<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>10 Pemain Lokal yang Sukses Juara Liga 1 Indonesia dengan 2 Klub Berbeda, Nomor 1 Salah Satu Bek Terbaik Timnas Indonesia!</title><description>Berikut 10 Pemain Lokal yang Sukses Juara Liga 1 Indonesia dengan 2 Klub Berbeda&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2025/02/20/49/3115675/10-pemain-lokal-yang-sukses-juara-liga-1-indonesia-dengan-2-klub-berbeda-nomor-1-salah-satu-bek-terbaik-timnas-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2025/02/20/49/3115675/10-pemain-lokal-yang-sukses-juara-liga-1-indonesia-dengan-2-klub-berbeda-nomor-1-salah-satu-bek-terbaik-timnas-indonesia"/><item><title>10 Pemain Lokal yang Sukses Juara Liga 1 Indonesia dengan 2 Klub Berbeda, Nomor 1 Salah Satu Bek Terbaik Timnas Indonesia!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2025/02/20/49/3115675/10-pemain-lokal-yang-sukses-juara-liga-1-indonesia-dengan-2-klub-berbeda-nomor-1-salah-satu-bek-terbaik-timnas-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2025/02/20/49/3115675/10-pemain-lokal-yang-sukses-juara-liga-1-indonesia-dengan-2-klub-berbeda-nomor-1-salah-satu-bek-terbaik-timnas-indonesia</guid><pubDate>Kamis 20 Februari 2025 14:17 WIB</pubDate><dc:creator>Lutfan Faizi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/02/20/49/3115675/aji_santoso-wM2A_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Aji Santoso jadi salah satu bek terbaik Timnas Indonesia. (Foto: Persebaya Surabaya)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/02/20/49/3115675/aji_santoso-wM2A_large.jpg</image><title>Aji Santoso jadi salah satu bek terbaik Timnas Indonesia. (Foto: Persebaya Surabaya)</title></images><description>10 pemain lokal yang sukses juara Liga 1 Indonesia dengan 2 klub berbeda akan diulas Okezone. Salah satunya ada bek bintang Timnas Indonesia.&#13;
&#13;
Ya, ada banyak pemain lokal yang sukses juara Liga 1 Indonesia dengan 2 klub berbeda. Beberapa nama di antaranya adalah sosok legenda di sepakbola Tanah Air.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Gelar juara liga menjadi salah satu prestasi membanggakan yang bisa diraih pesepakbola profesional dalam kariernya. Terlebih, jika statusnya kasta teratas atau liga utama.&#13;
&#13;
Melihat ke belakang, terdapat banyak pemain lokal yang sukses menjadi juara Liga Indonesia bersama dua klub berbeda. Siapa saja mereka?&#13;
&#13;
Berikut 10 Pemain Lokal yang Sukses Juara Liga 1 Indonesia dengan 2 Klub Berbeda:&#13;
&#13;
10. Kurniawan Dwi Yulianto&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kurniawan Dwi Yulianto merupakan salah seorang legenda sepakbola Indonesia. Saat masih merumput, dia pernah membawa dua klub berbeda meraih gelar juara Liga Indonesia.&#13;
&#13;
Pertama, Kurniawan meraih gelar bersama PSM Makassar pada musim 1999-2000. Sementara itu, gelar kedua didapatnya saat membela Persebaya Surabaya pada musim 2004.&#13;
&#13;
9. Tony Sucipto&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Berikutnya, ada Tony Sucipto. Pemain serbabisa ini mendapat titel Liga Indonesia pertamanya bersama Sriwijaya FC pada musim 2007-2008.&#13;
&#13;
Beberapa tahun berlalu, Toncip -sapaan akrab Tony Sucipto- kemudian mengulangi torehan serupa pada musim 2014-2015. Waktu itu, dia memenangkan Liga Indonesia bersama Persib Bandung.&#13;
&#13;
8. Hendro Kartiko&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat masih aktif menjadi pemain, Hendro Kartiko sudah malang-melintang di berbagai klub top Indonesia. Sepanjang kariernya, dia juga sudah beberapa kali mencatatkan rekor menarik, termasuk meraih gelar di Liga Indonesia.&#13;
&#13;
Hendro Kartiko membawa PSM Makassar juara Liga Indonesia musim 1999-2000. Kemudian, dia kembali juara saat memperkuat Persebaya Surabaya pada musim 2004.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
7. Gunawan Dwi Cahyo&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Gunawan Dwi Cahyo meraih gelar pertama kalinya di kompetisi teratas Liga Indonesia saat masih membela Persija Jakarta pada musim 2017-2018. Waktu itu, Macan Kemayoran dilatih Stefano Cugurra atau Teco.&#13;
&#13;
