<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jan Olde Riekerink Kenang Momen Hadapi Pelatih Timnas Indonesia U-23 Gerald Vanenburg: Kami Sudah Tua</title><description>Jan Olde Riekerink mengenang momen hadapi Gerald Vanenburg.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2025/01/31/51/3109002/jan-olde-riekerink-kenang-momen-hadapi-pelatih-timnas-indonesia-u-23-gerald-vanenburg-kami-sudah-tua</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2025/01/31/51/3109002/jan-olde-riekerink-kenang-momen-hadapi-pelatih-timnas-indonesia-u-23-gerald-vanenburg-kami-sudah-tua"/><item><title>Jan Olde Riekerink Kenang Momen Hadapi Pelatih Timnas Indonesia U-23 Gerald Vanenburg: Kami Sudah Tua</title><link>https://bola.okezone.com/read/2025/01/31/51/3109002/jan-olde-riekerink-kenang-momen-hadapi-pelatih-timnas-indonesia-u-23-gerald-vanenburg-kami-sudah-tua</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2025/01/31/51/3109002/jan-olde-riekerink-kenang-momen-hadapi-pelatih-timnas-indonesia-u-23-gerald-vanenburg-kami-sudah-tua</guid><pubDate>Jum'at 31 Januari 2025 03:04 WIB</pubDate><dc:creator>Andika Rachmansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/30/51/3109002/jan_olde_riekerink-o3XG_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jan Olde Riekerink bercerita pengalaman menghadapi Gerald Vanenburg (Foto: Dewa United FC)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/30/51/3109002/jan_olde_riekerink-o3XG_large.jpg</image><title>Jan Olde Riekerink bercerita pengalaman menghadapi Gerald Vanenburg (Foto: Dewa United FC)</title></images><description>PELATIH Dewa United FC, Jan Olde Riekerink, mengenang momen menghadapi Gerald Vanenburg yang kini ditunjuk jadi juru taktik Timnas Indonesia U-23. Keduanya kini sudah sama-sama berusia kepala 6.&#13;
&#13;
Vanenburg memiliki karier mentereng saat masih bermain sebagai pesepakbola profesional. Ia meraih banyak gelar bersama Ajax Amsterdam dan PSV Eindhoven pada era 1980 sampai 1990-an.&#13;
&#13;
1. Satu Generasi&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bahkan, Vanenburg juga menjadi bagian Timnas Belanda saat menjuarai Piala Eropa 1988 atau Euro 1988. Pada tahun itu, Riekerink juga masih aktif bermain.&#13;
&#13;
Bedanya, pria asal Belanda itu tidak membela tim-tim elit seperti Vanenburg. Tercatat, Riekerink pernah berseragam FC Dordrecht, Telstar, dan AFC Amsterdam.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Jadi, Riekerink dan Vanenburg merupakan satu generasi. Ia mengaku pernah menghadapi koleganya itu saat masih menjadi pemain.&#13;
&#13;
2. Tua&#13;
&#13;
Hanya saja, Riekerink tidak mengungkap pasti kapan mereka berhadapan di lapangan. Hal itu juga menandakan keduanya sudah sama-sama tua.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya tahu (Gerald Vanenburg), saya pernah menghadapinya saat menjadi pemain,&amp;quot; kata Riekerink di Stadion Pakansari beberapa waktu lalu, dikutip Jumat (31/1/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi anda bisa bayangkan seberapa tua umurnya. Kami sudah sama-sama tua,&amp;quot; sambung pria berusia 61 tahun itu.&#13;
&#13;
3. Berjuang&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Riekerink turut mengomentari Timnas Indonesia yang sedang berjuang di Grup C babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Menurutnya, kehadiran gerbong Patrick Kluivert akan memberikan dampak positif dalam mewujudkan mimpi Skuad Garuda ke Piala Dunia 2026.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya, kita (Timnas Indonesia) harus menang melawan Australia, Bahrain, China. Saya rasa mereka (Kluivert dan stafnya) datang untuk membantu mencapai tujuan itu,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>PELATIH Dewa United FC, Jan Olde Riekerink, mengenang momen menghadapi Gerald Vanenburg yang kini ditunjuk jadi juru taktik Timnas Indonesia U-23. Keduanya kini sudah sama-sama berusia kepala 6.&#13;
&#13;
Vanenburg memiliki karier mentereng saat masih bermain sebagai pesepakbola profesional. Ia meraih banyak gelar bersama Ajax Amsterdam dan PSV Eindhoven pada era 1980 sampai 1990-an.&#13;
&#13;
1. Satu Generasi&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Bahkan, Vanenburg juga menjadi bagian Timnas Belanda saat menjuarai Piala Eropa 1988 atau Euro 1988. Pada tahun itu, Riekerink juga masih aktif bermain.&#13;
&#13;
Bedanya, pria asal Belanda itu tidak membela tim-tim elit seperti Vanenburg. Tercatat, Riekerink pernah berseragam FC Dordrecht, Telstar, dan AFC Amsterdam.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Jadi, Riekerink dan Vanenburg merupakan satu generasi. Ia mengaku pernah menghadapi koleganya itu saat masih menjadi pemain.&#13;
&#13;
2. Tua&#13;
&#13;
Hanya saja, Riekerink tidak mengungkap pasti kapan mereka berhadapan di lapangan. Hal itu juga menandakan keduanya sudah sama-sama tua.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya tahu (Gerald Vanenburg), saya pernah menghadapinya saat menjadi pemain,&amp;quot; kata Riekerink di Stadion Pakansari beberapa waktu lalu, dikutip Jumat (31/1/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi anda bisa bayangkan seberapa tua umurnya. Kami sudah sama-sama tua,&amp;quot; sambung pria berusia 61 tahun itu.&#13;
&#13;
3. Berjuang&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Riekerink turut mengomentari Timnas Indonesia yang sedang berjuang di Grup C babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Menurutnya, kehadiran gerbong Patrick Kluivert akan memberikan dampak positif dalam mewujudkan mimpi Skuad Garuda ke Piala Dunia 2026.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya, kita (Timnas Indonesia) harus menang melawan Australia, Bahrain, China. Saya rasa mereka (Kluivert dan stafnya) datang untuk membantu mencapai tujuan itu,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
