<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala ASEAN Mitsubishi Electric Cup 2024, Pengamat: Pelatih Harus Tanggung Jawab!</title><description>Pengamat meminta Shin Tae-yong tanggung jawab atas kekalahan di Piala ASEAN Mitsubishi Electric Cup 2024.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2024/12/22/51/3097704/timnas-indonesia-gagal-ke-semifinal-piala-asean-mitsubishi-electric-cup-2024-pengamat-pelatih-harus-tanggung-jawab</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2024/12/22/51/3097704/timnas-indonesia-gagal-ke-semifinal-piala-asean-mitsubishi-electric-cup-2024-pengamat-pelatih-harus-tanggung-jawab"/><item><title>Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala ASEAN Mitsubishi Electric Cup 2024, Pengamat: Pelatih Harus Tanggung Jawab!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2024/12/22/51/3097704/timnas-indonesia-gagal-ke-semifinal-piala-asean-mitsubishi-electric-cup-2024-pengamat-pelatih-harus-tanggung-jawab</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2024/12/22/51/3097704/timnas-indonesia-gagal-ke-semifinal-piala-asean-mitsubishi-electric-cup-2024-pengamat-pelatih-harus-tanggung-jawab</guid><pubDate>Minggu 22 Desember 2024 13:28 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/22/51/3097704/timnas-indonesia-gagal-ke-semifinal-piala-asean-mitsubishi-electric-cup-2024-pengamat-pelatih-harus-tanggung-jawab-XgsZOhUo4K.JPEG" expression="full" type="image/jpeg">Shin Tae-yong diminta bertanggung jawab atas kekalahan Timnas Indonesia di Piala AFF 2024 (Foto: PSSI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/22/51/3097704/timnas-indonesia-gagal-ke-semifinal-piala-asean-mitsubishi-electric-cup-2024-pengamat-pelatih-harus-tanggung-jawab-XgsZOhUo4K.JPEG</image><title>Shin Tae-yong diminta bertanggung jawab atas kekalahan Timnas Indonesia di Piala AFF 2024 (Foto: PSSI)</title></images><description>SOLO - Pengamat sepakbola, Akmal Marhali, meminta pemain Timnas Indonesia jangan di-bully usai gagal lolos ke semifinal Piala ASEAN Mitsubishi Electric Cup 2024. Menurutnya, pelatih Shin Tae-yong yang harus tanggung jawab atas hasil buruk di turnamen yang dulu bernama Piala AFF itu.
Pratama Arhan dan kolega baru saja kalah 0-1 dari Timnas Filipina dalam Grup B Piala AFF di Stadion Manahan, Solo, Sabtu 21 Desember 2024 malam WIB. Timnas Indonesia terhenti di fase grup sementara The Azkals melaju bersama Timnas Vietnam.

Akmal menilai sebenarnya Filipina tidak terlalu bagus. Namun, mereka unggul pengalaman ketimbang Timnas Indonesia yang menurunkan pemain muda
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMi8yMS83LzE4NzIxOC8zL3JVU2tWeGx5SFFR&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Filipina tidak bagus, pemain kita tidak kalah secara teknik. Akan tetapi, pemain Filipina lebih pengalaman, lebih matang, dan mereka tahu cara menang. Ini tidak yang tidak kita miliki timnas saat ini,&quot; kata Akmal, Minggu (22/12/2024).

BACA JUGA:
Piala AMEC 2024: Timnas Indonesia Dipermalukan Filipina, Shin Tae-yong Sayangkan Kartu Merah Muhammad Ferarri

Lebih lanjut, Akmal mengatakan Timnas Indonesia sudah bekerja keras sepanjang turnamen. Jadi, para pemain patut diberikan apresiasi meski hasil tidak sesuai harapan.
&quot;Pemain jangan di-bully. Mereka sudah menunjukkan perjuangan yang luar biasa,&quot; kata Akmal.&quot;Pelatih lah yang harus bertanggung jawab ini adalah kegagalan keputusan yang diambil pelatih termasuk kegagalan strategi sehingga pemain muda kita terbebani, untuk menggantikan seniornya di event yang kita belum pernah juara,&quot; tambah pendiri Save Our Soccer (SOS) tersebut.
Akmal mengatakan ada hikmah dan pelajaran dari kegagalan ini. Jadi, ia harapkan Timnas Indonesia dapat lebih baik ke depan dan pemain muda semakin berkembang.

