<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Evandra Florasta Akui Gemetar saat Eksekusi Penalti di Laga Timnas Indonesia U-17 vs Korea Selatan U-17</title><description>Evandra Florasta mengaku gemetar ketika mengeksekusi penalti di laga Timnas Indonesia U-17 vs Timnas Korea Selatan U-17.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2025/04/05/51/3128366/evandra-florasta-akui-gemetar-saat-eksekusi-penalti-di-laga-timnas-indonesia-u-17-vs-korea-selatan-u-17</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2025/04/05/51/3128366/evandra-florasta-akui-gemetar-saat-eksekusi-penalti-di-laga-timnas-indonesia-u-17-vs-korea-selatan-u-17"/><item><title>Evandra Florasta Akui Gemetar saat Eksekusi Penalti di Laga Timnas Indonesia U-17 vs Korea Selatan U-17</title><link>https://bola.okezone.com/read/2025/04/05/51/3128366/evandra-florasta-akui-gemetar-saat-eksekusi-penalti-di-laga-timnas-indonesia-u-17-vs-korea-selatan-u-17</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2025/04/05/51/3128366/evandra-florasta-akui-gemetar-saat-eksekusi-penalti-di-laga-timnas-indonesia-u-17-vs-korea-selatan-u-17</guid><pubDate>Sabtu 05 April 2025 09:01 WIB</pubDate><dc:creator>Andika Rachmansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/05/51/3128366/evandra_florasta_mengaku_gemetar_ketika_mengeksekusi_penalti_di_laga_timnas_indonesia_u_17_vs_timnas_korea_selatan_u_17-iRab_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Evandra Florasta mengaku gemetar ketika mengeksekusi penalti di laga Timnas Indonesia U-17 vs Timnas Korea Selatan U-17 (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/05/51/3128366/evandra_florasta_mengaku_gemetar_ketika_mengeksekusi_penalti_di_laga_timnas_indonesia_u_17_vs_timnas_korea_selatan_u_17-iRab_large.jpg</image><title>Evandra Florasta mengaku gemetar ketika mengeksekusi penalti di laga Timnas Indonesia U-17 vs Timnas Korea Selatan U-17 (Foto: PSSI)</title></images><description>JEDDAH &amp;ndash; Evandra Florasta mengaku gemetar ketika mengeksekusi penalti di laga Timnas Indonesia U-17 vs Timnas Korea Selatan U-17 pada matchday pertama Grup C Piala Asia U-17 2025. Ia bersyukur bisa mencetak gol meski penaltinya gagal.&#13;
&#13;
Timnas Indonesia U-17 menang tipis 1-0 atas Korea Selatan U-17 di Stadion Prince Abdullah Al Faisal, Jeddah, Arab Saudi, Jumat 4 April 2025 malam WIB. Evandra menjadi aktor kemenangan di menit 90+2 usai memanfaatkan bola muntahan penaltinya.&#13;
&#13;
1. Handball&#13;
&#13;
&#13;
Evandra Florasta cetak gol di laga Timnas Indonesia U-17 vs Timnas Korea Selatan U-17 (Foto: AFC)&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Indonesia U-17 dihadiahi penalti usai pemain lawan&amp;nbsp;handball. Evandra dipercaya sebagai algojo. Tugas itu membuat dirinya deg-degan sekaligus gemetar.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Perasaan saya sendiri yang menendang sangat deg-degan, gemetar aslinya,&amp;rdquo; ucap Evandra dalam keterangannya, dikutip Sabtu (5/4/2025).&#13;
&#13;
2. Tarik Napas&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pemain Bhayangkara FC itu menarik napas dalam-dalam untuk menenangkan diri. Bola sepakannya sempat ditepis, tapi ia bereaksi cepat untuk menceploskan bola ke jaring gawang yang sekaligus membawa Timnas Indonesia U-17 menang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tapi saya di situ coba tenangkan diri, saya tarik napas, saya tendang. Saya lihat itu tidak gol saya cepat-cepat cari bola lagi dan alhamdulillah bolanya menuju saya lagi, saya tendang dan akhirnya gol,&amp;rdquo; aku Evandra.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Sulit&#13;
&#13;
&#13;
Zahaby Gholy beraksi di laga Timnas Indonesia U-17 vs Timnas Korea Selatan U-17 (Foto: PSSI)&#13;
&#13;
&#13;
