<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pelatih Oxford United Kecewa, Gol Ole Romeny Gagal Dimaksimalkan hingga Telan Kekalahan 2-3 dari Coventry City</title><description>Ole Romeny Cetak Gol Debut, Pelatih Oxford United Kecewa Berat Kalah dari Coventry City.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2025/03/02/45/3118719/pelatih-oxford-united-kecewa-gol-ole-romeny-gagal-dimaksimalkan-hingga-telan-kekalahan-2-3-dari-coventry-city</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2025/03/02/45/3118719/pelatih-oxford-united-kecewa-gol-ole-romeny-gagal-dimaksimalkan-hingga-telan-kekalahan-2-3-dari-coventry-city"/><item><title>Pelatih Oxford United Kecewa, Gol Ole Romeny Gagal Dimaksimalkan hingga Telan Kekalahan 2-3 dari Coventry City</title><link>https://bola.okezone.com/read/2025/03/02/45/3118719/pelatih-oxford-united-kecewa-gol-ole-romeny-gagal-dimaksimalkan-hingga-telan-kekalahan-2-3-dari-coventry-city</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2025/03/02/45/3118719/pelatih-oxford-united-kecewa-gol-ole-romeny-gagal-dimaksimalkan-hingga-telan-kekalahan-2-3-dari-coventry-city</guid><pubDate>Minggu 02 Maret 2025 19:30 WIB</pubDate><dc:creator>Andika Rachmansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/03/02/45/3118719/ole_romeny-ZT9k_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemain Oxford United, Ole Romeny. (Foto: Instagram/oleromeny)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/03/02/45/3118719/ole_romeny-ZT9k_large.jpg</image><title>Pemain Oxford United, Ole Romeny. (Foto: Instagram/oleromeny)</title></images><description>OXFORD - Pelatih Oxford United, Gary Rowett menyayangkan gol Ole Romeny dan Elliot Moore gagal dimaksimalkan skuadnya saat melawan Coventry City di laga lanjutan Liga 2 Inggris 2024-2025. Pasalnya dua gol itu sejatinya berhasil membuat Oxford menyamakan kedudukan, namun nyatanya mereka tak bisa bangkit dan malah kalah 2-3.&#13;
&#13;
Oxford United menelan kekalahan tipis 2-3 saat menjamu Coventry City di Stadion Kassam, Sabtu (1/3) kemarin. Hasil yang cukup disayangkan tentunya karena The Us -julukan Oxford United- gagal meraih poin penuh di markasnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di sisi lain, Romeny berhasil pecah telur bersama Oxford United. Striker naturalisasi Timnas Indonesia mencetak gol penyeimbang 1-1 di menit ke-53. Namun sayang gol itu belum bisa mengantarkan The Us meraih poin. Mereka harus kecolongan lewat gol Tatsuhiro Sakamoto di menit ke-71.&#13;
&#13;
1. Kecewa dengan Permainan Oxford United&#13;
&#13;
Rowett pun kecewa berat dengan kekalahan yang diderita Romeny dan kolega. Apalagi Oxford United kecolongan gol cepat di menit ke-7, yang mana seharusnya gol seperti itu tidak boleh terjadi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya kecewa dalam banyak hal. Pertama, saya kecewa dengan cara kami memulai pertandingan,&amp;rdquo; kata Rowett, dilansir dari Oxford Mail, Minggu (2/3/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ketika bermain di kandang, hal yang tidak boleh terjadi adalah kebobolan gol yang buruk dalam lima menit pertama, karena itu membuat situasi menjadi sangat sulit,&amp;rdquo; sambungnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Gol pertama yang kami kebobolan benar-benar buruk, tetapi setelah 10 menit, kami mulai bermain lebih baik dan menguasai bola dengan baik,&amp;rdquo; tambah dia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Gol Romeny Terbuang Sia-Sia&#13;
&#13;
Rowett juga cukup menyayangkan anak asuhnya tidak menjaga momentum yang baik. Padahal, Romeny sudah mampu cetak gol penyeimbang. Menurutnya, situasi itu seharusnya bisa dimanfaatkan oleh para pemain Oxford United.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah kami menyamakan skor, sayangnya itu tidak bertahan lama. Kami seharusnya bisa bertahan lebih lama dan membangun momentum, tetapi kami gagal melakukannya,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
