<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Legiun Asing Persib Bandung Bicara Perbedaan Sepakbola Eropa dengan Indonesia</title><description>Gervane Kastaneer bicara bedanya sepakbola Eropa dengan Indonesia.&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2025/01/21/49/3106566/legiun-asing-persib-bandung-bicara-perbedaan-sepakbola-eropa-dengan-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2025/01/21/49/3106566/legiun-asing-persib-bandung-bicara-perbedaan-sepakbola-eropa-dengan-indonesia"/><item><title>Legiun Asing Persib Bandung Bicara Perbedaan Sepakbola Eropa dengan Indonesia</title><link>https://bola.okezone.com/read/2025/01/21/49/3106566/legiun-asing-persib-bandung-bicara-perbedaan-sepakbola-eropa-dengan-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2025/01/21/49/3106566/legiun-asing-persib-bandung-bicara-perbedaan-sepakbola-eropa-dengan-indonesia</guid><pubDate>Selasa 21 Januari 2025 20:16 WIB</pubDate><dc:creator>Miftahul Ghani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/21/49/3106566/gervane_kastaneer-wnMT_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Legiun asing Persib Bandung Gervane Kastaneer bicara perbedaan sepakbola Eropa dengan Indonesia (Foto: Persib Bandung)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/21/49/3106566/gervane_kastaneer-wnMT_large.jpg</image><title>Legiun asing Persib Bandung Gervane Kastaneer bicara perbedaan sepakbola Eropa dengan Indonesia (Foto: Persib Bandung)</title></images><description>BANDUNG &amp;ndash; Pemain asing anyar Persib Bandung, Gervane Kastaneer, bicara mengenai perbedaan sepakbola Eropa dengan Indonesia. Ia melihat kedua budaya ini cukup berbeda.&#13;
&#13;
Kastaneer baru datang ke Persib pada bursa transfer tengah musim Liga 1 2024-2025. Pesepakbola berusia 28 tahun itu tumbuh besar di sepakbola Eropa lantaran lahir di Belanda.&#13;
&#13;
1. Mirip&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun, Kastaneer kemudian berpindah kewarganegeraan menjadi Curacao. Ia lantas membela negara tersebut dan kini bicara soal perbedaan kultur sepakbola Indonesia dengan Eropa.&#13;
&#13;
Menurutnya, sepakbola Indonesia mirip seperti sepak bola di Curacao dan Amerika Selatan. Setidaknya, kedua wilayah itu sama-sama mengandalkan fisik.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tapi saya tidak bisa membandingkannya karena keduanya ada di level yang bagus,&amp;rdquo; kata Kastaneer di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (21/1/2025).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tapi memang ini sangat berbeda. Ada perbedaan dari budaya, perbedaan dari pemain juga. Jadi saya tidak bisa membandingkannya, tapi keduanya ada di level bagus,&amp;rdquo; sambung pemain berusia 28 tahun itu.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Berkembang&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pemain kelahiran Belanda itu mengakui saat ini sepakbola Indonesia masih berkembang. Ini dibuktikan dari hasil Timnas Indonesia di beberapa kejuaraan yang diikuti.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kini orang-orang jadi lebih tahu Indonesia karena tim nasionalnya sudah melakukan hal yang baik di level internasional dan ini bagus,&amp;rdquo; tutur Kastaneer.&#13;
&#13;
3. Level&#13;
&#13;
Eks Timnas Belanda U-21 itu yakin ketika banyak pemain datang, maka sepakbola Indonesia akan terus berkembang dan levelnya menjadi lebih baik. Mutu kompetisi pun akan semakin baik.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tentunya juga bagi kami sebagai pemain asing,&amp;rdquo; tandasnya.&#13;
</description><content:encoded>BANDUNG &amp;ndash; Pemain asing anyar Persib Bandung, Gervane Kastaneer, bicara mengenai perbedaan sepakbola Eropa dengan Indonesia. Ia melihat kedua budaya ini cukup berbeda.&#13;
&#13;
Kastaneer baru datang ke Persib pada bursa transfer tengah musim Liga 1 2024-2025. Pesepakbola berusia 28 tahun itu tumbuh besar di sepakbola Eropa lantaran lahir di Belanda.&#13;
&#13;
1. Mirip&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun, Kastaneer kemudian berpindah kewarganegeraan menjadi Curacao. Ia lantas membela negara tersebut dan kini bicara soal perbedaan kultur sepakbola Indonesia dengan Eropa.&#13;
&#13;
Menurutnya, sepakbola Indonesia mirip seperti sepak bola di Curacao dan Amerika Selatan. Setidaknya, kedua wilayah itu sama-sama mengandalkan fisik.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tapi saya tidak bisa membandingkannya karena keduanya ada di level yang bagus,&amp;rdquo; kata Kastaneer di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (21/1/2025).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tapi memang ini sangat berbeda. Ada perbedaan dari budaya, perbedaan dari pemain juga. Jadi saya tidak bisa membandingkannya, tapi keduanya ada di level bagus,&amp;rdquo; sambung pemain berusia 28 tahun itu.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Berkembang&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pemain kelahiran Belanda itu mengakui saat ini sepakbola Indonesia masih berkembang. Ini dibuktikan dari hasil Timnas Indonesia di beberapa kejuaraan yang diikuti.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kini orang-orang jadi lebih tahu Indonesia karena tim nasionalnya sudah melakukan hal yang baik di level internasional dan ini bagus,&amp;rdquo; tutur Kastaneer.&#13;
&#13;
3. Level&#13;
&#13;
Eks Timnas Belanda U-21 itu yakin ketika banyak pemain datang, maka sepakbola Indonesia akan terus berkembang dan levelnya menjadi lebih baik. Mutu kompetisi pun akan semakin baik.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tentunya juga bagi kami sebagai pemain asing,&amp;rdquo; tandasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
