<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sindir Pembinaan Sepakbola Indonesia, Pieter Huistra: Jika Lionel Messi Lahir di Sini Mungkin Takkan Jadi Bintang</title><description>Pieter Huistra Nilai Pembinaan Sepak Bola Indonesia Belum Cukup Mendukung: Jika Messi Lahir Disini Mungkin Tidak Akan Jadi Bintang&#13;
</description><link>https://bola.okezone.com/read/2025/01/10/49/3103123/sindir-pembinaan-sepakbola-indonesia-pieter-huistra-jika-lionel-messi-lahir-di-sini-mungkin-takkan-jadi-bintang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2025/01/10/49/3103123/sindir-pembinaan-sepakbola-indonesia-pieter-huistra-jika-lionel-messi-lahir-di-sini-mungkin-takkan-jadi-bintang"/><item><title>Sindir Pembinaan Sepakbola Indonesia, Pieter Huistra: Jika Lionel Messi Lahir di Sini Mungkin Takkan Jadi Bintang</title><link>https://bola.okezone.com/read/2025/01/10/49/3103123/sindir-pembinaan-sepakbola-indonesia-pieter-huistra-jika-lionel-messi-lahir-di-sini-mungkin-takkan-jadi-bintang</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2025/01/10/49/3103123/sindir-pembinaan-sepakbola-indonesia-pieter-huistra-jika-lionel-messi-lahir-di-sini-mungkin-takkan-jadi-bintang</guid><pubDate>Jum'at 10 Januari 2025 10:39 WIB</pubDate><dc:creator>Andika Rachmansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/01/10/49/3103123/lionel_messi_saat_bela_inter_miami-Xwc0_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lionel Messi saat bela Inter Miami. (Foto: Instagram/leomessi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/01/10/49/3103123/lionel_messi_saat_bela_inter_miami-Xwc0_large.jpg</image><title>Lionel Messi saat bela Inter Miami. (Foto: Instagram/leomessi)</title></images><description>PELATIH Borneo FC, Pieter Huistra merasa miris melihat program pembinaan pemain muda serta infastruktur yang ada di sepakbola Indonesia banyak yang masih belum cukup memadai. Sebab itu, Huistra merasa andai Lionel Messi lahir di Indonesia, belum tentu mantan pemain Barcelona itu bisa bersinar karena buruknya pembinaan pemain muda di Tanah Air.&#13;
&#13;
1. Tahu Betul Sepakbola Indonesia&#13;
&#13;
Huistra pernah menjabat sebagai Direktur Teknik (Dirtek) Timnas Indonesia pada 2015 lalu. Bisa dibilang, arsitek asal Belanda ini sudah mengetahui sedikit mengenai perkembangan sepak bola Indonesia.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pelatih berusia 57 tahun ini menyampaikan bahwa dulu hampir tidak ada klub profesional yang memiliki akademi sebagai wadah pembinaan pemain muda. Menurutnya kala itu masih sangat bergantung pada pihak swasta dalam membina dan mencetak talenta lokal tanah air.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dulu, Indonesia sangat bergantung pada sekolah sepak bola swasta. Kini, klub profesional setidaknya sudah memiliki tim junior. Itu adalah kemajuan besar,&amp;rdquo; kata Huistra, dilansir dari NOS, Jumat (10/1/2025).&#13;
&#13;
&#13;
Pieter Huistra. ig/borneofc.id&#13;
&#13;
&#13;
2. Fasilitas yang Kurang Memadai Juga Jadi penyebab Buruknya Pembinaan Muda&#13;
&#13;
Kemudian, Huistra juga menyoroti infrastruktur yang dinilai masih jauh dari kata sempurna. Tidak seperti di negara-negara Eropa kebanyakan yang memiliki lapangan ataupun fasilitas pendukung merata di setiap daerahnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tidak seperti di Eropa, Anda tidak akan menemukan klub sepak bola di setiap desa atau lingkungan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
Liga 1 2024-2025: Pieter Huistra Tegaskan Borneo FC Siap Taklukkan Bali United&#13;
&#13;
&#13;
Pasalnya, tidak semua daerah di Indonesia punya lapangan atau fasilitas yang benar-benar mendukung untuk bisa mencetak pemain bertalenta. Messi pun disebut tidak akan bisa menjadi bintang jika terlahir di Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Infrastruktur untuk mengembangkan talenta menjadi pemain bintang belum memadai. Jika Messi lahir di sini, mungkin ia tidak akan pernah menjadi bintang,&amp;rdquo; pungkas pelatih Borneo FC itu.&#13;
</description><content:encoded>PELATIH Borneo FC, Pieter Huistra merasa miris melihat program pembinaan pemain muda serta infastruktur yang ada di sepakbola Indonesia banyak yang masih belum cukup memadai. Sebab itu, Huistra merasa andai Lionel Messi lahir di Indonesia, belum tentu mantan pemain Barcelona itu bisa bersinar karena buruknya pembinaan pemain muda di Tanah Air.&#13;
&#13;
1. Tahu Betul Sepakbola Indonesia&#13;
&#13;
Huistra pernah menjabat sebagai Direktur Teknik (Dirtek) Timnas Indonesia pada 2015 lalu. Bisa dibilang, arsitek asal Belanda ini sudah mengetahui sedikit mengenai perkembangan sepak bola Indonesia.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pelatih berusia 57 tahun ini menyampaikan bahwa dulu hampir tidak ada klub profesional yang memiliki akademi sebagai wadah pembinaan pemain muda. Menurutnya kala itu masih sangat bergantung pada pihak swasta dalam membina dan mencetak talenta lokal tanah air.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dulu, Indonesia sangat bergantung pada sekolah sepak bola swasta. Kini, klub profesional setidaknya sudah memiliki tim junior. Itu adalah kemajuan besar,&amp;rdquo; kata Huistra, dilansir dari NOS, Jumat (10/1/2025).&#13;
&#13;
&#13;
Pieter Huistra. ig/borneofc.id&#13;
&#13;
&#13;
2. Fasilitas yang Kurang Memadai Juga Jadi penyebab Buruknya Pembinaan Muda&#13;
&#13;
Kemudian, Huistra juga menyoroti infrastruktur yang dinilai masih jauh dari kata sempurna. Tidak seperti di negara-negara Eropa kebanyakan yang memiliki lapangan ataupun fasilitas pendukung merata di setiap daerahnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tidak seperti di Eropa, Anda tidak akan menemukan klub sepak bola di setiap desa atau lingkungan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
Liga 1 2024-2025: Pieter Huistra Tegaskan Borneo FC Siap Taklukkan Bali United&#13;
&#13;
&#13;
Pasalnya, tidak semua daerah di Indonesia punya lapangan atau fasilitas yang benar-benar mendukung untuk bisa mencetak pemain bertalenta. Messi pun disebut tidak akan bisa menjadi bintang jika terlahir di Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Infrastruktur untuk mengembangkan talenta menjadi pemain bintang belum memadai. Jika Messi lahir di sini, mungkin ia tidak akan pernah menjadi bintang,&amp;rdquo; pungkas pelatih Borneo FC itu.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
