<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir Izinkan Klub Amatir Pakai APDB, Haram untuk Liga 1 dan 2</title><description>Erick Thohir mengizinkan klub-klub amatir untuk memakai dana APBD.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2025/05/02/49/3135341/erick-thohir-izinkan-klub-amatir-pakai-apdb-haram-untuk-liga-1-dan-2</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2025/05/02/49/3135341/erick-thohir-izinkan-klub-amatir-pakai-apdb-haram-untuk-liga-1-dan-2"/><item><title>Erick Thohir Izinkan Klub Amatir Pakai APDB, Haram untuk Liga 1 dan 2</title><link>https://bola.okezone.com/read/2025/05/02/49/3135341/erick-thohir-izinkan-klub-amatir-pakai-apdb-haram-untuk-liga-1-dan-2</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2025/05/02/49/3135341/erick-thohir-izinkan-klub-amatir-pakai-apdb-haram-untuk-liga-1-dan-2</guid><pubDate>Jum'at 02 Mei 2025 04:47 WIB</pubDate><dc:creator>Andri Bagus Syaeful </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/05/01/49/3135341/erick_thohir_mengizinkan_klub_klub_amatir_untuk_memakai_dana_apbd-WVPD_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erick Thohir mengizinkan klub-klub amatir untuk memakai dana APBD (Foto: Okezone/Andri Bagus Syaeful)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/05/01/49/3135341/erick_thohir_mengizinkan_klub_klub_amatir_untuk_memakai_dana_apbd-WVPD_large.jpg</image><title>Erick Thohir mengizinkan klub-klub amatir untuk memakai dana APBD (Foto: Okezone/Andri Bagus Syaeful)</title></images><description>KETUA Umum PSSI, Erick Thohir, mengizinkan klub-klub amatir untuk memakai dana APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah). Namun, hal serupa haram dilakukan oleh klub-klub Liga 1 dan Liga 2.&#13;
&#13;
Nantinya, APBD boleh dipakai untuk klub-klub Liga 3 dan Liga 4. Aturan ini mulai berlaku pada musim 2025-2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Ketentuan Permendagri&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Erick mengatakan klub Liga 1 dan Liga 2 tidak bisa menggunakan APBD.&amp;nbsp;Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 22 tahun 2011 dan persyaratan lisensi klub.&#13;
&#13;
&amp;quot;Boleh, tapi untuk amatir. Liga 1, Liga 2 tidak boleh karena ada club licensing yang melarang, dan itu nanti jadi koruptif,&amp;rdquo; ungkap Erick, dikutip Jumat (2/5/2025).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau amatir, silakan, apalagi Liga 3, Liga 4 yang biasanya biayanya cuma Rp2 miliar dan bermain di kota-kota kecil,&amp;quot; imbuh pria yang juga Menteri BUMN itu.&#13;
&#13;
2. Klub Amatir Diringankan&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Erick mengatakan klub amatir akan diringankan untuk mengarungi kompetisi di level lokal. Ia akan mengupayakan hal itu sudah bisa dirasakan klub amatir untuk musim depan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Misalkan, Kecamatan Tebet sama kecamatan Pasar Minggu. Timnya satu. Seru kan? Nanti perwakilan Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Barat, tanding Sama Kepulauan Seribu,&amp;quot; terang Erick.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Nah, itu wakilnya untuk yang Liga Nasional, Liga 3. Tapi amatir,&amp;rdquo; sambung pria berusia 54 tahun itu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya percaya pembangunan sepakbola itu harus seimbang antara tentu investasi besar dan pembinaan kepada masyarakat,&amp;quot; tukas mantan Presiden Inter Milan tersebut.&#13;
&#13;
3. Digodok dalam Kongres PSSI&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Erick mengatakan, terkait hal itu pun akan digodok dalam Kongres Biasa PSS dan juga berbagai hal lainnya. Adapun, kongres itu akan berlangsung di Jakarta, pada 4 Juni 2025.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ya, ini di Juni (Kongres PSSI) kami lagi dorong juga,&amp;rdquo; tandasnya.&#13;
</description><content:encoded>KETUA Umum PSSI, Erick Thohir, mengizinkan klub-klub amatir untuk memakai dana APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah). Namun, hal serupa haram dilakukan oleh klub-klub Liga 1 dan Liga 2.&#13;
&#13;
Nantinya, APBD boleh dipakai untuk klub-klub Liga 3 dan Liga 4. Aturan ini mulai berlaku pada musim 2025-2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Ketentuan Permendagri&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Erick mengatakan klub Liga 1 dan Liga 2 tidak bisa menggunakan APBD.&amp;nbsp;Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 22 tahun 2011 dan persyaratan lisensi klub.&#13;
&#13;
&amp;quot;Boleh, tapi untuk amatir. Liga 1, Liga 2 tidak boleh karena ada club licensing yang melarang, dan itu nanti jadi koruptif,&amp;rdquo; ungkap Erick, dikutip Jumat (2/5/2025).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau amatir, silakan, apalagi Liga 3, Liga 4 yang biasanya biayanya cuma Rp2 miliar dan bermain di kota-kota kecil,&amp;quot; imbuh pria yang juga Menteri BUMN itu.&#13;
&#13;
2. Klub Amatir Diringankan&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Erick mengatakan klub amatir akan diringankan untuk mengarungi kompetisi di level lokal. Ia akan mengupayakan hal itu sudah bisa dirasakan klub amatir untuk musim depan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Misalkan, Kecamatan Tebet sama kecamatan Pasar Minggu. Timnya satu. Seru kan? Nanti perwakilan Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Barat, tanding Sama Kepulauan Seribu,&amp;quot; terang Erick.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Nah, itu wakilnya untuk yang Liga Nasional, Liga 3. Tapi amatir,&amp;rdquo; sambung pria berusia 54 tahun itu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya percaya pembangunan sepakbola itu harus seimbang antara tentu investasi besar dan pembinaan kepada masyarakat,&amp;quot; tukas mantan Presiden Inter Milan tersebut.&#13;
&#13;
3. Digodok dalam Kongres PSSI&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Erick mengatakan, terkait hal itu pun akan digodok dalam Kongres Biasa PSS dan juga berbagai hal lainnya. Adapun, kongres itu akan berlangsung di Jakarta, pada 4 Juni 2025.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ya, ini di Juni (Kongres PSSI) kami lagi dorong juga,&amp;rdquo; tandasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