&#13;
Ole Romeny. (Foto: Instagram/oufcofficial)&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saat kami kembali menyamakan kedudukan menjadi 2-2, kami memiliki momentum yang sangat baik, tetapi kemudian kami justru memberikan penalti kepada lawan,&amp;rdquo; terang Rowett.&#13;
&#13;
Tak pelak jika Rowett kecewa berat, karena ini merupakan kekalahan ketiga beruntun Oxford United di Championship 2024-2025. The Us kini terkunci di posisi 18 dengan 38 poin, dengan rincian sembilan kemenangan, 11 imbang, dan 15 kekalahan.&#13;
</description><content:encoded>OXFORD - Pelatih Oxford United, Gary Rowett menyayangkan gol Ole Romeny dan Elliot Moore gagal dimaksimalkan skuadnya saat melawan Coventry City di laga lanjutan Liga 2 Inggris 2024-2025. Pasalnya dua gol itu sejatinya berhasil membuat Oxford menyamakan kedudukan, namun nyatanya mereka tak bisa bangkit dan malah kalah 2-3.&#13;
&#13;
Oxford United menelan kekalahan tipis 2-3 saat menjamu Coventry City di Stadion Kassam, Sabtu (1/3) kemarin. Hasil yang cukup disayangkan tentunya karena The Us -julukan Oxford United- gagal meraih poin penuh di markasnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di sisi lain, Romeny berhasil pecah telur bersama Oxford United. Striker naturalisasi Timnas Indonesia mencetak gol penyeimbang 1-1 di menit ke-53. Namun sayang gol itu belum bisa mengantarkan The Us meraih poin. Mereka harus kecolongan lewat gol Tatsuhiro Sakamoto di menit ke-71.&#13;
&#13;
1. Kecewa dengan Permainan Oxford United&#13;
&#13;
Rowett pun kecewa berat dengan kekalahan yang diderita Romeny dan kolega. Apalagi Oxford United kecolongan gol cepat di menit ke-7, yang mana seharusnya gol seperti itu tidak boleh terjadi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya kecewa dalam banyak hal. Pertama, saya kecewa dengan cara kami memulai pertandingan,&amp;rdquo; kata Rowett, dilansir dari Oxford Mail, Minggu (2/3/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ketika bermain di kandang, hal yang tidak boleh terjadi adalah kebobolan gol yang buruk dalam lima menit pertama, karena itu membuat situasi menjadi sangat sulit,&amp;rdquo; sambungnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Gol pertama yang kami kebobolan benar-benar buruk, tetapi setelah 10 menit, kami mulai bermain lebih baik dan menguasai bola dengan baik,&amp;rdquo; tambah dia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Gol Romeny Terbuang Sia-Sia&#13;
&#13;
Rowett juga cukup menyayangkan anak asuhnya tidak menjaga momentum yang baik. Padahal, Romeny sudah mampu cetak gol penyeimbang. Menurutnya, situasi itu seharusnya bisa dimanfaatkan oleh para pemain Oxford United.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah kami menyamakan skor, sayangnya itu tidak bertahan lama. Kami seharusnya bisa bertahan lebih lama dan membangun momentum, tetapi kami gagal melakukannya,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
&#13;
Ole Romeny. (Foto: Instagram/oufcofficial)&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saat kami kembali menyamakan kedudukan menjadi 2-2, kami memiliki momentum yang sangat baik, tetapi kemudian kami justru memberikan penalti kepada lawan,&amp;rdquo; terang Rowett.&#13;
&#13;
Tak pelak jika Rowett kecewa berat, karena ini merupakan kekalahan ketiga beruntun Oxford United di Championship 2024-2025. The Us kini terkunci di posisi 18 dengan 38 poin, dengan rincian sembilan kemenangan, 11 imbang, dan 15 kekalahan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
