<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Timnas Indonesia Dicukur Timnas Australia 1-5, Pelatih Asal Belanda: Pemain Hebat Eredivisie Tidak Ada Apa-apanya!</title><description>Seorang pelatih di Belanda mengkritik tajam penampilan Timnas Indonesia kala dihancurkan Timnas Australia 1-5.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2025/03/22/51/3125042/timnas-indonesia-dicukur-timnas-australia-1-5-pelatih-asal-belanda-pemain-hebat-eredivisie-tidak-ada-apa-apanya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2025/03/22/51/3125042/timnas-indonesia-dicukur-timnas-australia-1-5-pelatih-asal-belanda-pemain-hebat-eredivisie-tidak-ada-apa-apanya"/><item><title>Timnas Indonesia Dicukur Timnas Australia 1-5, Pelatih Asal Belanda: Pemain Hebat Eredivisie Tidak Ada Apa-apanya!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2025/03/22/51/3125042/timnas-indonesia-dicukur-timnas-australia-1-5-pelatih-asal-belanda-pemain-hebat-eredivisie-tidak-ada-apa-apanya</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2025/03/22/51/3125042/timnas-indonesia-dicukur-timnas-australia-1-5-pelatih-asal-belanda-pemain-hebat-eredivisie-tidak-ada-apa-apanya</guid><pubDate>Sabtu 22 Maret 2025 22:22 WIB</pubDate><dc:creator>Cikal Bintang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/22/51/3125042/seorang_pelatih_di_belanda_mengkritik_tajam_penampilan_timnas_indonesia_kala_dihancurkan_timnas_australia_1_5-CI26_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Seorang pelatih di Belanda mengkritik tajam penampilan Timnas Indonesia kala dihancurkan Timnas Australia 1-5 (Foto: AFC)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/22/51/3125042/seorang_pelatih_di_belanda_mengkritik_tajam_penampilan_timnas_indonesia_kala_dihancurkan_timnas_australia_1_5-CI26_large.jpg</image><title>Seorang pelatih di Belanda mengkritik tajam penampilan Timnas Indonesia kala dihancurkan Timnas Australia 1-5 (Foto: AFC)</title></images><description>PELATIH bernama Robert Maaskant mengkritik Timnas Indonesia usai dicukur Timnas Australia 1-5 pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Ia heran melihat pemain-pemain Eredivisie tidak bisa berbuat apa-apa.&#13;
&#13;
Indonesia digilas Australia 1-5 di laga ke tujuh Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Pertandingan itu digelar di Sydney Football Stadium, Sydney, Australia, Kamis 20 Maret 2025 sore WIB.&#13;
&#13;
1. Terjungkal&#13;
&#13;
&#13;
Jackson Irvine cetak gol di laga Timnas Australia vs Timnas Indonesia (Foto: X/@Socceroos)&#13;
&#13;
&#13;
Skuad Garuda yang bergelimang pemain berkualitas justru terjungkal. Mereka kalah dari Socceroos yang sedang mengalami badai cedera serta masih adaptasi dengan pelatih baru.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Maaskant mengakui Timnas Indonesia memang mempunyai pemain berkualitas seperti Calvin Verdonk, Mees Hilgers, dan Thom Haye. Namun menurutnya, ketiga pemain itu belum bisa memberikan kontribusi besar untuk level tim nasional.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mereka adalah pemain hebat di Eredivisie (Liga Belanda), tetapi tentu saja kelompok itu tidak ada apa-apanya di level internasional. Itu tidak akan berubah dalam semalam,&amp;quot; kata Maaskant dikutip dari Sportnieuws NL, Sabtu (22/3/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Bergantung&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pria asal Belanda itu menegaskan, pelatih Patrick Kluivert sudah sewajarnya bergantung pada pemain-pemainnya. Namun sayang, kata Maaskant, kekompakkan tidak bisa terbangun dalam semalam saja.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Anda bergantung pada pemain Anda. Jika Anda memiliki pemain biasa-biasa saja di level internasional, Anda tidak boleh berharap untuk memiliki tim papan atas bersama dalam semalam,&amp;quot; jelas pelatih Helmond Sport itu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
