyasu tidak tampil dengan kekuatan terbaiknya.&#13;
&#13;
Kemudian, dibandingkan Timnas Indonesia yang diperkuat belasan pemain naturalisasi, Jepang mengandalkan pesepakbola-pesepakbola yang menimba ilmu di kompetisi domestik. Sekali pun ada pemain keturunan, mereka juga menempuh pendidikan sepakbola di akademi lokal.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Program-program pengembangan tidak boleh dikesampingkan. Investasi di akademi-akademi, sistem sekolah, dan pemantauan bakat, masih jadi tulang punggung progres yang sesungguhnya,&amp;rdquo; tulis NST.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jepang memamerkan penampilan luar biasa, dengan memainkan tim yang semuanya hasil didikan lokal, (tapi) bukan tim terbaik, untuk menghancurkan Indonesia yang penuh pemain keturnan dengan skor 6-0,&amp;rdquo; lanjut ulasan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Itu harus jadi standar terbaik. Itu adalah visi jangka panjang yang harus dituju oleh Malaysia,&amp;rdquo; tutup media tersebut.&#13;
</description><content:encoded>MEDIA Malaysia, New Straits Times (NST), langsung sombong usai Harimau Malaya mengalahkan Timnas Vietnam 4-0 di Kualifikasi Piala Asia 2027. Mereka lalu membandingkan kemenangan itu dengan hasil laga Timnas Jepang vs Timnas Indonesia yang berakhir 6-0 untuk Samurai Biru!&#13;
&#13;
Duel Timnas Malaysia vs Timnas Vietnam itu berlangsung di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa 10 Juni 2025 malam WIB. Harimau Malaya menang telak 4-0!&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Malaysia vs Timnas Vietnam (Foto: VFF)&#13;
&#13;
&#13;
Empat gol Malaysia disumbangkan Joao Figueiredo (49&amp;rsquo;), Rodrigo Holgado (59&amp;rsquo;), La&amp;rsquo;Vere Corbin-Ong (67&amp;rsquo;), dan Dion Cools (88&amp;rsquo;).&amp;nbsp;Keempatnya merupakan pemain naturalisasi dan keturunan.&#13;
&#13;
1. Harimau Mengaum, Asia Menoleh&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
NST langsung menurunkan judul dan ulasan bombastis mengenai kemenangan itu. Mereka mengklaim, saat sang harimau mengaum, tim-tim di Asia harus mulai menaruh perhatian.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saat Harimau mengaum, seluruh negara Asia harus menaruh perhatian (menoleh),&amp;rdquo; judul artikel NST, dikutip Senin (16/6/2025).&#13;
&#13;
Dalam ulasannya, media berbahasa Inggris itu menyebut anak asuh Peter Cklamovski mampu membuat Vietnam remuk selama 90 menit. Penampilan rancak itu sayangnya masih memiliki kelemahan.&#13;
&#13;
Ya, media itu sadar kehadiran pemain heritage atau naturalisasi memang menawarkan hasil yang instan. Namun, dalam jangka panjang, pengembangan sepakbola hingga akar rumput masih jadi tulang punggung.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Kemenangan Jepang Jadi Tujuan Jangka Panjang&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Jepang vs Timnas Indonesia (Foto: Instagram/@japanfootballassociation)&#13;
&#13;
&#13;
NST lalu merujuk pada kemenangan telak Timnas Jepang dengan skor 6-0 atas Timnas Indonesia di matchday 10 Grup C Putaran 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Di laga itu, anak asuh Hajime Moriyasu tidak tampil dengan kekuatan terbaiknya.&#13;
&#13;
Kemudian, dibandingkan Timnas Indonesia yang diperkuat belasan pemain naturalisasi, Jepang mengandalkan pesepakbola-pesepakbola yang menimba ilmu di kompetisi domestik. Sekali pun ada pemain keturunan, mereka juga menempuh pendidikan sepakbola di akademi lokal.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Program-program pengembangan tidak boleh dikesampingkan. Investasi di akademi-akademi, sistem sekolah, dan pemantauan bakat, masih jadi tulang punggung progres yang sesungguhnya,&amp;rdquo; tulis NST.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jepang memamerkan penampilan luar biasa, dengan memainkan tim yang semuanya hasil didikan lokal, (tapi) bukan tim terbaik, untuk menghancurkan Indonesia yang penuh pemain keturnan dengan skor 6-0,&amp;rdquo; lanjut ulasan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Itu harus jadi standar terbaik. Itu adalah visi jangka panjang yang harus dituju oleh Malaysia,&amp;rdquo; tutup media tersebut.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
