<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ruben Amorim Dipecat Usai Manchester United Kalah 0-1 dari Tottenham Hotspur di Final Liga Europa 2024-2025?</title><description>Nasib Ruben Amorim sebagai pelatih Manchester United jadi perbincangan.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2025/05/22/51/3140962/ruben-amorim-dipecat-usai-manchester-united-kalah-0-1-dari-tottenham-hotspur-di-final-liga-europa-2024-2025</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2025/05/22/51/3140962/ruben-amorim-dipecat-usai-manchester-united-kalah-0-1-dari-tottenham-hotspur-di-final-liga-europa-2024-2025"/><item><title>Ruben Amorim Dipecat Usai Manchester United Kalah 0-1 dari Tottenham Hotspur di Final Liga Europa 2024-2025?</title><link>https://bola.okezone.com/read/2025/05/22/51/3140962/ruben-amorim-dipecat-usai-manchester-united-kalah-0-1-dari-tottenham-hotspur-di-final-liga-europa-2024-2025</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2025/05/22/51/3140962/ruben-amorim-dipecat-usai-manchester-united-kalah-0-1-dari-tottenham-hotspur-di-final-liga-europa-2024-2025</guid><pubDate>Kamis 22 Mei 2025 07:32 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/22/51/3140962/nasib_ruben_amorim_sebagai_pelatih_manchester_united_jadi_perbincangan-hL5X_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Nasib Ruben Amorim sebagai pelatih Manchester United jadi perbincangan (Foto: UEFA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/22/51/3140962/nasib_ruben_amorim_sebagai_pelatih_manchester_united_jadi_perbincangan-hL5X_large.jpg</image><title>Nasib Ruben Amorim sebagai pelatih Manchester United jadi perbincangan (Foto: UEFA)</title></images><description>BILBAO &amp;ndash; Nasib Ruben Amorim jadi perhatian usai Manchester United kalah 0-1 dari Tottenham Hotspur di Final Liga Europa 2024-2025. Akankah sang pelatih dipecat?&#13;
&#13;
Duel Tottenham Hotspur vs Manchester United itu berlangsung di Stadion San Mames, Bilbao, Spanyol, Kamis (22/5/2025) dini hari WIB. Gol tunggal The Lilywhites disarangkan Brennan Johnson (42&amp;rsquo;).&#13;
&#13;
1. Tanpa Gelar&#13;
&#13;
&#13;
Tottenham Hotspur vs Manchester United di Final Liga Europa 2024-2025 (Foto: UEFA)&#13;
&#13;
&#13;
Hasil tersebut memastikan Man United puasa gelar di musim 2024-2025. Sementara, Spurs meraih trofi pertama mereka sejak 2007-2008 ketika menjuarai Piala Liga Inggris.&#13;
&#13;
Usai pertandingan, nasib Amorim jadi pertanyaan. Sebab, pria berpaspor Portugal itu gagal mempersembahkan trofi sejak bergabung dengan tim pada November 2024.&#13;
&#13;
Parahnya lagi, Man United dipastikan finis di papan bawah Liga Inggris 2024-2025. Mereka juga tidak akan bermain di Liga Champions 2025-2026.&#13;
&#13;
2. Rencana ke Depan&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selepas laga, Amorim mengisyaratkan posisinya cukup aman. Ia bicara rencana ke depan terutama di bursa transfer musim panas 2025.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami punya dua rencana ke depan terkait bursa transfer dan kami harus memahami klub sebesar ini tidak akan bermain di Liga Champions. Tapi kami juga harus memikirkan sisi positif,&amp;rdquo; papar Amorim, melansir dari laman resmi UEFA, Kamis (22/5/2025).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami punya banyak waktu untuk berpikir dan bekerja keras sepanjang pekan untuk lebih baik lagi di Liga Inggris. Itu jadi fokus kami,&amp;rdquo; tandas pria berusia 40 tahun itu.&#13;
&#13;
Ucapan tersebut menandakan posisi Amorim aman setidaknya untuk saat ini. Lagipula, eks pelatih Sporting Lisbon itu terikat kontrak hingga 30 Juni 2027 bersama Man United.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Mengingat Iblis Merah saat ini gencar melakukan efisiensi anggaran, memecat Amorim bukanlah langkah bagus. Mereka harus mengucurkan dana cukup besar sebagai kompensasi.&#13;
&#13;
Sikap klub bisa saja berubah ketika musim 2025-2026 berjalan. Namun, untuk saat ini, Amorim aman dari pemecatan.&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>BILBAO &amp;ndash; Nasib Ruben Amorim jadi perhatian usai Manchester United kalah 0-1 dari Tottenham Hotspur di Final Liga Europa 2024-2025. Akankah sang pelatih dipecat?&#13;
&#13;
Duel Tottenham Hotspur vs Manchester United itu berlangsung di Stadion San Mames, Bilbao, Spanyol, Kamis (22/5/2025) dini hari WIB. Gol tunggal The Lilywhites disarangkan Brennan Johnson (42&amp;rsquo;).&#13;
&#13;
1. Tanpa Gelar&#13;
&#13;
&#13;
Tottenham Hotspur vs Manchester United di Final Liga Europa 2024-2025 (Foto: UEFA)&#13;
&#13;
&#13;
Hasil tersebut memastikan Man United puasa gelar di musim 2024-2025. Sementara, Spurs meraih trofi pertama mereka sejak 2007-2008 ketika menjuarai Piala Liga Inggris.&#13;
&#13;
Usai pertandingan, nasib Amorim jadi pertanyaan. Sebab, pria berpaspor Portugal itu gagal mempersembahkan trofi sejak bergabung dengan tim pada November 2024.&#13;
&#13;
Parahnya lagi, Man United dipastikan finis di papan bawah Liga Inggris 2024-2025. Mereka juga tidak akan bermain di Liga Champions 2025-2026.&#13;
&#13;
2. Rencana ke Depan&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selepas laga, Amorim mengisyaratkan posisinya cukup aman. Ia bicara rencana ke depan terutama di bursa transfer musim panas 2025.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami punya dua rencana ke depan terkait bursa transfer dan kami harus memahami klub sebesar ini tidak akan bermain di Liga Champions. Tapi kami juga harus memikirkan sisi positif,&amp;rdquo; papar Amorim, melansir dari laman resmi UEFA, Kamis (22/5/2025).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami punya banyak waktu untuk berpikir dan bekerja keras sepanjang pekan untuk lebih baik lagi di Liga Inggris. Itu jadi fokus kami,&amp;rdquo; tandas pria berusia 40 tahun itu.&#13;
&#13;
Ucapan tersebut menandakan posisi Amorim aman setidaknya untuk saat ini. Lagipula, eks pelatih Sporting Lisbon itu terikat kontrak hingga 30 Juni 2027 bersama Man United.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Mengingat Iblis Merah saat ini gencar melakukan efisiensi anggaran, memecat Amorim bukanlah langkah bagus. Mereka harus mengucurkan dana cukup besar sebagai kompensasi.&#13;
&#13;
Sikap klub bisa saja berubah ketika musim 2025-2026 berjalan. Namun, untuk saat ini, Amorim aman dari pemecatan.&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
