<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dibantai Australia, Patrick Kluivert: Andai Kevin Diks Tak Gagal Penati, Pertandingan Bakal Beda!</title><description>Patrick Kluivert soal Kevin Diks yang Gagal Penati&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2025/03/20/51/3124464/dibantai-australia-patrick-kluivert-andai-kevin-diks-tak-gagal-penati-pertandingan-bakal-beda</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2025/03/20/51/3124464/dibantai-australia-patrick-kluivert-andai-kevin-diks-tak-gagal-penati-pertandingan-bakal-beda"/><item><title>Dibantai Australia, Patrick Kluivert: Andai Kevin Diks Tak Gagal Penati, Pertandingan Bakal Beda!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2025/03/20/51/3124464/dibantai-australia-patrick-kluivert-andai-kevin-diks-tak-gagal-penati-pertandingan-bakal-beda</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2025/03/20/51/3124464/dibantai-australia-patrick-kluivert-andai-kevin-diks-tak-gagal-penati-pertandingan-bakal-beda</guid><pubDate>Kamis 20 Maret 2025 22:11 WIB</pubDate><dc:creator>Djanti Virantika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/20/51/3124464/patrick_kluivert-3dA0_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Patrick Kluivert jadi pelatih Timnas Indonesia. (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/20/51/3124464/patrick_kluivert-3dA0_large.jpg</image><title>Patrick Kluivert jadi pelatih Timnas Indonesia. (Foto: PSSI)</title></images><description>PELATIH Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, sayangkan Kevin Diks gagal penalti saat melawan Timnas Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Dia meyakini pertandingan bakal berjalan berbeda jika Diks sukses eksekusi penalti.&#13;
&#13;
Pada akhirnya, Timnas Indonesia pun harus kalah telak dengan skor 1-5 saat melawan Australia. Hasil ini membuat posisi skuad Garuda melorot di klasemen sementara Grup C babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Kalah Telak&#13;
&#13;
Ya, Timnas Indonesia menelan kekalahan dari Australia 1-5 di laga ketujuh Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Pertandingan itu berlangsung di Sydney Football Stadium, Sydney, Australia pada Kamis (20/3/2025) sore WIB.&#13;
&#13;
Lima gol Timnas Australia dilesatkan oleh Martin Boyle (18&amp;rsquo; (P)), Nishan Vellupillay (20&amp;rsquo;), Jackson Irvine (34&amp;rsquo;, 90&amp;rsquo;), dan Lewis Miller (61&amp;rsquo;). Sementara itu, Timnas Indonesia hanya mampu membalas satu gol lewat aksi Ole Romeny (78&amp;rsquo;).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Kevin Diks Gagal Penalti&#13;
&#13;
Sebenarnya, Timnas Indonesia punya peluang emas buka keunggulan lebih dahulu saat melawan Australia. Sebab, skuad Garuda dapat hadiah penalti kala laga baru berjalan 7 menit setelah Rafael Struick dijegal lawan di kotak penalti.&#13;
&#13;
Sayangnya, Kevin Diks yang ditunjuk sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya dengan baik. &amp;nbsp;Bola tendangannya membentur mistar gawang. Padahal, Ryan sudah bergerak ke arah yang salah kala itu.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Disayangkan Patrick Kluivert&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kondisi Kevin Diks yang gagal penalti disayangkan Patrick Kluivert. Sebab, menurutnya, jika penalti Kevin Diks berhasil, pertandingan bisa berjalan berbeda.&#13;
&#13;
Skuad Garuda akan buka keunggulan lebih dahulu. Dengan begitu, para pemain mungkin bisa tampil lebih percaya diri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jika Anda menendang penalti, pertandingan akan benar-benar berbeda,&amp;quot; ujar Patrick Kluivert, dikutip dari Reuters, Kamis (20/3/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya pikir kami berjuang seperti singa, kami tidak pernah menundukkan kepala. Namun saya sangat kecewa dengan hasilnya, tidak hanya bagi kami, tetapi juga bagi semua orang yang mendukung kami,&amp;rdquo; tutupnya.&#13;
</description><content:encoded>PELATIH Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, sayangkan Kevin Diks gagal penalti saat melawan Timnas Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Dia meyakini pertandingan bakal berjalan berbeda jika Diks sukses eksekusi penalti.&#13;
&#13;
Pada akhirnya, Timnas Indonesia pun harus kalah telak dengan skor 1-5 saat melawan Australia. Hasil ini membuat posisi skuad Garuda melorot di klasemen sementara Grup C babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Kalah Telak&#13;
&#13;
Ya, Timnas Indonesia menelan kekalahan dari Australia 1-5 di laga ketujuh Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Pertandingan itu berlangsung di Sydney Football Stadium, Sydney, Australia pada Kamis (20/3/2025) sore WIB.&#13;
&#13;
Lima gol Timnas Australia dilesatkan oleh Martin Boyle (18&amp;rsquo; (P)), Nishan Vellupillay (20&amp;rsquo;), Jackson Irvine (34&amp;rsquo;, 90&amp;rsquo;), dan Lewis Miller (61&amp;rsquo;). Sementara itu, Timnas Indonesia hanya mampu membalas satu gol lewat aksi Ole Romeny (78&amp;rsquo;).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Kevin Diks Gagal Penalti&#13;
&#13;
Sebenarnya, Timnas Indonesia punya peluang emas buka keunggulan lebih dahulu saat melawan Australia. Sebab, skuad Garuda dapat hadiah penalti kala laga baru berjalan 7 menit setelah Rafael Struick dijegal lawan di kotak penalti.&#13;
&#13;
Sayangnya, Kevin Diks yang ditunjuk sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya dengan baik. &amp;nbsp;Bola tendangannya membentur mistar gawang. Padahal, Ryan sudah bergerak ke arah yang salah kala itu.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Disayangkan Patrick Kluivert&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kondisi Kevin Diks yang gagal penalti disayangkan Patrick Kluivert. Sebab, menurutnya, jika penalti Kevin Diks berhasil, pertandingan bisa berjalan berbeda.&#13;
&#13;
Skuad Garuda akan buka keunggulan lebih dahulu. Dengan begitu, para pemain mungkin bisa tampil lebih percaya diri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jika Anda menendang penalti, pertandingan akan benar-benar berbeda,&amp;quot; ujar Patrick Kluivert, dikutip dari Reuters, Kamis (20/3/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya pikir kami berjuang seperti singa, kami tidak pernah menundukkan kepala. Namun saya sangat kecewa dengan hasilnya, tidak hanya bagi kami, tetapi juga bagi semua orang yang mendukung kami,&amp;rdquo; tutupnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
