<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Media China Sebut Australia Harusnya Kalah WO, Timnas Indonesia Bisa Lolos Otomatis ke Piala Dunia 2026!</title><description>Media China menyebut Timnas Australia seharusnya kalah WO!&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2025/03/29/51/3127099/media-china-sebut-australia-harusnya-kalah-wo-timnas-indonesia-bisa-lolos-otomatis-ke-piala-dunia-2026</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2025/03/29/51/3127099/media-china-sebut-australia-harusnya-kalah-wo-timnas-indonesia-bisa-lolos-otomatis-ke-piala-dunia-2026"/><item><title>Media China Sebut Australia Harusnya Kalah WO, Timnas Indonesia Bisa Lolos Otomatis ke Piala Dunia 2026!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2025/03/29/51/3127099/media-china-sebut-australia-harusnya-kalah-wo-timnas-indonesia-bisa-lolos-otomatis-ke-piala-dunia-2026</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2025/03/29/51/3127099/media-china-sebut-australia-harusnya-kalah-wo-timnas-indonesia-bisa-lolos-otomatis-ke-piala-dunia-2026</guid><pubDate>Sabtu 29 Maret 2025 14:43 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/29/51/3127099/media_china_menyebut_timnas_australia_seharusnya_kalah_wo-Pxz3_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Media China menyebut Timnas Australia seharusnya kalah WO (Foto: Instagram/@cburgess95)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/29/51/3127099/media_china_menyebut_timnas_australia_seharusnya_kalah_wo-Pxz3_large.jpg</image><title>Media China menyebut Timnas Australia seharusnya kalah WO (Foto: Instagram/@cburgess95)</title></images><description>MEDIA-MEDIA China tengah ramai memberitakan Timnas Australia seharusnya dinyatakan kalah WO (walkover) pada pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Jika demikian, maka Timnas Indonesia bisa lolos Piala Dunia 2026!&#13;
&#13;
Mereka keberatan karena Timnas China kalah 0-2 dari Australia pada laga di Hangzhou, Selasa 25 Maret 2025. Kekalahan itu membuat peluang Team Dragons otomatis tertutup untuk ke Piala Dunia 2026.&#13;
&#13;
1. Pemain Ilegal&#13;
&#13;
&#13;
Jackson Irvine cetak gol di laga Timnas China vs Timnas Australia (Foto: X/@Socceroos)&#13;
&#13;
&#13;
Usai pertandingan itu, sejumlah media China, seperti dikutip media Jepang,&amp;nbsp;Qoly, ramai memberitakan adanya pemain ilegal dan tidak sesuai aturan FIFA di kubu Australia. Sosok tersebut adalah Cameron Burgess!&#13;
&#13;
Media-media itu mengungkit fakta sang pemain lahir dan besar di Skotlandia. Burgess memang kelahiran negara tersebut sebelum keluarganya beremigrasi ke Australia ketika sang pemain berusia 11 tahun.&#13;
&#13;
2. Aturan FIFA&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Burgess dianggap melanggar aturan FIFA karena pernah membela Timnas Skotlandia U-19 di ajang Kualifikasi Piala Eropa U-19 2014. Tak lama kemudian, ia tampil untuk Timnas Australia U-19 di Piala Asia U-19 2014.&#13;
&#13;
Kedua turnamen tersebut merupakan kualifikasi untuk Piala Dunia U-20 2015. Jadi, media-media China menganggap Australia telah melanggar aturan naturalisasi FIFA. Mereka ramai-ramai mendesak CFA untuk menggelar penyelidikan dan mengajukan protes.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tidaklah sia-sia bagi Asosiasi Sepakbola China untuk secara aktif memprotes dan menyelidiki. Jika demikian halnya, pertandingan melawan China akan dibatalkan, Australia akan kehilangan tiga poin dan China akan dianggap menang 3-0,&amp;rdquo; bunyi artikel media-media China, dikutip dari Qoly, Sabtu (29/3/2025).&#13;
&#13;
Lantas, apakah Burgess melanggar aturan naturalisasi FIFA? Menurut regulasi, seorang pemain diizinkan pindah kewarganegaraan atau asosiasi dengan aturan yang ketat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Aturan&#13;
&#13;
&#13;
Cameron Burgess bermain di laga Timnas Australia vs Timnas Indonesia (Foto: Instagram/@cburgess95)&#13;
&#13;
&#13;
Pertama, pemain tidak boleh memperkuat tim nasional sebelumnya di level A (senior) pada pertandingan resmi. Kedua, pemain boleh memperkuat tim nasional sebelumnya maksimal dalam tiga pertandingan dan terjadi sebelum usianya 21 tahun.&#13;
