<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Tak Biasa Resky Fandi, Pemain Andalan Persija Jakarta yang Nyaris Jadi Petugas Damkar</title><description>Simak kisah tak biasa Resky Fandy yang nyaris jadi petugas damkar. &#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2025/05/07/49/3137090/kisah-tak-biasa-resky-fandi-pemain-andalan-persija-jakarta-yang-nyaris-jadi-petugas-damkar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2025/05/07/49/3137090/kisah-tak-biasa-resky-fandi-pemain-andalan-persija-jakarta-yang-nyaris-jadi-petugas-damkar"/><item><title>Kisah Tak Biasa Resky Fandi, Pemain Andalan Persija Jakarta yang Nyaris Jadi Petugas Damkar</title><link>https://bola.okezone.com/read/2025/05/07/49/3137090/kisah-tak-biasa-resky-fandi-pemain-andalan-persija-jakarta-yang-nyaris-jadi-petugas-damkar</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2025/05/07/49/3137090/kisah-tak-biasa-resky-fandi-pemain-andalan-persija-jakarta-yang-nyaris-jadi-petugas-damkar</guid><pubDate>Rabu 07 Mei 2025 17:13 WIB</pubDate><dc:creator>Wikku D. Nugroho</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/07/49/3137090/simak_kisah_tak_biasa_resky_fandy_yang_nyaris_jadi_petugas_damkar-OqMc_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Simak kisah tak biasa Resky Fandy yang nyaris jadi petugas damkar (Foto: Instagram/@reskyfandi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/07/49/3137090/simak_kisah_tak_biasa_resky_fandy_yang_nyaris_jadi_petugas_damkar-OqMc_large.jpg</image><title>Simak kisah tak biasa Resky Fandy yang nyaris jadi petugas damkar (Foto: Instagram/@reskyfandi)</title></images><description>KISAH tak biasa Resky Fandi, pemain andalan Persija Jakarta yang nyaris jadi petugas damkar menarik untuk diulas. Sebab, perjuangannya jadi pesepakbola profesional tidak mudah.&#13;
&#13;
Perjalanan karier Resky di dunia sepakbola ternyata tidak semudah ekspektasi. Ia harus menemui banyak rintangan terlebih dahulu sebelum mencapai titik sekarang ini.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Resky Fandi Nyaris Jadi Pemadam Kebakaran&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Resky sempat menemui titik terendah dalam dalam kariernya pada 2017. Saat itu, pemain asal Makassar tersebut nyaris menjadi petugas pemadam kebakaran di Mamuju, Sulawesi Barat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Diketahui Fandi tidak memiliki kegiatan produktif sesuai lulus dari sekolah pada 2016. Kegiatan latihan sepakbola di SSB Mitra Manakarra pun sudah tidak digeluti setelah lulus SMA.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Melihat hal itu, Resky sempat mendaftarkan diri untuk menjadi pemadam kebakaran di kampung halamannya, Mamuju.&amp;nbsp;Ia merasa tidak enak kalau harus terus meminta uang kepada orangtua.&#13;
&#13;
&amp;quot;Waktu itu tidak ada kerjaan. Saya jadi pengangguran satu tahun setelah lulus sekolah. Saya pun merasa tidak enak kalau selalu minta (kebutuhan) ke orang tua di rumah,&amp;rdquo; kata Resky, dilansir dari laman resmi Persija Jakarta, Rabu (7/5/2025).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hingga akhirnya saya sempat mendaftar pemadam di kampung, Mamuju. Saya bahkan sudah mengumpul berkas pendaftaran,&amp;quot; sambung pemain yang kini berusia 25 tahun tersebut.&#13;
&#13;
2. Seleksi Timnas Indonesia U-20&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sembari menunggu proses rekrutmen petugas pemadam kebakaran di Mamuju, Resky ambil bagian dalam seleksi Timnas Indonesia U-19. Ia pun terpilih masuk skuad arahan Indra Sjafri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah setahun lulus SMA ada seleksi Timnas U-19 di bawah pelatih Indra Sjafri. Dia pergi ke kampung untuk menggelar seleksi. Alhamdulillah saya terpilih ke Jakarta (pemusatan latihan). Momen itu bagi saya menjadi momen keberuntungan,&amp;quot; ujar Resky.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tak diduga, pemain bernama lengkap Resky Fandi Witriawan terpilih dalam seleksi Timnas Indonesia U-19 tersebut. Pemain kelahiran 16 September 1999 ini terbang ke Cijantung, Jakarta Timur untuk mengikuti TC (Training Center).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Mendapat kesempatan untuk membela skuad Garuda Nusantara pun membuat Resky mengurungkan niatnya untuk menjadi bagian dalam pemadam kebakaran di Mamuju.&amp;nbsp;Ini jadi modal bagus untuknya mengubah peruntungan.&#13;
&#13;
