<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soal Kemungkinan Kelonggaran Suporter Tandang, Begini Jawaban PT LIB </title><description>PT LIB angkat bicara soal kemungkinan kelonggaran suporter tandang&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2025/03/02/49/3118444/soal-kemungkinan-kelonggaran-suporter-tandang-begini-jawaban-pt-lib</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2025/03/02/49/3118444/soal-kemungkinan-kelonggaran-suporter-tandang-begini-jawaban-pt-lib"/><item><title>Soal Kemungkinan Kelonggaran Suporter Tandang, Begini Jawaban PT LIB </title><link>https://bola.okezone.com/read/2025/03/02/49/3118444/soal-kemungkinan-kelonggaran-suporter-tandang-begini-jawaban-pt-lib</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2025/03/02/49/3118444/soal-kemungkinan-kelonggaran-suporter-tandang-begini-jawaban-pt-lib</guid><pubDate>Minggu 02 Maret 2025 01:06 WIB</pubDate><dc:creator>Andri Bagus Syaeful </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/01/49/3118444/suporter_persija_jakarta-gMcU_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Suporter Persija Jakarta. (Foto: Persija Jakarta)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/01/49/3118444/suporter_persija_jakarta-gMcU_large.jpg</image><title>Suporter Persija Jakarta. (Foto: Persija Jakarta)</title></images><description>TANGERANG &amp;ndash; Direktur PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), Ferry Paulus, bicara soal kemungkinan kelonggaran suporter tandang. Dia mengaku belum bisa memastikan akan adanya kelonggaran untuk suporter menonton laga tandang pada musim depan.&#13;
&#13;
Pasalnya, pihaknya perlu melakukan evaluasi lebih dahulu. Menurutnya, cukup dini membahas regulasi untuk musim depan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Suporter Tandang&#13;
&#13;
Sebagaimana diketahui, dua tahun ini kompetisi di Indonesia sedang menerapkan regulasi larangan suporter bertandang. Hal itu sebagai transformasi sepakbola Indonesia, pasca tragedi Kanjuruhan.&#13;
&#13;
Ferry Paulus mengatakan cukup dini membahas regulasi suporter untuk musim depan. Pasalnya, Liga 1 2024-2025 saat ini saja belum selesai.&#13;
&#13;
&amp;quot;Belum (ada kelonggaran). Ya, kami tunggulah ya seperti apa, pertandingan masih ada&amp;nbsp; 10 pekan lagi,&amp;quot; kata Ferry di Tangerang, Kamis 27 Februari 2025.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Evaluasi&#13;
&#13;
Pria berusia 60 tahun itu mengatakan setelah kompetisi selesai baru akan melakukan evaluasi secara detail. Hal itu pastinya melihat berjalannya regulasi dalam dua tahun terakhir.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi setelah itu baru kami bisa evaluasi, yang pasti bahwa kita sudah berdiskusi panjang dengan pihak kepolisian. Itu kaitannya dengan suporter,&amp;quot; ucap Ferry Paulus.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Butuh Proses&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ferry Paulus mengatakan memang butuh proses terkait peralihan regulasi. Pasalnya, ada berbagai aspek yang dipertimbangkan pastinya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Semua akan ada uji cobanya lebih dulu, baik itu dalam sistem atau bahkan sampai ke ticketing, semua akan ada uji cobanya,&amp;quot; tutupnya.&#13;
</description><content:encoded>TANGERANG &amp;ndash; Direktur PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), Ferry Paulus, bicara soal kemungkinan kelonggaran suporter tandang. Dia mengaku belum bisa memastikan akan adanya kelonggaran untuk suporter menonton laga tandang pada musim depan.&#13;
&#13;
Pasalnya, pihaknya perlu melakukan evaluasi lebih dahulu. Menurutnya, cukup dini membahas regulasi untuk musim depan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
1. Suporter Tandang&#13;
&#13;
Sebagaimana diketahui, dua tahun ini kompetisi di Indonesia sedang menerapkan regulasi larangan suporter bertandang. Hal itu sebagai transformasi sepakbola Indonesia, pasca tragedi Kanjuruhan.&#13;
&#13;
Ferry Paulus mengatakan cukup dini membahas regulasi suporter untuk musim depan. Pasalnya, Liga 1 2024-2025 saat ini saja belum selesai.&#13;
&#13;
&amp;quot;Belum (ada kelonggaran). Ya, kami tunggulah ya seperti apa, pertandingan masih ada&amp;nbsp; 10 pekan lagi,&amp;quot; kata Ferry di Tangerang, Kamis 27 Februari 2025.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Evaluasi&#13;
&#13;
Pria berusia 60 tahun itu mengatakan setelah kompetisi selesai baru akan melakukan evaluasi secara detail. Hal itu pastinya melihat berjalannya regulasi dalam dua tahun terakhir.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi setelah itu baru kami bisa evaluasi, yang pasti bahwa kita sudah berdiskusi panjang dengan pihak kepolisian. Itu kaitannya dengan suporter,&amp;quot; ucap Ferry Paulus.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Butuh Proses&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ferry Paulus mengatakan memang butuh proses terkait peralihan regulasi. Pasalnya, ada berbagai aspek yang dipertimbangkan pastinya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Semua akan ada uji cobanya lebih dulu, baik itu dalam sistem atau bahkan sampai ke ticketing, semua akan ada uji cobanya,&amp;quot; tutupnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