&#13;
Ketiga, permohonan perpindahan federasi baru bisa dilakukan jika pemain terganjal di butir kedua. Sementara, dalam kasus Burgess, si pemain berpindah tim nasional ketika masih di level U-19.&#13;
&#13;
Alhasil, sulit untuk memperjuangkan Australia dihukum oleh FIFA. Jika memang akan dinyatakan kalah WO, maka Timnas Indonesia ikut diuntungkan.&#13;
&#13;
Sebab, Burgess tampil di laga kontra Timnas Indonesia yang berkesudahan dengan skor 5-1 di Sydney, 20 Maret 2025. Bila terkena hukuman, maka Skuad Garuda beroleh tiga poin dan kemenangan 3-0.&#13;
&#13;
Tambahan tiga angka itu akan melesatkan Timnas Indonesia ke posisi dua dengan nilai 12. Peluang lolos langsung ke Piala Dunia 2026 pun akan terbuka lebar.&#13;
</description><content:encoded>MEDIA-MEDIA China tengah ramai memberitakan Timnas Australia seharusnya dinyatakan kalah WO (walkover) pada pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Jika demikian, maka Timnas Indonesia bisa lolos Piala Dunia 2026!&#13;
&#13;
Mereka keberatan karena Timnas China kalah 0-2 dari Australia pada laga di Hangzhou, Selasa 25 Maret 2025. Kekalahan itu membuat peluang Team Dragons otomatis tertutup untuk ke Piala Dunia 2026.&#13;
&#13;
1. Pemain Ilegal&#13;
&#13;
&#13;
Jackson Irvine cetak gol di laga Timnas China vs Timnas Australia (Foto: X/@Socceroos)&#13;
&#13;
&#13;
Usai pertandingan itu, sejumlah media China, seperti dikutip media Jepang,&amp;nbsp;Qoly, ramai memberitakan adanya pemain ilegal dan tidak sesuai aturan FIFA di kubu Australia. Sosok tersebut adalah Cameron Burgess!&#13;
&#13;
Media-media itu mengungkit fakta sang pemain lahir dan besar di Skotlandia. Burgess memang kelahiran negara tersebut sebelum keluarganya beremigrasi ke Australia ketika sang pemain berusia 11 tahun.&#13;
&#13;
2. Aturan FIFA&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Burgess dianggap melanggar aturan FIFA karena pernah membela Timnas Skotlandia U-19 di ajang Kualifikasi Piala Eropa U-19 2014. Tak lama kemudian, ia tampil untuk Timnas Australia U-19 di Piala Asia U-19 2014.&#13;
&#13;
Kedua turnamen tersebut merupakan kualifikasi untuk Piala Dunia U-20 2015. Jadi, media-media China menganggap Australia telah melanggar aturan naturalisasi FIFA. Mereka ramai-ramai mendesak CFA untuk menggelar penyelidikan dan mengajukan protes.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tidaklah sia-sia bagi Asosiasi Sepakbola China untuk secara aktif memprotes dan menyelidiki. Jika demikian halnya, pertandingan melawan China akan dibatalkan, Australia akan kehilangan tiga poin dan China akan dianggap menang 3-0,&amp;rdquo; bunyi artikel media-media China, dikutip dari Qoly, Sabtu (29/3/2025).&#13;
&#13;
Lantas, apakah Burgess melanggar aturan naturalisasi FIFA? Menurut regulasi, seorang pemain diizinkan pindah kewarganegaraan atau asosiasi dengan aturan yang ketat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Aturan&#13;
&#13;
&#13;
Cameron Burgess bermain di laga Timnas Australia vs Timnas Indonesia (Foto: Instagram/@cburgess95)&#13;
&#13;
&#13;
Pertama, pemain tidak boleh memperkuat tim nasional sebelumnya di level A (senior) pada pertandingan resmi. Kedua, pemain boleh memperkuat tim nasional sebelumnya maksimal dalam tiga pertandingan dan terjadi sebelum usianya 21 tahun.&#13;
&#13;
Ketiga, permohonan perpindahan federasi baru bisa dilakukan jika pemain terganjal di butir kedua. Sementara, dalam kasus Burgess, si pemain berpindah tim nasional ketika masih di level U-19.&#13;
&#13;
Alhasil, sulit untuk memperjuangkan Australia dihukum oleh FIFA. Jika memang akan dinyatakan kalah WO, maka Timnas Indonesia ikut diuntungkan.&#13;
&#13;
Sebab, Burgess tampil di laga kontra Timnas Indonesia yang berkesudahan dengan skor 5-1 di Sydney, 20 Maret 2025. Bila terkena hukuman, maka Skuad Garuda beroleh tiga poin dan kemenangan 3-0.&#13;
&#13;
Tambahan tiga angka itu akan melesatkan Timnas Indonesia ke posisi dua dengan nilai 12. Peluang lolos langsung ke Piala Dunia 2026 pun akan terbuka lebar.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