Pemain berusia 16 tahun itu mengakui pertandingan melawan Korea Selatan U-17 sangat sulit. Sebab, tim muda Taeguk Warriors tampil sangat dominan. Beruntung, Timnas Indonesia U-17 mendapat momen penalti di menit akhir.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pertandingan sangat-sangat cukup sulit, tetapi alhamdulilah kami berhasil menahan gempuran serangan dari Korea. Alhamdulillah-nya di menit akhir kami dapat penalti dan bisa memaksimalkan gol itu,&amp;rdquo; terang Evandra.&#13;
&#13;
Hasil ini membuat Timnas Indonesia U-17 duduk di posisi dua klasemen sementara Grup C dengan koleksi tiga poin, sama seperti Timnas Yaman U-17 yang ada di puncak. Sementara Korea Selatan U-17 di posisi tiga, dan Timnas Afghanistan U-17 peringkat empat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Selanjutnya, Timnas Indonesia U-17 akan melawan Yaman U-17 di Stadion Prince Abdullah Al Faisal, Senin 7 April 2025 malam WIB. Tim polesan Nova Arianto itu diharapkan bisa meraih kemenangan guna mengamankan tempat di babak perempatfinal sekaligus merebut tiket Piala Dunia U-17 2025.&#13;
</description><content:encoded>JEDDAH &amp;ndash; Evandra Florasta mengaku gemetar ketika mengeksekusi penalti di laga Timnas Indonesia U-17 vs Timnas Korea Selatan U-17 pada matchday pertama Grup C Piala Asia U-17 2025. Ia bersyukur bisa mencetak gol meski penaltinya gagal.&#13;
&#13;
Timnas Indonesia U-17 menang tipis 1-0 atas Korea Selatan U-17 di Stadion Prince Abdullah Al Faisal, Jeddah, Arab Saudi, Jumat 4 April 2025 malam WIB. Evandra menjadi aktor kemenangan di menit 90+2 usai memanfaatkan bola muntahan penaltinya.&#13;
&#13;
1. Handball&#13;
&#13;
&#13;
Evandra Florasta cetak gol di laga Timnas Indonesia U-17 vs Timnas Korea Selatan U-17 (Foto: AFC)&#13;
&#13;
&#13;
Timnas Indonesia U-17 dihadiahi penalti usai pemain lawan&amp;nbsp;handball. Evandra dipercaya sebagai algojo. Tugas itu membuat dirinya deg-degan sekaligus gemetar.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Perasaan saya sendiri yang menendang sangat deg-degan, gemetar aslinya,&amp;rdquo; ucap Evandra dalam keterangannya, dikutip Sabtu (5/4/2025).&#13;
&#13;
2. Tarik Napas&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pemain Bhayangkara FC itu menarik napas dalam-dalam untuk menenangkan diri. Bola sepakannya sempat ditepis, tapi ia bereaksi cepat untuk menceploskan bola ke jaring gawang yang sekaligus membawa Timnas Indonesia U-17 menang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tapi saya di situ coba tenangkan diri, saya tarik napas, saya tendang. Saya lihat itu tidak gol saya cepat-cepat cari bola lagi dan alhamdulillah bolanya menuju saya lagi, saya tendang dan akhirnya gol,&amp;rdquo; aku Evandra.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Sulit&#13;
&#13;
&#13;
Zahaby Gholy beraksi di laga Timnas Indonesia U-17 vs Timnas Korea Selatan U-17 (Foto: PSSI)&#13;
&#13;
&#13;
Pemain berusia 16 tahun itu mengakui pertandingan melawan Korea Selatan U-17 sangat sulit. Sebab, tim muda Taeguk Warriors tampil sangat dominan. Beruntung, Timnas Indonesia U-17 mendapat momen penalti di menit akhir.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pertandingan sangat-sangat cukup sulit, tetapi alhamdulilah kami berhasil menahan gempuran serangan dari Korea. Alhamdulillah-nya di menit akhir kami dapat penalti dan bisa memaksimalkan gol itu,&amp;rdquo; terang Evandra.&#13;
&#13;
Hasil ini membuat Timnas Indonesia U-17 duduk di posisi dua klasemen sementara Grup C dengan koleksi tiga poin, sama seperti Timnas Yaman U-17 yang ada di puncak. Sementara Korea Selatan U-17 di posisi tiga, dan Timnas Afghanistan U-17 peringkat empat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Selanjutnya, Timnas Indonesia U-17 akan melawan Yaman U-17 di Stadion Prince Abdullah Al Faisal, Senin 7 April 2025 malam WIB. Tim polesan Nova Arianto itu diharapkan bisa meraih kemenangan guna mengamankan tempat di babak perempatfinal sekaligus merebut tiket Piala Dunia U-17 2025.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
