<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Mantan Rekan Setim Patrick Kluivert saat Bermain di Barcelona, Nomor 1 Pep Guardiola!</title><description>Berikut 5 Mantan Rekan Setim Patrick Kluivert saat Bermain di Barcelona&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2025/01/13/46/3104093/5-mantan-rekan-setim-patrick-kluivert-saat-bermain-di-barcelona-nomor-1-pep-guardiola</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2025/01/13/46/3104093/5-mantan-rekan-setim-patrick-kluivert-saat-bermain-di-barcelona-nomor-1-pep-guardiola"/><item><title>5 Mantan Rekan Setim Patrick Kluivert saat Bermain di Barcelona, Nomor 1 Pep Guardiola!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2025/01/13/46/3104093/5-mantan-rekan-setim-patrick-kluivert-saat-bermain-di-barcelona-nomor-1-pep-guardiola</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2025/01/13/46/3104093/5-mantan-rekan-setim-patrick-kluivert-saat-bermain-di-barcelona-nomor-1-pep-guardiola</guid><pubDate>Senin 13 Januari 2025 19:11 WIB</pubDate><dc:creator>Djanti Virantika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/13/46/3104093/patrick_kluivert-2iJ5_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Patrick Kluivert bersama Lionel Messi. (Foto: Instagram/@patrickkluivert)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/13/46/3104093/patrick_kluivert-2iJ5_large.jpg</image><title>Patrick Kluivert bersama Lionel Messi. (Foto: Instagram/@patrickkluivert)</title></images><description>5 mantan rekan setim Patrick Kluivert saat bermain di Barcelona akan diulas Okezone. Salah satunya ada Pep Guardiola.&#13;
&#13;
Semasa masih jadi pesepakbola profesional, Patrick Kluivert memang pernah membela klub-klub top Eropa. Salah satunya adalah Barcelona.&#13;
&#13;
Kiprah manis pun bisa ditunjukkan Patrick Kluivert selama membela Barcelona. Dia jadi salah satu penyerang andalan yang total mencetak 124 gol dalam 249 laga di semua kompetisi.&#13;
&#13;
Selama membela Barcelona, Patrick Kluivert pun berduet dengan banyak pemain top yang kini juga tak jarang berkiprah manis sebagai pelatih. Siapa saja mereka?&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Berikut 5 mantan rekan setim Patrick Kluivert saat bermain di Barcelona:&#13;
&#13;
5. Phillip Cocu&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Salah satu mantan rekan setim Patrick Kluivert saat bermain di Barcelona adalah Phillip Cocu. Dia gabung Barcelona pada 1998. Cocu bertahan di Barcelona hingga 2004 lalu pindah ke PSV.&#13;
&#13;
Selama membela Barcelona, Cocu bekerja fantastis. Gelandang asal Belanda ini total bermain di 292 laga dengan bisa mencatatkan 37 gol dan 19 assist.&#13;
&#13;
4. Luis Enrique&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kemudian, ada Luis Enrique. Dia juga mempekuat Barcelona dari 1996 hingga 2004. Ini jadi klub terakhir yang dibela Enrique dalam kariernya sebagai pelatih profesional.&#13;
&#13;
Luis Enrique kemudian banting setir jadi pelatih. Dia melatih sederet klub top Eropa, di antaranya ada mantan klubnya, Barcelona.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Rivaldo&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di urutan ketiga, ada Rivaldo. Dia direkrut Barcelona pada 1997 dari Deportivo La Coruna. Rivaldo pun bertahan hingga 2002 di Barcelona sehingga pernah setim dengan Patrick Kluivert.&#13;
&#13;
Tetapi, Rivaldo mengambil jalan berbeda dari Patrick Kluivert usai pensiun sebagai pemain. Dia tak tergiur menjadi pelatih.&#13;
&#13;
2. Xavi Hernandez&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selanjutnya, ada Xavi Hernandez. Karier sepakbolanya diawali dari akademi sepakbola Barcelona. Dia kemudian gabung tim Barcelona B pada 1997 hingga 1999.&#13;
&#13;
Xavi kemudian naik ke tim senior Barcelona pada 1998. Dia bertahan di Barcelona hingga 2015. Karier sepakbola sebagai pemain profesional pun berakhir di Al Sadd pada 2019.&#13;
&#13;
Setelah itu, Xavi banting setir jadi pelatih. Dia bahkan pernah menangani mantan timnya, yakni Barcelona.&#13;
&#13;
