<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Persebaya Surabaya Lolos Lisensi Klub AFC, Buka Peluang Main di Asia</title><description>Persebaya Surabaya Lolos Lisensi Klub AFC&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2025/05/10/49/3137695/persebaya-surabaya-lolos-lisensi-klub-afc-buka-peluang-main-di-asia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2025/05/10/49/3137695/persebaya-surabaya-lolos-lisensi-klub-afc-buka-peluang-main-di-asia"/><item><title>Persebaya Surabaya Lolos Lisensi Klub AFC, Buka Peluang Main di Asia</title><link>https://bola.okezone.com/read/2025/05/10/49/3137695/persebaya-surabaya-lolos-lisensi-klub-afc-buka-peluang-main-di-asia</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2025/05/10/49/3137695/persebaya-surabaya-lolos-lisensi-klub-afc-buka-peluang-main-di-asia</guid><pubDate>Sabtu 10 Mei 2025 00:05 WIB</pubDate><dc:creator>Cikal Bintang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/09/49/3137695/persebaya_surabaya-gACm_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Persebaya Surabaya kala berlaga. (Foto: Persebaya Surabaya)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/09/49/3137695/persebaya_surabaya-gACm_large.jpg</image><title>Persebaya Surabaya kala berlaga. (Foto: Persebaya Surabaya)</title></images><description>PERSEBAYA Surabaya dinyatakan lolos lisensi klub Konfederasi Sepakbola&amp;nbsp;Asia (AFC). Lisensi ini membuka peluang Bajul Ijo -julukan Persebaya Surabaya- untuk berkompetisi di kancah Asia.&#13;
&#13;
Persebaya mendapat status Granted with Sanction untuk regulasi AFC Champions League 2. Tim asal Surabaya itu juga dinyatakan memenuhi syarat (granted) untuk regulasi AFC Challenge League (ACGL) serta Liga 1.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Lolos Lisensi&#13;
&#13;
Dengan demikian, Persebaya telah memenuhi standar administratif dan teknis sebagai klub profesional berstandar Asia. Akan tetapi, perjuangan untuk tampil di kompetisi benua Asia masih berlanjut.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sekretaris Persebaya Surabaya, Ram Surahman, menjelaskan bahwa proses untuk mendapatkan lisensi AFC tidak bisa dianggap remeh. Verifikasi untuk klubnya secara ketat dan menyeluruh.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Prosesnya cukup ketat dan mendalam. Tidak hanya mengurus dokumen, tapi kami juga diminta menunjukkan implementasi nyata di lapangan. Alhamdulillah akhirnya kita lolos lisensi klub AFC,&amp;rdquo; ujar Ram Surahman, dikutip dari laman resmi PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), Sabtu (10/5/2025).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Aspek Penilaian&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Ram menjelaskan bahwa AFC mengelompokkan hasil lisensi ke dalam tiga kategori. Ketiga kategori itu adalah granted (diberikan), granted with saction (diberikan dengan catatan), dan rejected (ditolak).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sementara untuk AFC Champions League 2, ada sejumlah catatan. Ke depan. tentunya kita akan penuhi,&amp;rdquo; jelas Ram.&#13;
&#13;
Sebagai informasi tambahan, ada lima aspek penting bagi klub yang ingin lolos lisensi AFC. Kelima aspek itu adalah sporting, infrastructure, personnel, administration, legal &amp;amp; finance. Penilaian dilakukan secara ketat terhadap kelima aspek ini, dan kegagalan di satu unsur saja bisa menggugurkan proses lisensi.&#13;
&#13;
Kini, dengan lisensi ini, peluang Persebaya untuk kembali mentas di panggung Asia terbuka lebar. Namun untuk benar-benar mewujudkan mimpi itu, Persebaya masih harus menyelesaikan satu tantangan besar finis di posisi dua besar klasemen akhir Liga 1 2024-2015.&#13;
</description><content:encoded>PERSEBAYA Surabaya dinyatakan lolos lisensi klub Konfederasi Sepakbola&amp;nbsp;Asia (AFC). Lisensi ini membuka peluang Bajul Ijo -julukan Persebaya Surabaya- untuk berkompetisi di kancah Asia.&#13;
&#13;
Persebaya mendapat status Granted with Sanction untuk regulasi AFC Champions League 2. Tim asal Surabaya itu juga dinyatakan memenuhi syarat (granted) untuk regulasi AFC Challenge League (ACGL) serta Liga 1.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Lolos Lisensi&#13;
&#13;
Dengan demikian, Persebaya telah memenuhi standar administratif dan teknis sebagai klub profesional berstandar Asia. Akan tetapi, perjuangan untuk tampil di kompetisi benua Asia masih berlanjut.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sekretaris Persebaya Surabaya, Ram Surahman, menjelaskan bahwa proses untuk mendapatkan lisensi AFC tidak bisa dianggap remeh. Verifikasi untuk klubnya secara ketat dan menyeluruh.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Prosesnya cukup ketat dan mendalam. Tidak hanya mengurus dokumen, tapi kami juga diminta menunjukkan implementasi nyata di lapangan. Alhamdulillah akhirnya kita lolos lisensi klub AFC,&amp;rdquo; ujar Ram Surahman, dikutip dari laman resmi PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), Sabtu (10/5/2025).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Aspek Penilaian&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Ram menjelaskan bahwa AFC mengelompokkan hasil lisensi ke dalam tiga kategori. Ketiga kategori itu adalah granted (diberikan), granted with saction (diberikan dengan catatan), dan rejected (ditolak).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sementara untuk AFC Champions League 2, ada sejumlah catatan. Ke depan. tentunya kita akan penuhi,&amp;rdquo; jelas Ram.&#13;
&#13;
Sebagai informasi tambahan, ada lima aspek penting bagi klub yang ingin lolos lisensi AFC. Kelima aspek itu adalah sporting, infrastructure, personnel, administration, legal &amp;amp; finance. Penilaian dilakukan secara ketat terhadap kelima aspek ini, dan kegagalan di satu unsur saja bisa menggugurkan proses lisensi.&#13;
&#13;
Kini, dengan lisensi ini, peluang Persebaya untuk kembali mentas di panggung Asia terbuka lebar. Namun untuk benar-benar mewujudkan mimpi itu, Persebaya masih harus menyelesaikan satu tantangan besar finis di posisi dua besar klasemen akhir Liga 1 2024-2015.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