3. Sempat Minder di Awal TC&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lolos seleksi TC Timnas Indonesia ternyata tidak membuatnya benar-benar percaya diri. Ia justru minder karena banyak pemain yang memiliki postur lebih ideal.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Awal-awal saya datang ke Cijantung, lokasi TC, saya sangat minder. Sebab, postur anak-anak yang lain besar. Wah ini kayaknya sulit. Banyak hal-hal detail yang saya baru tahu di TC. Kondisi tersebut membuat saya minder,&amp;quot; tukas Resky.&#13;
&#13;
Meski awal-awalnya minder, pada akhirnya Resky menjadi bagian penting dalam skuad Timnas Indonesia U-19. Ia masuk dalam skuad Garuda Nusantara yang berkompetisi di Piala Asia U-19 2018. Sayangnya, mereka hanya sanggup lolos hingga babak perempatfinal.&#13;
&#13;
Itulah kisah tak biasa Resky Fandi, pemain andalan Persija Jakarta yang nyaris jadi petugas damkar. Semoga informasi ini berguna untuk pembaca sekalian.&#13;
</description><content:encoded>KISAH tak biasa Resky Fandi, pemain andalan Persija Jakarta yang nyaris jadi petugas damkar menarik untuk diulas. Sebab, perjuangannya jadi pesepakbola profesional tidak mudah.&#13;
&#13;
Perjalanan karier Resky di dunia sepakbola ternyata tidak semudah ekspektasi. Ia harus menemui banyak rintangan terlebih dahulu sebelum mencapai titik sekarang ini.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Resky Fandi Nyaris Jadi Pemadam Kebakaran&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Resky sempat menemui titik terendah dalam dalam kariernya pada 2017. Saat itu, pemain asal Makassar tersebut nyaris menjadi petugas pemadam kebakaran di Mamuju, Sulawesi Barat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Diketahui Fandi tidak memiliki kegiatan produktif sesuai lulus dari sekolah pada 2016. Kegiatan latihan sepakbola di SSB Mitra Manakarra pun sudah tidak digeluti setelah lulus SMA.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Melihat hal itu, Resky sempat mendaftarkan diri untuk menjadi pemadam kebakaran di kampung halamannya, Mamuju.&amp;nbsp;Ia merasa tidak enak kalau harus terus meminta uang kepada orangtua.&#13;
&#13;
&amp;quot;Waktu itu tidak ada kerjaan. Saya jadi pengangguran satu tahun setelah lulus sekolah. Saya pun merasa tidak enak kalau selalu minta (kebutuhan) ke orang tua di rumah,&amp;rdquo; kata Resky, dilansir dari laman resmi Persija Jakarta, Rabu (7/5/2025).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hingga akhirnya saya sempat mendaftar pemadam di kampung, Mamuju. Saya bahkan sudah mengumpul berkas pendaftaran,&amp;quot; sambung pemain yang kini berusia 25 tahun tersebut.&#13;
&#13;
2. Seleksi Timnas Indonesia U-20&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sembari menunggu proses rekrutmen petugas pemadam kebakaran di Mamuju, Resky ambil bagian dalam seleksi Timnas Indonesia U-19. Ia pun terpilih masuk skuad arahan Indra Sjafri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah setahun lulus SMA ada seleksi Timnas U-19 di bawah pelatih Indra Sjafri. Dia pergi ke kampung untuk menggelar seleksi. Alhamdulillah saya terpilih ke Jakarta (pemusatan latihan). Momen itu bagi saya menjadi momen keberuntungan,&amp;quot; ujar Resky.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tak diduga, pemain bernama lengkap Resky Fandi Witriawan terpilih dalam seleksi Timnas Indonesia U-19 tersebut. Pemain kelahiran 16 September 1999 ini terbang ke Cijantung, Jakarta Timur untuk mengikuti TC (Training Center).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Mendapat kesempatan untuk membela skuad Garuda Nusantara pun membuat Resky mengurungkan niatnya untuk menjadi bagian dalam pemadam kebakaran di Mamuju.&amp;nbsp;Ini jadi modal bagus untuknya mengubah peruntungan.&#13;
&#13;
3. Sempat Minder di Awal TC&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lolos seleksi TC Timnas Indonesia ternyata tidak membuatnya benar-benar percaya diri. Ia justru minder karena banyak pemain yang memiliki postur lebih ideal.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Awal-awal saya datang ke Cijantung, lokasi TC, saya sangat minder. Sebab, postur anak-anak yang lain besar. Wah ini kayaknya sulit. Banyak hal-hal detail yang saya baru tahu di TC. Kondisi tersebut membuat saya minder,&amp;quot; tukas Resky.&#13;
&#13;
Meski awal-awalnya minder, pada akhirnya Resky menjadi bagian penting dalam skuad Timnas Indonesia U-19. Ia masuk dalam skuad Garuda Nusantara yang berkompetisi di Piala Asia U-19 2018. Sayangnya, mereka hanya sanggup lolos hingga babak perempatfinal.&#13;
&#13;
Itulah kisah tak biasa Resky Fandi, pemain andalan Persija Jakarta yang nyaris jadi petugas damkar. Semoga informasi ini berguna untuk pembaca sekalian.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
