<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sandy Walsh Buktikan Pemain Indonesia Tak Cuma Jadi Alat Marketing Klub Jepang</title><description>Sandy Walsh membuktikan pemain Indonesia tak cuma jadi alat marketing klub Jepang.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2025/02/23/51/3116593/sandy-walsh-buktikan-pemain-indonesia-tak-cuma-jadi-alat-marketing-klub-jepang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2025/02/23/51/3116593/sandy-walsh-buktikan-pemain-indonesia-tak-cuma-jadi-alat-marketing-klub-jepang"/><item><title>Sandy Walsh Buktikan Pemain Indonesia Tak Cuma Jadi Alat Marketing Klub Jepang</title><link>https://bola.okezone.com/read/2025/02/23/51/3116593/sandy-walsh-buktikan-pemain-indonesia-tak-cuma-jadi-alat-marketing-klub-jepang</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2025/02/23/51/3116593/sandy-walsh-buktikan-pemain-indonesia-tak-cuma-jadi-alat-marketing-klub-jepang</guid><pubDate>Minggu 23 Februari 2025 17:39 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/23/51/3116593/sandy_walsh_bermain_untuk_yokohama_f_marinos-P12T_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sandy Walsh bermain untuk Yokohama F. Marinos (Foto: Instagram/@sandywalsh)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/23/51/3116593/sandy_walsh_bermain_untuk_yokohama_f_marinos-P12T_large.jpg</image><title>Sandy Walsh bermain untuk Yokohama F. Marinos (Foto: Instagram/@sandywalsh)</title></images><description>SANDY Walsh buktikan pemain Indonesia tak cuma jadi alat marketing klub Jepang. Sebab, sejauh ini, ia mendapat menit bermain cukup bersama Yokohama F. Marinos.&#13;
&#13;
Walsh diketahui pindah dari KV Mechelen ke Jepang pada Februari 2025. Ia diikat dengan kontrak hingga 30 Juni 2027.&#13;
&#13;
1. Alat Marketing&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kepindahan Walsh langsung ditanggapi beragam oleh warganet. Mereka masih ingat betul bagaimana perlakuan klub-klub J-League (Liga Jepang) terhadap pemain-pemain Indonesia.&#13;
&#13;
Pratama Arhan misalnya, hanya dijadikan alat marketing oleh Tokyo Verdy. Ia jarang mendapat menit bermain selama berkarier di klub berkostum hijau itu pada 2022-2024.&#13;
&#13;
2. Andalan&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sejauh ini, Walsh sudah membuktikan ketakutan itu tidak beralasan. Ia sudah diturunkan dua kali oleh Marinos, masing-masing sekali di AFC Champions League Elite 2024-2025 dan J-League 1 2025.&#13;
&#13;
Debutnya terjadi pada laga kontra Shanghai Port yang berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan tim tamu pada Rabu 19 Februari 2025. Ketika itu, Walsh turun sepanjang 90 menit.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. J-League&#13;
&#13;
&#13;
Sandy Walsh bermain untuk Yokohama F. Marinos (Foto: Instagram/@sandywalsh)&#13;
&#13;
&#13;
Sedangkan di J-League 1, pemain berusia 29 tahun tersebut baru sekali turun pada laga kontra Sanfreece Hiroshima, Minggu (23/2/2025) siang WIB. Ia kembali jadi starter meski diganti pada menit ke-74.&#13;
&#13;
Setidaknya dua laga itu menjadi pertanda Marinos tidak menggunakan Walsh hanya sebagai alat marketing klub. Ia memang didatangkan karena klub butuh pemain mumpuni di pos bek kanan mau pun kiri.&#13;
&#13;
Di posisi naturalnya, bek kanan, Walsh hanya bersaing dengan Ken Matsubara yang selama ini jadi andalan. Kesempatan terbuka lebar karena pemain asal Jepang itu sudah berusia 32 tahun.&#13;
&#13;
Sedangkan, di laga kontra Hiroshima, Walsh tampil sebagai bek kiri. Di posisi itu, ia harus bersaing dengan tiga pemain. Namun, pengalamannya di Eropa menjadi keunggulan tersendiri.&#13;
</description><content:encoded>SANDY Walsh buktikan pemain Indonesia tak cuma jadi alat marketing klub Jepang. Sebab, sejauh ini, ia mendapat menit bermain cukup bersama Yokohama F. Marinos.&#13;
&#13;
Walsh diketahui pindah dari KV Mechelen ke Jepang pada Februari 2025. Ia diikat dengan kontrak hingga 30 Juni 2027.&#13;
&#13;
1. Alat Marketing&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kepindahan Walsh langsung ditanggapi beragam oleh warganet. Mereka masih ingat betul bagaimana perlakuan klub-klub J-League (Liga Jepang) terhadap pemain-pemain Indonesia.&#13;
&#13;
Pratama Arhan misalnya, hanya dijadikan alat marketing oleh Tokyo Verdy. Ia jarang mendapat menit bermain selama berkarier di klub berkostum hijau itu pada 2022-2024.&#13;
&#13;
2. Andalan&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sejauh ini, Walsh sudah membuktikan ketakutan itu tidak beralasan. Ia sudah diturunkan dua kali oleh Marinos, masing-masing sekali di AFC Champions League Elite 2024-2025 dan J-League 1 2025.&#13;
&#13;
Debutnya terjadi pada laga kontra Shanghai Port yang berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan tim tamu pada Rabu 19 Februari 2025. Ketika itu, Walsh turun sepanjang 90 menit.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. J-League&#13;
&#13;
&#13;
Sandy Walsh bermain untuk Yokohama F. Marinos (Foto: Instagram/@sandywalsh)&#13;
&#13;
&#13;
Sedangkan di J-League 1, pemain berusia 29 tahun tersebut baru sekali turun pada laga kontra Sanfreece Hiroshima, Minggu (23/2/2025) siang WIB. Ia kembali jadi starter meski diganti pada menit ke-74.&#13;
&#13;
Setidaknya dua laga itu menjadi pertanda Marinos tidak menggunakan Walsh hanya sebagai alat marketing klub. Ia memang didatangkan karena klub butuh pemain mumpuni di pos bek kanan mau pun kiri.&#13;
&#13;
Di posisi naturalnya, bek kanan, Walsh hanya bersaing dengan Ken Matsubara yang selama ini jadi andalan. Kesempatan terbuka lebar karena pemain asal Jepang itu sudah berusia 32 tahun.&#13;
&#13;
Sedangkan, di laga kontra Hiroshima, Walsh tampil sebagai bek kiri. Di posisi itu, ia harus bersaing dengan tiga pemain. Namun, pengalamannya di Eropa menjadi keunggulan tersendiri.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
