<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Profil Simon Tahamata, Legenda Ajax Amsterdam yang Dirumorkan Gabung Timnas Indonesia</title><description>Simak profil Simon Tahamata, legenda Ajax Amsterdam yang dirumorkan gabung Timnas Indonesia. &#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2025/05/20/51/3140503/profil-simon-tahamata-legenda-ajax-amsterdam-yang-dirumorkan-gabung-timnas-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2025/05/20/51/3140503/profil-simon-tahamata-legenda-ajax-amsterdam-yang-dirumorkan-gabung-timnas-indonesia"/><item><title>Profil Simon Tahamata, Legenda Ajax Amsterdam yang Dirumorkan Gabung Timnas Indonesia</title><link>https://bola.okezone.com/read/2025/05/20/51/3140503/profil-simon-tahamata-legenda-ajax-amsterdam-yang-dirumorkan-gabung-timnas-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2025/05/20/51/3140503/profil-simon-tahamata-legenda-ajax-amsterdam-yang-dirumorkan-gabung-timnas-indonesia</guid><pubDate>Selasa 20 Mei 2025 17:02 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/20/51/3140503/simak_profil_simon_tahamata_legenda_ajax_amsterdam_yang_dirumorkan_gabung_timnas_indonesia-pTBI_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Simak profil Simon Tahamata, legenda Ajax Amsterdam yang dirumorkan gabung Timnas Indonesia (Foto: Instagram/@afcajax)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/20/51/3140503/simak_profil_simon_tahamata_legenda_ajax_amsterdam_yang_dirumorkan_gabung_timnas_indonesia-pTBI_large.jpg</image><title>Simak profil Simon Tahamata, legenda Ajax Amsterdam yang dirumorkan gabung Timnas Indonesia (Foto: Instagram/@afcajax)</title></images><description>PROFIL Simon Tahamata menarik untuk diulas. Sebab, legenda Ajax Amsterdam itu dirumorkan bergabung dengan Timnas Indonesia sebagai kepala pemandu bakat (head of talent scouting).&#13;
&#13;
Nama Simon Tahamata sudah dikait-kaitkan dengan Indonesia sejak Januari 2025. Pria berdarah Maluku itu sempat disebut akan menjadi staf pelatih Timnas Indonesia hingga Direktur Teknis PSSI.&#13;
&#13;
&#13;
Simon Tahamata bersama legenda Timnas Belanda Clarence Seedorf. (Foto: Instagram/@simon_tahamata_)&#13;
&#13;
&#13;
Terbaru, Tahamata dirumorkan menjadi kepala pemandu bakat Timnas Indonesia. Kedatangannya segera diresmikan oleh PSSI.&#13;
&#13;
Lantas, seperti apa profil Simon Tahamata? Simak ulasan berikut ini.&#13;
&#13;
1. Profil Simon Tahamata&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Simon Melkianus Tahamata lahir di Vught, Belanda, pada 26 Mei 1958. Membaca nama belakangnya, sangat mudah untuk menebak sosok ini memiliki darah keturunan Indonesia.&#13;
&#13;
Kedua orangtuanya memang datang ke Belanda pada dekade 1950. Mereka disebut-sebut sebagai simpatisan Republik Maluku Selatan (RMS) yang terusir dari Indonesia.&#13;
&#13;
Simon sendiri pada akhirnya memilih sepakbola sebagai kariernya. Ia pernah memperkuat Ajax Amsterdam (1976-1980), Standard Liege (1980-1984), Feyenoord (1984-1987), Beerschot (1987-1990), dan Germinal Ekeren (1990-1996).&#13;
&#13;
Mudah ditebak, Tahamata memilih Timnas Belanda di level internasional. Ia berkostum Oranye pada 1979-1986 dengan catatan dua gol dari 22 penampilan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Terlibat di Tim Usia Muda&#13;
