<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PT LIB Maksimalkan Wasit Asing Pimpin Laga Rawan di 7 Pekan Akhir Liga 1 2024-2025</title><description>PT LIB akan memaksimalkan peran wasit asing untuk memimpin laga-laga berstatus rawan.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2025/04/11/49/3129653/pt-lib-maksimalkan-wasit-asing-pimpin-laga-rawan-di-7-pekan-akhir-liga-1-2024-2025</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2025/04/11/49/3129653/pt-lib-maksimalkan-wasit-asing-pimpin-laga-rawan-di-7-pekan-akhir-liga-1-2024-2025"/><item><title>PT LIB Maksimalkan Wasit Asing Pimpin Laga Rawan di 7 Pekan Akhir Liga 1 2024-2025</title><link>https://bola.okezone.com/read/2025/04/11/49/3129653/pt-lib-maksimalkan-wasit-asing-pimpin-laga-rawan-di-7-pekan-akhir-liga-1-2024-2025</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2025/04/11/49/3129653/pt-lib-maksimalkan-wasit-asing-pimpin-laga-rawan-di-7-pekan-akhir-liga-1-2024-2025</guid><pubDate>Jum'at 11 April 2025 00:01 WIB</pubDate><dc:creator>Andri Bagus Syaeful </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/10/49/3129653/pt_lib_akan_memaksimalkan_peran_wasit_asing_untuk_memimpin_laga_laga_berstatus_rawan-SNuv_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">PT LIB akan memaksimalkan peran wasit asing untuk memimpin laga-laga berstatus rawan (Foto: Okezone/Andri Bagus Syaeful)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/10/49/3129653/pt_lib_akan_memaksimalkan_peran_wasit_asing_untuk_memimpin_laga_laga_berstatus_rawan-SNuv_large.jpeg</image><title>PT LIB akan memaksimalkan peran wasit asing untuk memimpin laga-laga berstatus rawan (Foto: Okezone/Andri Bagus Syaeful)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT LIB akan memaksimalkan peran wasit asing untuk memimpin laga-laga berstatus rawan di tujuh pekan terakhir Liga 1 2024-2025. Mereka ingin sportivitas tetap terjaga terutama di partai krusial.&#13;
&#13;
1. Persaingan&#13;
&#13;
&#13;
Skuad Persib Bandung (Foto: Instagram/@persib)&#13;
&#13;
&#13;
Saat ini persaingan dalam perebutan gelar juara Liga 1 2024-2025 masih cukup ketat. Persib Bandung di puncak klasemen dengan 57 poin disusul Dewa United dengan 49 angka, dan Persebaya Surabaya dengan nilai 43.&#13;
&#13;
Untuk di posisi papan bawah juga persaingan ketat. Saat ini ada enam tim yang berpeluang degradasi, yakni Barito Putera, Madura United, Persis Solo, PSIS Semarang, Semen Padang, dan PSS Sleman.&#13;
&#13;
2. Wajar&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Direktur PT LIB, Ferry Paulus mengatakan, sangat wajar persaingan ketat terjadi dalam perebutan juara dan menghindari zona degradasi. Untuk itu, pihaknya sudah punya pola agar kompetisi bisa selesai dengan baik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Rasanya kompetisi di mana pun juga, itu di ujung-ujung sengit, tapi juga tidak cuma di atas tapi juga di bawah enggak kalah penting. Ini kami meeting dengan komite wasit,&amp;quot; kata Ferry di Jakarta, dikutip Jumat (11/4/2025).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena seringkali ujung-ujungnya yang menjadi bulan-bulanan Komite Wasit, tapi karena ada sistem modul dari Komite Wasit akan mengurangi kesalahan kesalahan keputusan wasit,&amp;quot; tambah eks petinggi Persija Jakarta itu.&#13;
&#13;
3. Pemetaan&#13;
&#13;
&#13;
Wasit asal Jepang Yusuke Araki memimpin laga Persita Tangerang vs Persikabo 1973 (Foto: Instagram/@liga1match)&#13;
&#13;
&#13;
Ferry mengatakan PT LIB sudah memetakan laga-laga krusial yang akan berpengaruh dalam persaingan juara dan zona degradasi. Jadi, pihaknya meminta PSSI untuk menugaskan wasit asing.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami dalam tujuh hari ke depan minta wasit asing untuk tempat-tempat yang ada di tim rawan, untuk di jurang degradasi mau pun sensitivitas klub klub yang di atas,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT LIB akan memaksimalkan peran wasit asing untuk memimpin laga-laga berstatus rawan di tujuh pekan terakhir Liga 1 2024-2025. Mereka ingin sportivitas tetap terjaga terutama di partai krusial.&#13;
&#13;
1. Persaingan&#13;
&#13;
&#13;
Skuad Persib Bandung (Foto: Instagram/@persib)&#13;
&#13;
&#13;
Saat ini persaingan dalam perebutan gelar juara Liga 1 2024-2025 masih cukup ketat. Persib Bandung di puncak klasemen dengan 57 poin disusul Dewa United dengan 49 angka, dan Persebaya Surabaya dengan nilai 43.&#13;
&#13;
Untuk di posisi papan bawah juga persaingan ketat. Saat ini ada enam tim yang berpeluang degradasi, yakni Barito Putera, Madura United, Persis Solo, PSIS Semarang, Semen Padang, dan PSS Sleman.&#13;
&#13;
2. Wajar&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Direktur PT LIB, Ferry Paulus mengatakan, sangat wajar persaingan ketat terjadi dalam perebutan juara dan menghindari zona degradasi. Untuk itu, pihaknya sudah punya pola agar kompetisi bisa selesai dengan baik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Rasanya kompetisi di mana pun juga, itu di ujung-ujung sengit, tapi juga tidak cuma di atas tapi juga di bawah enggak kalah penting. Ini kami meeting dengan komite wasit,&amp;quot; kata Ferry di Jakarta, dikutip Jumat (11/4/2025).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena seringkali ujung-ujungnya yang menjadi bulan-bulanan Komite Wasit, tapi karena ada sistem modul dari Komite Wasit akan mengurangi kesalahan kesalahan keputusan wasit,&amp;quot; tambah eks petinggi Persija Jakarta itu.&#13;
&#13;
3. Pemetaan&#13;
&#13;
&#13;
Wasit asal Jepang Yusuke Araki memimpin laga Persita Tangerang vs Persikabo 1973 (Foto: Instagram/@liga1match)&#13;
&#13;
&#13;
Ferry mengatakan PT LIB sudah memetakan laga-laga krusial yang akan berpengaruh dalam persaingan juara dan zona degradasi. Jadi, pihaknya meminta PSSI untuk menugaskan wasit asing.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami dalam tujuh hari ke depan minta wasit asing untuk tempat-tempat yang ada di tim rawan, untuk di jurang degradasi mau pun sensitivitas klub klub yang di atas,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