3. Naturalisasi&#13;
&#13;
&#13;
Penalti Martin Boyle mengubah skor Timnas Australia vs Timnas Indonesia 1-0 (Foto: X/@Socceroos)&#13;
&#13;
&#13;
Di sisi lain, Maaskant juga menyoroti Timnas Indonesia yang baru-baru ini banyak menaturalisasi pemain keturunan. Menurut mantan pelatih Go Ahead Eagles itu, para pemain tersebut memiliki kualitas biasa-biasa saja.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kehebohannya terlalu besar. Kami sama sekali tidak mengenal pemain itu dan jarang melihat mereka bermain,&amp;quot; ujar Maaskant.&#13;
&#13;
&amp;quot;Satu-satunya yang kami dengar adalah, &amp;#39;Yah, pemain Belanda itu akan ke sana, dan yang itu juga, dan yang itu akan ke sana,&amp;rsquo;&amp;quot; tutupnya.&#13;
</description><content:encoded>PELATIH bernama Robert Maaskant mengkritik Timnas Indonesia usai dicukur Timnas Australia 1-5 pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Ia heran melihat pemain-pemain Eredivisie tidak bisa berbuat apa-apa.&#13;
&#13;
Indonesia digilas Australia 1-5 di laga ke tujuh Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Pertandingan itu digelar di Sydney Football Stadium, Sydney, Australia, Kamis 20 Maret 2025 sore WIB.&#13;
&#13;
1. Terjungkal&#13;
&#13;
&#13;
Jackson Irvine cetak gol di laga Timnas Australia vs Timnas Indonesia (Foto: X/@Socceroos)&#13;
&#13;
&#13;
Skuad Garuda yang bergelimang pemain berkualitas justru terjungkal. Mereka kalah dari Socceroos yang sedang mengalami badai cedera serta masih adaptasi dengan pelatih baru.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Maaskant mengakui Timnas Indonesia memang mempunyai pemain berkualitas seperti Calvin Verdonk, Mees Hilgers, dan Thom Haye. Namun menurutnya, ketiga pemain itu belum bisa memberikan kontribusi besar untuk level tim nasional.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mereka adalah pemain hebat di Eredivisie (Liga Belanda), tetapi tentu saja kelompok itu tidak ada apa-apanya di level internasional. Itu tidak akan berubah dalam semalam,&amp;quot; kata Maaskant dikutip dari Sportnieuws NL, Sabtu (22/3/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
2. Bergantung&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pria asal Belanda itu menegaskan, pelatih Patrick Kluivert sudah sewajarnya bergantung pada pemain-pemainnya. Namun sayang, kata Maaskant, kekompakkan tidak bisa terbangun dalam semalam saja.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Anda bergantung pada pemain Anda. Jika Anda memiliki pemain biasa-biasa saja di level internasional, Anda tidak boleh berharap untuk memiliki tim papan atas bersama dalam semalam,&amp;quot; jelas pelatih Helmond Sport itu.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
3. Naturalisasi&#13;
&#13;
&#13;
Penalti Martin Boyle mengubah skor Timnas Australia vs Timnas Indonesia 1-0 (Foto: X/@Socceroos)&#13;
&#13;
&#13;
Di sisi lain, Maaskant juga menyoroti Timnas Indonesia yang baru-baru ini banyak menaturalisasi pemain keturunan. Menurut mantan pelatih Go Ahead Eagles itu, para pemain tersebut memiliki kualitas biasa-biasa saja.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Kehebohannya terlalu besar. Kami sama sekali tidak mengenal pemain itu dan jarang melihat mereka bermain,&amp;quot; ujar Maaskant.&#13;
&#13;
&amp;quot;Satu-satunya yang kami dengar adalah, &amp;#39;Yah, pemain Belanda itu akan ke sana, dan yang itu juga, dan yang itu akan ke sana,&amp;rsquo;&amp;quot; tutupnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
