<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Madura United Didenda Komdis PSSI Rp125 Juta Buntut Nyalakan Flare</title><description>Madura United Didenda Komdis PSSI Rp125 Juta &#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2025/06/02/49/3143749/madura-united-didenda-komdis-pssi-rp125-juta-buntut-nyalakan-flare</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2025/06/02/49/3143749/madura-united-didenda-komdis-pssi-rp125-juta-buntut-nyalakan-flare"/><item><title>Madura United Didenda Komdis PSSI Rp125 Juta Buntut Nyalakan Flare</title><link>https://bola.okezone.com/read/2025/06/02/49/3143749/madura-united-didenda-komdis-pssi-rp125-juta-buntut-nyalakan-flare</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2025/06/02/49/3143749/madura-united-didenda-komdis-pssi-rp125-juta-buntut-nyalakan-flare</guid><pubDate>Senin 02 Juni 2025 00:05 WIB</pubDate><dc:creator>Diwan Mohammad Zahri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/06/01/49/3143749/madura_united-G7sY_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Madura United kala berlaga. (Foto: Madura United)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/06/01/49/3143749/madura_united-G7sY_large.jpg</image><title>Madura United kala berlaga. (Foto: Madura United)</title></images><description>MADURA United didenda Komite Disiplin (Komdis) PSSI sebesar Rp125 juta. Penyebabnya, ada insiden penyalaan flare.&#13;
&#13;
Insiden itu tepatnya terjadi dalam laga mempertemukan Madura United vs PSS Sleman pada pekan ke-34 Liga 1 2024-2025. Laga itu berlangsung di Stadion Gelora Bangkalan, 24 Mei 2025.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Didenda Komdis PSSI&#13;
&#13;
Dalam keputusan resmi Komdis PSSI yang dipublikasikan melalui akun Instagram @maduraunited.fc, dijelaskan bahwa Madura United dikenai denda Rp100 juta. Sementara itu, sementara panitia pelaksana pertandingan harus membayar Rp25 juta.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pelanggaran itu terjadi ketika suporter Madura United di Tribun Timur sisi utara menyalakan tujuh flare. Tindakan itu dinilai melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2023.&#13;
&#13;
&amp;quot;Flare yang sangat merugikan!! Semoga tidak terulang lagi dan lagi untuk musim berikutnya,&amp;quot; tulis akun resmi Madura United dalam unggahan mereka, Senin (2/6/2025), sembari menyertakan foto surat keputusan dari Komdis.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Berakhir Pahit&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Laga melawan PSS Sleman sendiri berakhir pahit untuk Madura United. Tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 0-3. Meski kalah, Madura United tampil lebih tenang karena sudah lolos dari ancaman degradasi sejak pekan ke-33.&#13;
&#13;
Di sisi lain, PSS Sleman yang butuh kemenangan demi bertahan di Liga 1 justru tetap harus menerima kenyataan pahit. Mereka terdegradasi usai finis di peringkat ke-16 pada klasemen akhir. Sementara itu, Madura United berada satu strip di atasnya, yakni posisi ke-15.&#13;
&#13;
Perjalanan Madura United pada musim 2024-2025 memang penuh perjuangan. Sempat terpuruk di dasar klasemen, mereka berhasil bangkit di putaran kedua usai mendatangkan pelatih baru Alfredo Vera serta sejumlah pemain tambahan.&#13;
&#13;
Saat ini, tim kebanggaan masyarakat Madura tersebut tengah bersiap membangun kekuatan baru menyambut musim 2025-2026. Beberapa pemain penting seperti Jordt Wehrmann, Pedro Monteiro, Iran Junior, dan Taufik Hidayat telah resmi diperpanjang kontraknya.&#13;
</description><content:encoded>MADURA United didenda Komite Disiplin (Komdis) PSSI sebesar Rp125 juta. Penyebabnya, ada insiden penyalaan flare.&#13;
&#13;
Insiden itu tepatnya terjadi dalam laga mempertemukan Madura United vs PSS Sleman pada pekan ke-34 Liga 1 2024-2025. Laga itu berlangsung di Stadion Gelora Bangkalan, 24 Mei 2025.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Didenda Komdis PSSI&#13;
&#13;
Dalam keputusan resmi Komdis PSSI yang dipublikasikan melalui akun Instagram @maduraunited.fc, dijelaskan bahwa Madura United dikenai denda Rp100 juta. Sementara itu, sementara panitia pelaksana pertandingan harus membayar Rp25 juta.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pelanggaran itu terjadi ketika suporter Madura United di Tribun Timur sisi utara menyalakan tujuh flare. Tindakan itu dinilai melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2023.&#13;
&#13;
&amp;quot;Flare yang sangat merugikan!! Semoga tidak terulang lagi dan lagi untuk musim berikutnya,&amp;quot; tulis akun resmi Madura United dalam unggahan mereka, Senin (2/6/2025), sembari menyertakan foto surat keputusan dari Komdis.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Berakhir Pahit&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Laga melawan PSS Sleman sendiri berakhir pahit untuk Madura United. Tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 0-3. Meski kalah, Madura United tampil lebih tenang karena sudah lolos dari ancaman degradasi sejak pekan ke-33.&#13;
&#13;
Di sisi lain, PSS Sleman yang butuh kemenangan demi bertahan di Liga 1 justru tetap harus menerima kenyataan pahit. Mereka terdegradasi usai finis di peringkat ke-16 pada klasemen akhir. Sementara itu, Madura United berada satu strip di atasnya, yakni posisi ke-15.&#13;
&#13;
Perjalanan Madura United pada musim 2024-2025 memang penuh perjuangan. Sempat terpuruk di dasar klasemen, mereka berhasil bangkit di putaran kedua usai mendatangkan pelatih baru Alfredo Vera serta sejumlah pemain tambahan.&#13;
&#13;
Saat ini, tim kebanggaan masyarakat Madura tersebut tengah bersiap membangun kekuatan baru menyambut musim 2025-2026. Beberapa pemain penting seperti Jordt Wehrmann, Pedro Monteiro, Iran Junior, dan Taufik Hidayat telah resmi diperpanjang kontraknya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