Setelahnya, GDC yang pindah ke Bali United kembali meraih gelar serupa. Dia bahkan meraih dua gelar juara bersama Serdadu Tridatu di Liga 1, masing-masing pada musim 2018-2019 dan 2021-2022.&#13;
&#13;
6. Achmad Jufriyanto&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sepanjang kariernya, Achmad Jufriyanto sudah banyak memperkuat tim top di Indonesia. Jupe tercatat pernah membawa Sriwijaya FC dan Persib Bandung menjadi jawara Liga Indonesia.&#13;
&#13;
Bersama Laskar Wong Kito, Jupe meraih gelar juara pada musim 2011-2012. Sementara itu, bersama Maung Bandung, dia dua kali juara, masing-masing pada musim 2013-2014 dan 2023-2024.&#13;
&#13;
5. Michael Orah&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Nama Michael Orah mungkin lebih jarang disorot dibandingkan beberapa pemain di atas. Kendati begitu, dia juga cukup sukses berkarier di Indonesia karena sudah merasakan gelar juara bersama dua klub berbeda.&#13;
&#13;
Pada Liga 1 musim 2017-2018, Orah membantu Persija Jakarta menjadi juara. Setahun berlalu, dia hengkang ke Bali United dan kembali meraih gelar juara di musim 2018-2019.&#13;
&#13;
4. Nova Arianto&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lalu, ada Nova Arianto. Mantan bek Timnas Indonesia ini juga pernah meraih gelar kasta teratas Liga Indonesia bersama dua klub berbeda.&#13;
&#13;
Pertama, Nova meraih gelar saat berseragam Persebaya pada musim 2004. Titel keduanya didapat saat membela Sriwijaya FC di musim 2011-2012. Kini, Nova sudah banting setir di dunia manajerial. Dia pernah menjadi asisten Shin Tae-yong dalam menangani Timnas Indonesia senior.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Christian Warobay&#13;
&#13;
Lanjut, ada nama Christian Warobay. Pada Liga Indonesia musim 2004-2005, dia membawa Persipura menjadi juara.&#13;
&#13;
Beberapa waktu berlalu, Warobay hengkang ke Sriwijaya FC. Bersama Laskar Wong Kito, dia kembali meraih gelar juara Liga Indonesia pada musim 2007-2008.&#13;
&#13;
2. Ortizan Solossa&#13;
&#13;
Ortizan Solossa juga pernah meraih gelar kasta teratas Liga Indonesia bersama dua klub berbeda. Pertama, dia meraihnya bersama PSM pada Liga Indonesia musim 1999-2000.&#13;
&#13;
Setelahnya, Ortizan sempat berseragam Persija Jakarta dan Arema Malang. Namun, gelar keduanya baru datang saat menjadi bagian dari Persipura Jayapura.&#13;
&#13;
Bersama Mutiara Hitam, Ortizan dua kali meraih gelar Liga Indonesia. Masing-masing pada musim 2008-2009 dan 2010-2011.&#13;
&#13;
1. Aji Santoso&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Aji Santoso pernah menjadi salah satu bek kiri terbaik yang dimiliki Timnas Indonesia. Di level klub, dia juga tampil gemilang dengan meraih gelar Liga Indonesia bersama dua klub berbeda.&#13;
&#13;
Pertama, Aji Santoso membawa Persebaya juara Liga Indonesia musim 1996-1997. Kemudian, dia meraih gelar serupa pada musim 1999-2000 bersama PSM Makassar.&#13;
&#13;
Demikian ulasan mengenai pemain lokal yang sukses juara Liga 1 Indonesia dengan 2 klub berbeda.&#13;
</description><content:encoded>10 pemain lokal yang sukses juara Liga 1 Indonesia dengan 2 klub berbeda akan diulas Okezone. Salah satunya ada bek bintang Timnas Indonesia.&#13;
&#13;
Ya, ada banyak pemain lokal yang sukses juara Liga 1 Indonesia dengan 2 klub berbeda. Beberapa nama di antaranya adalah sosok legenda di sepakbola Tanah Air.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Gelar juara liga menjadi salah satu prestasi membanggakan yang bisa diraih pesepakbola profesional dalam kariernya. Terlebih, jika statusnya kasta teratas atau liga utama.&#13;
&#13;
Melihat ke belakang, terdapat banyak pemain lokal yang sukses menjadi juara Liga Indonesia bersama dua klub berbeda. Siapa saja mereka?&#13;
&#13;
Berikut 10 Pemain Lokal yang Sukses Juara Liga 1 Indonesia dengan 2 Klub Berbeda:&#13;
&#13;
10. Kurniawan Dwi Yulianto&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kurniawan Dwi Yulianto merupakan salah seorang legenda sepakbola Indonesia. Saat masih merumput, dia pernah membawa dua klub berbeda meraih gelar juara Liga Indonesia.&#13;
&#13;
Pertama, Kurniawan meraih gelar bersama PSM Makassar pada musim 1999-2000. Sementara itu, gelar kedua didapatnya saat membela Persebaya Surabaya pada musim 2004.&#13;
&#13;
