<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Oxford United Coret Bos Indonesia dalam Daftar Petinggi Klub, Posisi Marselino Ferdinan dan Ole Romeny Terancam?</title><description>Oxford United Coret Bos Indonesia dalam Daftar Petinggi Klub&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2025/04/03/45/3128067/oxford-united-coret-bos-indonesia-dalam-daftar-petinggi-klub-posisi-marselino-ferdinan-dan-ole-romeny-terancam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2025/04/03/45/3128067/oxford-united-coret-bos-indonesia-dalam-daftar-petinggi-klub-posisi-marselino-ferdinan-dan-ole-romeny-terancam"/><item><title>Oxford United Coret Bos Indonesia dalam Daftar Petinggi Klub, Posisi Marselino Ferdinan dan Ole Romeny Terancam?</title><link>https://bola.okezone.com/read/2025/04/03/45/3128067/oxford-united-coret-bos-indonesia-dalam-daftar-petinggi-klub-posisi-marselino-ferdinan-dan-ole-romeny-terancam</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2025/04/03/45/3128067/oxford-united-coret-bos-indonesia-dalam-daftar-petinggi-klub-posisi-marselino-ferdinan-dan-ole-romeny-terancam</guid><pubDate>Kamis 03 April 2025 17:32 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Fadli Ramadan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/04/03/45/3128067/marselino_ferdinan_dan_ole_romeny-exKo_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Marselino Ferdinan dan Ole Romeny. (Foto: Instagram/@oleromeny10)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/04/03/45/3128067/marselino_ferdinan_dan_ole_romeny-exKo_large.jpg</image><title>Marselino Ferdinan dan Ole Romeny. (Foto: Instagram/@oleromeny10)</title></images><description>OXFORD United coret bos Indonesia dalam daftar petinggi klub. Akankah kondisi ini membuat posisi dua pemain Indonesia, Marselino Ferdinan dan Ole Romeny, jadi terancam di Oxford United?&#13;
&#13;
Ya, Oxford United dikabarkan telah mencoret nama Anindya Bakrie dalam daftar petinggi klub. Padahal, ia merupakan pemilik saham terbesar di dalam klub, bersama dengan Erick Thohir.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Bos Indonesia di Oxford United&#13;
&#13;
Seperti diketahui, Anindya Bakrie dan Erick Thohir menguasai 51 persen saham Oxford United. Saham itu bahkan dimiliki sejak 2022.&#13;
&#13;
Hal ini membuat pemain asal Indonesia bisa merumput bersama tim berjuluk The U&amp;#39;s tersebut di kasta kedua liga Inggris. Kehadiran Anindya dan Erick membuat Marselino Ferdinan memiliki kesempatan untuk bermain di liga Inggris.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Marselino diboyong dari KMSK Deinze pada bursa transfer musim panas lalu. Tapi, ia hanya bermain satu pertandingan pada Piala FA 2024-2025.&#13;
&#13;
Selanjutnya, Oxford United juga memboyong Ole Romeny yang saat ini berstatus sebagai pemain Timnas Indonesia. Bahkan, ia menjadi pemain dengan pembelian termahal klub pada Januari 2025 yang didatangkan dari FC Utrecht.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Sinyal Bahaya?&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sejauh ini, Ole Romeny menunjukkan permainan yang cukup bagus, dengan mencetak satu gol dalam sembilan pertandingan Divisi Championship. Tapi, kini ada tanda tanya mengenai situasi bagi investasi Indonesia.&#13;
&#13;
Media Inggris menyebutkan bahwa pada akhir Maret 2025, sebuah dokumen memperlihatkan tentang pernyataan penghentian Anindya Bakrie dan Horst Gaicke sebagai orang dengan kontrol signifikan di klub.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini adalah aturan hitam putih yang menyatakan bahwa jika Anda memiliki lebih dari 25 persen saham suatu organisasi, Anda terdaftar sebagai orang dengan kendali signifikan,&amp;quot; kata Tim Williams, CEO klub seperti dilansir dari Oxford Mail.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jika Anda memiliki 25,1 persen, Anda ada dalam daftar itu. Jika Anda memiliki 24,9 persen, Anda tidak ada dalam daftar. Aturannya benar-benar hitam putih seperti itu,&amp;quot; lanjutnya.&#13;