&#13;
&#13;
Simon Tahamata dirumorkan gabung Timnas Indonesia (Foto: Instagram/@afcajax)&#13;
&#13;
&#13;
Setelah pensiun, Tahamata banting setir menjadi pelatih serta banyak terlibat di tim muda. Ia pernah bergabung dengan Standard Liege (1996-2000), Beerschot (2000-2004), Ajax Amsterdam (2004-2009, 2014-2024), dan Al-Ahli (2009-2014).&#13;
&#13;
Wajar bila kemudian PSSI mendekati Tahamata untuk menjadi kepala pemandu bakat. Sebab, pria berusia 68 tahun ini terbukti mampu menemukan bakat-bakat muda sepakbola terutama di Ajax.&#13;
&#13;
Patut dinanti seperti apa kiprah sosok yang akrab dipangil Oom Simon oleh pendukung Ajax Amsterdam ini. Rekam jejaknya cukup mentereng dalam memoles pemain muda.&#13;
</description><content:encoded>PROFIL Simon Tahamata menarik untuk diulas. Sebab, legenda Ajax Amsterdam itu dirumorkan bergabung dengan Timnas Indonesia sebagai kepala pemandu bakat (head of talent scouting).&#13;
&#13;
Nama Simon Tahamata sudah dikait-kaitkan dengan Indonesia sejak Januari 2025. Pria berdarah Maluku itu sempat disebut akan menjadi staf pelatih Timnas Indonesia hingga Direktur Teknis PSSI.&#13;
&#13;
&#13;
Simon Tahamata bersama legenda Timnas Belanda Clarence Seedorf. (Foto: Instagram/@simon_tahamata_)&#13;
&#13;
&#13;
Terbaru, Tahamata dirumorkan menjadi kepala pemandu bakat Timnas Indonesia. Kedatangannya segera diresmikan oleh PSSI.&#13;
&#13;
Lantas, seperti apa profil Simon Tahamata? Simak ulasan berikut ini.&#13;
&#13;
1. Profil Simon Tahamata&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Simon Melkianus Tahamata lahir di Vught, Belanda, pada 26 Mei 1958. Membaca nama belakangnya, sangat mudah untuk menebak sosok ini memiliki darah keturunan Indonesia.&#13;
&#13;
Kedua orangtuanya memang datang ke Belanda pada dekade 1950. Mereka disebut-sebut sebagai simpatisan Republik Maluku Selatan (RMS) yang terusir dari Indonesia.&#13;
&#13;
Simon sendiri pada akhirnya memilih sepakbola sebagai kariernya. Ia pernah memperkuat Ajax Amsterdam (1976-1980), Standard Liege (1980-1984), Feyenoord (1984-1987), Beerschot (1987-1990), dan Germinal Ekeren (1990-1996).&#13;
&#13;
Mudah ditebak, Tahamata memilih Timnas Belanda di level internasional. Ia berkostum Oranye pada 1979-1986 dengan catatan dua gol dari 22 penampilan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Terlibat di Tim Usia Muda&#13;
&#13;
&#13;
Simon Tahamata dirumorkan gabung Timnas Indonesia (Foto: Instagram/@afcajax)&#13;
&#13;
&#13;
Setelah pensiun, Tahamata banting setir menjadi pelatih serta banyak terlibat di tim muda. Ia pernah bergabung dengan Standard Liege (1996-2000), Beerschot (2000-2004), Ajax Amsterdam (2004-2009, 2014-2024), dan Al-Ahli (2009-2014).&#13;
&#13;
Wajar bila kemudian PSSI mendekati Tahamata untuk menjadi kepala pemandu bakat. Sebab, pria berusia 68 tahun ini terbukti mampu menemukan bakat-bakat muda sepakbola terutama di Ajax.&#13;
&#13;
Patut dinanti seperti apa kiprah sosok yang akrab dipangil Oom Simon oleh pendukung Ajax Amsterdam ini. Rekam jejaknya cukup mentereng dalam memoles pemain muda.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
