<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kronologi Pelemparan Batu Bus Persik Kediri saat Keluar Stadion Kanjuruhan</title><description>Kronologi Pelemparan Bus Persik Saat Keluar Stadion Kanjuruhan Malang.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2025/05/11/49/3138246/kronologi-pelemparan-batu-bus-persik-kediri-saat-keluar-stadion-kanjuruhan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2025/05/11/49/3138246/kronologi-pelemparan-batu-bus-persik-kediri-saat-keluar-stadion-kanjuruhan"/><item><title>Kronologi Pelemparan Batu Bus Persik Kediri saat Keluar Stadion Kanjuruhan</title><link>https://bola.okezone.com/read/2025/05/11/49/3138246/kronologi-pelemparan-batu-bus-persik-kediri-saat-keluar-stadion-kanjuruhan</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2025/05/11/49/3138246/kronologi-pelemparan-batu-bus-persik-kediri-saat-keluar-stadion-kanjuruhan</guid><pubDate>Minggu 11 Mei 2025 21:11 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/11/49/3138246/kondisi_bus_persik_kediri_usai_dilempar_batu_saat_keluar_dari_stadion_kanjuruhan-Rc8V_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kondisi bus Persik Kediri usai dilempar batu saat keluar dari Stadion Kanjuruhan. (Foto: Avirista Midaada/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/11/49/3138246/kondisi_bus_persik_kediri_usai_dilempar_batu_saat_keluar_dari_stadion_kanjuruhan-Rc8V_large.jpg</image><title>Kondisi bus Persik Kediri usai dilempar batu saat keluar dari Stadion Kanjuruhan. (Foto: Avirista Midaada/Okezone)</title></images><description>MALANG - Bus rombongan Macan Putih &amp;ndash;julukan Persik&amp;ndash; diserang fans tak bertanggung jawab kelar laga Arema FC vs Persik Kediri. Laga yang dihelat di Stadion Kanjuruhan itu merupakan pekan ke-32 Liga 1 2024-2025, pada Minggu (11/5/2025).&#13;
&#13;
1. Kronologi Pelemparan&#13;
&#13;
Ketua Local Organizing Committee (LOC) sekaligus Panpel Arema FC, Erwin Hardiyono, bersama Security Officer Arema FC, Bram Hady Sulthon, menyampaikan keprihatinan mendalam dan permohonan maaf sebesar-besarnya atas insiden pelemparan bus tim Persik Kediri.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami sangat menyesalkan dan meminta maaf sebesar-besarnya kepada tim Persik Kediri atas kejadian yang tidak terpuji ini,&amp;quot; ujar Erwin Hardiyono, usai pertandingan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu malam (11/5/2025).&#13;
&#13;
Insiden pelemparan terjadi di luar area Stadion Kanjuruhan, tepatnya di ruas jalan yang dilalui bus Persik Kediri, menuju hotel tempat menginap di Jalan Raya Kepanjen Malang. Beruntung, kejadian tersebut tidak menyebabkan kerugian berupa cedera atau luka berarti pada pemain maupun official tim Persik.&#13;
&#13;
Bram Hady Sulthon menambahkan, bahwa pihak panpel dan Presidium Aremania Utas sebenarnya telah melakukan antisipasi, dengan turut melakukan pengawalan terhadap bus tim tamu, bekerja sama dengan pihak kepolisian. Namun, oknum suporter yang tidak bertanggung jawab tersebut melakukan tindakan pelemparan di jalanan.&#13;
&#13;
&#13;
Bus Persik Kediri dilempar batu saat keluar dari Stadion Kanjuruhan. (Foto: Avirista /Okezone)&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami sudah berupaya semaksimal mungkin untuk mencegah hal ini terjadi dengan melakukan pengawalan. Namun, ada oknum yang melakukan tindakan tidak bertanggung jawab di luar kendali kami,&amp;quot; kata Bram.&#13;
&#13;
2. Sikap Arema FC&#13;
&#13;
Menyikapi kejadian ini, kedepan Panpel Arema FC bersama Presidium Aremania Utas dan pihak kepolisian akan terus melakukan evaluasi. Langkah ini diambil untuk mengidentifikasi potensi kerawanan dan meningkatkan langkah-langkah pencegahan di laga -laga mendatang.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dirinya menegaskan, pihaknya akan menyosialisasikan secara lebih intensif, mengenai perlunya menjunjung tinggi sportifitas dan fair play selama memberikan dukungan, terlepas dari apapun hasil pertandingan, baik di dalam maupun di luar stadion.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat ini, kami bersama pihak keamanan tengah fokus melakukan pengejaran terhadap pelaku pelemparan,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