9. Tony Sucipto&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Berikutnya, ada Tony Sucipto. Pemain serbabisa ini mendapat titel Liga Indonesia pertamanya bersama Sriwijaya FC pada musim 2007-2008.&#13;
&#13;
Beberapa tahun berlalu, Toncip -sapaan akrab Tony Sucipto- kemudian mengulangi torehan serupa pada musim 2014-2015. Waktu itu, dia memenangkan Liga Indonesia bersama Persib Bandung.&#13;
&#13;
8. Hendro Kartiko&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat masih aktif menjadi pemain, Hendro Kartiko sudah malang-melintang di berbagai klub top Indonesia. Sepanjang kariernya, dia juga sudah beberapa kali mencatatkan rekor menarik, termasuk meraih gelar di Liga Indonesia.&#13;
&#13;
Hendro Kartiko membawa PSM Makassar juara Liga Indonesia musim 1999-2000. Kemudian, dia kembali juara saat memperkuat Persebaya Surabaya pada musim 2004.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
7. Gunawan Dwi Cahyo&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Gunawan Dwi Cahyo meraih gelar pertama kalinya di kompetisi teratas Liga Indonesia saat masih membela Persija Jakarta pada musim 2017-2018. Waktu itu, Macan Kemayoran dilatih Stefano Cugurra atau Teco.&#13;
&#13;
Setelahnya, GDC yang pindah ke Bali United kembali meraih gelar serupa. Dia bahkan meraih dua gelar juara bersama Serdadu Tridatu di Liga 1, masing-masing pada musim 2018-2019 dan 2021-2022.&#13;
&#13;
6. Achmad Jufriyanto&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sepanjang kariernya, Achmad Jufriyanto sudah banyak memperkuat tim top di Indonesia. Jupe tercatat pernah membawa Sriwijaya FC dan Persib Bandung menjadi jawara Liga Indonesia.&#13;
&#13;
Bersama Laskar Wong Kito, Jupe meraih gelar juara pada musim 2011-2012. Sementara itu, bersama Maung Bandung, dia dua kali juara, masing-masing pada musim 2013-2014 dan 2023-2024.&#13;
&#13;
5. Michael Orah&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Nama Michael Orah mungkin lebih jarang disorot dibandingkan beberapa pemain di atas. Kendati begitu, dia juga cukup sukses berkarier di Indonesia karena sudah merasakan gelar juara bersama dua klub berbeda.&#13;
&#13;
Pada Liga 1 musim 2017-2018, Orah membantu Persija Jakarta menjadi juara. Setahun berlalu, dia hengkang ke Bali United dan kembali meraih gelar juara di musim 2018-2019.&#13;
&#13;
4. Nova Arianto&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lalu, ada Nova Arianto. Mantan bek Timnas Indonesia ini juga pernah meraih gelar kasta teratas Liga Indonesia bersama dua klub berbeda.&#13;
&#13;
Pertama, Nova meraih gelar saat berseragam Persebaya pada musim 2004. Titel keduanya didapat saat membela Sriwijaya FC di musim 2011-2012. Kini, Nova sudah banting setir di dunia manajerial. Dia pernah menjadi asisten Shin Tae-yong dalam menangani Timnas Indonesia senior.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Christian Warobay&#13;
&#13;
Lanjut, ada nama Christian Warobay. Pada Liga Indonesia musim 2004-2005, dia membawa Persipura menjadi juara.&#13;
&#13;
Beberapa waktu berlalu, Warobay hengkang ke Sriwijaya FC. Bersama Laskar Wong Kito, dia kembali meraih gelar juara Liga Indonesia pada musim 2007-2008.&#13;
&#13;
2. Ortizan Solossa&#13;
&#13;
Ortizan Solossa juga pernah meraih gelar kasta teratas Liga Indonesia bersama dua klub berbeda. Pertama, dia meraihnya bersama PSM pada Liga Indonesia musim 1999-2000.&#13;
&#13;
Setelahnya, Ortizan sempat berseragam Persija Jakarta dan Arema Malang. Namun, gelar keduanya baru datang saat menjadi bagian dari Persipura Jayapura.&#13;
&#13;
Bersama Mutiara Hitam, Ortizan dua kali meraih gelar Liga Indonesia. Masing-masing pada musim 2008-2009 dan 2010-2011.&#13;
&#13;
1. Aji Santoso&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Aji Santoso pernah menjadi salah satu bek kiri terbaik yang dimiliki Timnas Indonesia. Di level klub, dia juga tampil gemilang dengan meraih gelar Liga Indonesia bersama dua klub berbeda.&#13;
&#13;
Pertama, Aji Santoso membawa Persebaya juara Liga Indonesia musim 1996-1997. Kemudian, dia meraih gelar serupa pada musim 1999-2000 bersama PSM Makassar.&#13;
&#13;
Demikian ulasan mengenai pemain lokal yang sukses juara Liga 1 Indonesia dengan 2 klub berbeda.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