&#13;
Hal tersebut mengisyaratkan bahwa kepemilikan saham Anindya Bakrie saat ini berada di bawah 25 persen. Namun, Williams memastikan bahwa komunikasi yang dilakukan dengan seluruh pemegang saham tidak ada yang berbeda.&#13;
&#13;
&amp;quot;Orang-orang yang saya ajak bicara setiap hari di Vietnam, Singapura, atau Indonesia semuanya sama, tidak ada hal yang berbeda, tidak ada yang perlu dikhawatirkan,&amp;quot; tuturnya.&#13;
</description><content:encoded>OXFORD United coret bos Indonesia dalam daftar petinggi klub. Akankah kondisi ini membuat posisi dua pemain Indonesia, Marselino Ferdinan dan Ole Romeny, jadi terancam di Oxford United?&#13;
&#13;
Ya, Oxford United dikabarkan telah mencoret nama Anindya Bakrie dalam daftar petinggi klub. Padahal, ia merupakan pemilik saham terbesar di dalam klub, bersama dengan Erick Thohir.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Bos Indonesia di Oxford United&#13;
&#13;
Seperti diketahui, Anindya Bakrie dan Erick Thohir menguasai 51 persen saham Oxford United. Saham itu bahkan dimiliki sejak 2022.&#13;
&#13;
Hal ini membuat pemain asal Indonesia bisa merumput bersama tim berjuluk The U&amp;#39;s tersebut di kasta kedua liga Inggris. Kehadiran Anindya dan Erick membuat Marselino Ferdinan memiliki kesempatan untuk bermain di liga Inggris.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Marselino diboyong dari KMSK Deinze pada bursa transfer musim panas lalu. Tapi, ia hanya bermain satu pertandingan pada Piala FA 2024-2025.&#13;
&#13;
Selanjutnya, Oxford United juga memboyong Ole Romeny yang saat ini berstatus sebagai pemain Timnas Indonesia. Bahkan, ia menjadi pemain dengan pembelian termahal klub pada Januari 2025 yang didatangkan dari FC Utrecht.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Sinyal Bahaya?&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sejauh ini, Ole Romeny menunjukkan permainan yang cukup bagus, dengan mencetak satu gol dalam sembilan pertandingan Divisi Championship. Tapi, kini ada tanda tanya mengenai situasi bagi investasi Indonesia.&#13;
&#13;
Media Inggris menyebutkan bahwa pada akhir Maret 2025, sebuah dokumen memperlihatkan tentang pernyataan penghentian Anindya Bakrie dan Horst Gaicke sebagai orang dengan kontrol signifikan di klub.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini adalah aturan hitam putih yang menyatakan bahwa jika Anda memiliki lebih dari 25 persen saham suatu organisasi, Anda terdaftar sebagai orang dengan kendali signifikan,&amp;quot; kata Tim Williams, CEO klub seperti dilansir dari Oxford Mail.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jika Anda memiliki 25,1 persen, Anda ada dalam daftar itu. Jika Anda memiliki 24,9 persen, Anda tidak ada dalam daftar. Aturannya benar-benar hitam putih seperti itu,&amp;quot; lanjutnya.&#13;
&#13;
Hal tersebut mengisyaratkan bahwa kepemilikan saham Anindya Bakrie saat ini berada di bawah 25 persen. Namun, Williams memastikan bahwa komunikasi yang dilakukan dengan seluruh pemegang saham tidak ada yang berbeda.&#13;
&#13;
&amp;quot;Orang-orang yang saya ajak bicara setiap hari di Vietnam, Singapura, atau Indonesia semuanya sama, tidak ada hal yang berbeda, tidak ada yang perlu dikhawatirkan,&amp;quot; tuturnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