&#13;
Bus Persik Kediri dilempar batu saat keluar dari Stadion Kanjuruhan. (Foto: Avirista/Okezone)&#13;
&#13;
&#13;
Panpel Arema FC menduga, bahwa tindakan tersebut dilakukan oleh oknum yang sengaja ingin memperkeruh suasana dan mencederai kondusivitas, yang selama ini terjaga dengan baik.&#13;
&#13;
Di laga Arema FC melawan Persik Kediri sendiri, sebenarnya berjalan kondusif hingga 90 menit. Arema FC kalah telak 0 - 3 dari tamunya Macan Putih, julukan Persik Kediri.&#13;
</description><content:encoded>MALANG - Bus rombongan Macan Putih &amp;ndash;julukan Persik&amp;ndash; diserang fans tak bertanggung jawab kelar laga Arema FC vs Persik Kediri. Laga yang dihelat di Stadion Kanjuruhan itu merupakan pekan ke-32 Liga 1 2024-2025, pada Minggu (11/5/2025).&#13;
&#13;
1. Kronologi Pelemparan&#13;
&#13;
Ketua Local Organizing Committee (LOC) sekaligus Panpel Arema FC, Erwin Hardiyono, bersama Security Officer Arema FC, Bram Hady Sulthon, menyampaikan keprihatinan mendalam dan permohonan maaf sebesar-besarnya atas insiden pelemparan bus tim Persik Kediri.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami sangat menyesalkan dan meminta maaf sebesar-besarnya kepada tim Persik Kediri atas kejadian yang tidak terpuji ini,&amp;quot; ujar Erwin Hardiyono, usai pertandingan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu malam (11/5/2025).&#13;
&#13;
Insiden pelemparan terjadi di luar area Stadion Kanjuruhan, tepatnya di ruas jalan yang dilalui bus Persik Kediri, menuju hotel tempat menginap di Jalan Raya Kepanjen Malang. Beruntung, kejadian tersebut tidak menyebabkan kerugian berupa cedera atau luka berarti pada pemain maupun official tim Persik.&#13;
&#13;
Bram Hady Sulthon menambahkan, bahwa pihak panpel dan Presidium Aremania Utas sebenarnya telah melakukan antisipasi, dengan turut melakukan pengawalan terhadap bus tim tamu, bekerja sama dengan pihak kepolisian. Namun, oknum suporter yang tidak bertanggung jawab tersebut melakukan tindakan pelemparan di jalanan.&#13;
&#13;
&#13;
Bus Persik Kediri dilempar batu saat keluar dari Stadion Kanjuruhan. (Foto: Avirista /Okezone)&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami sudah berupaya semaksimal mungkin untuk mencegah hal ini terjadi dengan melakukan pengawalan. Namun, ada oknum yang melakukan tindakan tidak bertanggung jawab di luar kendali kami,&amp;quot; kata Bram.&#13;
&#13;
2. Sikap Arema FC&#13;
&#13;
Menyikapi kejadian ini, kedepan Panpel Arema FC bersama Presidium Aremania Utas dan pihak kepolisian akan terus melakukan evaluasi. Langkah ini diambil untuk mengidentifikasi potensi kerawanan dan meningkatkan langkah-langkah pencegahan di laga -laga mendatang.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dirinya menegaskan, pihaknya akan menyosialisasikan secara lebih intensif, mengenai perlunya menjunjung tinggi sportifitas dan fair play selama memberikan dukungan, terlepas dari apapun hasil pertandingan, baik di dalam maupun di luar stadion.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saat ini, kami bersama pihak keamanan tengah fokus melakukan pengejaran terhadap pelaku pelemparan,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
&#13;
Bus Persik Kediri dilempar batu saat keluar dari Stadion Kanjuruhan. (Foto: Avirista/Okezone)&#13;
&#13;
&#13;
Panpel Arema FC menduga, bahwa tindakan tersebut dilakukan oleh oknum yang sengaja ingin memperkeruh suasana dan mencederai kondusivitas, yang selama ini terjaga dengan baik.&#13;
&#13;
Di laga Arema FC melawan Persik Kediri sendiri, sebenarnya berjalan kondusif hingga 90 menit. Arema FC kalah telak 0 - 3 dari tamunya Macan Putih, julukan Persik Kediri.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