&quot;Regenerasi belajar Thailand dengan kombinasi junior senior, tidak seperti kita hampir semuanya junior,&amp;rdquo; tukas Akmal.

BACA JUGA:
Jadwal Semifinal Piala AFF 2024: Thailand Jumpa Filipina, Vietnam Hadapi Singapura

&amp;ldquo;Serta belajar dari Filipina tentang pemanggilan pemain mereka di luar negeri. Sekali lagi untuk pemain kita tetap semangat,&amp;rdquo; tandasnya.
</description><content:encoded>SOLO - Pengamat sepakbola, Akmal Marhali, meminta pemain Timnas Indonesia jangan di-bully usai gagal lolos ke semifinal Piala ASEAN Mitsubishi Electric Cup 2024. Menurutnya, pelatih Shin Tae-yong yang harus tanggung jawab atas hasil buruk di turnamen yang dulu bernama Piala AFF itu.
Pratama Arhan dan kolega baru saja kalah 0-1 dari Timnas Filipina dalam Grup B Piala AFF di Stadion Manahan, Solo, Sabtu 21 Desember 2024 malam WIB. Timnas Indonesia terhenti di fase grup sementara The Azkals melaju bersama Timnas Vietnam.

Akmal menilai sebenarnya Filipina tidak terlalu bagus. Namun, mereka unggul pengalaman ketimbang Timnas Indonesia yang menurunkan pemain muda
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMi8yMS83LzE4NzIxOC8zL3JVU2tWeGx5SFFR&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Filipina tidak bagus, pemain kita tidak kalah secara teknik. Akan tetapi, pemain Filipina lebih pengalaman, lebih matang, dan mereka tahu cara menang. Ini tidak yang tidak kita miliki timnas saat ini,&quot; kata Akmal, Minggu (22/12/2024).

BACA JUGA:
Piala AMEC 2024: Timnas Indonesia Dipermalukan Filipina, Shin Tae-yong Sayangkan Kartu Merah Muhammad Ferarri

Lebih lanjut, Akmal mengatakan Timnas Indonesia sudah bekerja keras sepanjang turnamen. Jadi, para pemain patut diberikan apresiasi meski hasil tidak sesuai harapan.
&quot;Pemain jangan di-bully. Mereka sudah menunjukkan perjuangan yang luar biasa,&quot; kata Akmal.&quot;Pelatih lah yang harus bertanggung jawab ini adalah kegagalan keputusan yang diambil pelatih termasuk kegagalan strategi sehingga pemain muda kita terbebani, untuk menggantikan seniornya di event yang kita belum pernah juara,&quot; tambah pendiri Save Our Soccer (SOS) tersebut.
Akmal mengatakan ada hikmah dan pelajaran dari kegagalan ini. Jadi, ia harapkan Timnas Indonesia dapat lebih baik ke depan dan pemain muda semakin berkembang.

&quot;Regenerasi belajar Thailand dengan kombinasi junior senior, tidak seperti kita hampir semuanya junior,&amp;rdquo; tukas Akmal.

BACA JUGA:
Jadwal Semifinal Piala AFF 2024: Thailand Jumpa Filipina, Vietnam Hadapi Singapura

&amp;ldquo;Serta belajar dari Filipina tentang pemanggilan pemain mereka di luar negeri. Sekali lagi untuk pemain kita tetap semangat,&amp;rdquo; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