1. Pep Guardiola&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Terakhir, ada Pep Guardiola. Dia juga sama seperti Xavi yang membela Barcelona sejak masih junior. Dari membela Barcelona C pada 1988, dia naik ke Barcelona B pada 1990, dan akhirnya membela tim senior Barcelona dari 1990 hingga 2001.&#13;
&#13;
Pep Guardiola kemudian gantung sepatu pada 2006. Setahun kemudian, dia jadi pelatih tim Barcelona B. Kiprahnya yang manis membuatnya dipercaya menangani tim senior Barcelona. Guardiola pun sukses besar di sana.&#13;
&#13;
Setelah itu, Guardiola menangani Bayern Munich dan kini Manchester City. Di sana, Pep Guardiola juga sukses besar hingga bahkan membawa Man City meraih gelar juara Liga Champions untuk pertama kalinya. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
Laga-laga seru Barcelona sendiri bisa disaksikan di Vision+&#13;
</description><content:encoded>5 mantan rekan setim Patrick Kluivert saat bermain di Barcelona akan diulas Okezone. Salah satunya ada Pep Guardiola.&#13;
&#13;
Semasa masih jadi pesepakbola profesional, Patrick Kluivert memang pernah membela klub-klub top Eropa. Salah satunya adalah Barcelona.&#13;
&#13;
Kiprah manis pun bisa ditunjukkan Patrick Kluivert selama membela Barcelona. Dia jadi salah satu penyerang andalan yang total mencetak 124 gol dalam 249 laga di semua kompetisi.&#13;
&#13;
Selama membela Barcelona, Patrick Kluivert pun berduet dengan banyak pemain top yang kini juga tak jarang berkiprah manis sebagai pelatih. Siapa saja mereka?&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Berikut 5 mantan rekan setim Patrick Kluivert saat bermain di Barcelona:&#13;
&#13;
5. Phillip Cocu&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Salah satu mantan rekan setim Patrick Kluivert saat bermain di Barcelona adalah Phillip Cocu. Dia gabung Barcelona pada 1998. Cocu bertahan di Barcelona hingga 2004 lalu pindah ke PSV.&#13;
&#13;
Selama membela Barcelona, Cocu bekerja fantastis. Gelandang asal Belanda ini total bermain di 292 laga dengan bisa mencatatkan 37 gol dan 19 assist.&#13;
&#13;
4. Luis Enrique&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kemudian, ada Luis Enrique. Dia juga mempekuat Barcelona dari 1996 hingga 2004. Ini jadi klub terakhir yang dibela Enrique dalam kariernya sebagai pelatih profesional.&#13;
&#13;
Luis Enrique kemudian banting setir jadi pelatih. Dia melatih sederet klub top Eropa, di antaranya ada mantan klubnya, Barcelona.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Rivaldo&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di urutan ketiga, ada Rivaldo. Dia direkrut Barcelona pada 1997 dari Deportivo La Coruna. Rivaldo pun bertahan hingga 2002 di Barcelona sehingga pernah setim dengan Patrick Kluivert.&#13;
&#13;
Tetapi, Rivaldo mengambil jalan berbeda dari Patrick Kluivert usai pensiun sebagai pemain. Dia tak tergiur menjadi pelatih.&#13;
&#13;
2. Xavi Hernandez&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selanjutnya, ada Xavi Hernandez. Karier sepakbolanya diawali dari akademi sepakbola Barcelona. Dia kemudian gabung tim Barcelona B pada 1997 hingga 1999.&#13;
&#13;
Xavi kemudian naik ke tim senior Barcelona pada 1998. Dia bertahan di Barcelona hingga 2015. Karier sepakbola sebagai pemain profesional pun berakhir di Al Sadd pada 2019.&#13;
&#13;
Setelah itu, Xavi banting setir jadi pelatih. Dia bahkan pernah menangani mantan timnya, yakni Barcelona.&#13;
&#13;
1. Pep Guardiola&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Terakhir, ada Pep Guardiola. Dia juga sama seperti Xavi yang membela Barcelona sejak masih junior. Dari membela Barcelona C pada 1988, dia naik ke Barcelona B pada 1990, dan akhirnya membela tim senior Barcelona dari 1990 hingga 2001.&#13;
&#13;
Pep Guardiola kemudian gantung sepatu pada 2006. Setahun kemudian, dia jadi pelatih tim Barcelona B. Kiprahnya yang manis membuatnya dipercaya menangani tim senior Barcelona. Guardiola pun sukses besar di sana.&#13;
&#13;
Setelah itu, Guardiola menangani Bayern Munich dan kini Manchester City. Di sana, Pep Guardiola juga sukses besar hingga bahkan membawa Man City meraih gelar juara Liga Champions untuk pertama kalinya. &amp;nbsp;&#13;
&#13;
Laga-laga seru Barcelona sendiri bisa disaksikan di Vision+&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
