<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perbandingan Pengalaman Shin Tae-yong vs Peter Cklamovski, Bak Bumi dan Langit!</title><description>Simak perbandingan pengalaman Shin Tae-yong vs Peter Cklamovski!</description><link>https://bola.okezone.com/read/2024/12/17/51/3096214/perbandingan-pengalaman-shin-tae-yong-vs-peter-cklamovski-bak-bumi-dan-langit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2024/12/17/51/3096214/perbandingan-pengalaman-shin-tae-yong-vs-peter-cklamovski-bak-bumi-dan-langit"/><item><title>Perbandingan Pengalaman Shin Tae-yong vs Peter Cklamovski, Bak Bumi dan Langit!</title><link>https://bola.okezone.com/read/2024/12/17/51/3096214/perbandingan-pengalaman-shin-tae-yong-vs-peter-cklamovski-bak-bumi-dan-langit</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2024/12/17/51/3096214/perbandingan-pengalaman-shin-tae-yong-vs-peter-cklamovski-bak-bumi-dan-langit</guid><pubDate>Selasa 17 Desember 2024 11:13 WIB</pubDate><dc:creator>Wikanto Arungbudoyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/17/51/3096214/perbandingan-pengalaman-shin-tae-yong-vs-peter-cklamovski-bak-bumi-dan-langit-WTTKMTjkxs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Simak perbandingan pengalaman antara Shin Tae-yong vs Peter Cklamovski (Foto: Instagram/@shintaeyong7777)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/17/51/3096214/perbandingan-pengalaman-shin-tae-yong-vs-peter-cklamovski-bak-bumi-dan-langit-WTTKMTjkxs.jpg</image><title>Simak perbandingan pengalaman antara Shin Tae-yong vs Peter Cklamovski (Foto: Instagram/@shintaeyong7777)</title></images><description>BERIKUT perbandingan pengalaman Shin Tae-yong vs Peter Cklamovski. Ternyata, pencapaian keduanya di kursi pelatih berbeda jauh!
Shin saat ini membesut Timnas Indonesia. Ia dikontrak PSSI sejak Desember 2019 dan baru memberikan perpanjangan kontrak pada 2024 hingga musim panas 2027.

Sementara itu, Cklamovski baru saja ditunjuk oleh FA Malaysia (FAM) sebagai pelatih kepala definitif Timnas Malaysia. Sebab, Pau Marti saat ini berstatus sebagai pelatih sementara (caretaker).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMi8xMS83LzE4NzA3OS8zL3hva0ptZEpRV2M4&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Cklamovski baru efektif akan melatih Harimau Malaya usai Piala AFF 2024. Kedua sosok itu bisa saja bertemu dalam waktu dekat atau selepas 2025.
Lantas, seperti apa perbandingan pengalaman Shin dengan Cklamovski? Ternyata jam terbang dan capaian kedua sosok ini berbeda jauh!

BACA JUGA:
Profil Peter Cklamovski, Pelatih Anyar Timnas Malaysia yang Pernah Menangkan Trofi Piala Asia!

Mari kita mulai dengan Shin. Sebagai pesepakbola profesional, lelaki kelahiran Yeongdok itu aktif pada kurun 1992-2005. Deretan gelar bergengsi diraihnya sebagai pemain termasuk enam kali juara Liga Korea Selatan serta satu AFC Champions League Elite.
Karier Shin sebagai pelatih dimulai sejak pensiun pada 2005. Ia sudah menukangi sejumlah tim termasuk Seongnam Ilhwa Chunma dan Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018. Prestasinya cukup bagus dengan satu gelar juara AFC Champions League Elite (klub) serta Piala Asia Timur 2017 (internasional).Bagaimana dengan Cklamovski? Ia hanya bermain dua tahun sebagai pesepakbola profesional pada 2001 dan 2002. Setelah itu, kariernya dilanjutkan sebagai pelatih mulai 2008.
Berbagai peran dilakoni Cklamovski termasuk pelatih kebugaran serta asisten pelatih. Ia memang punya satu gelar Piala Asia 2015 tetapi statusnya saat itu sebagai tangan kanan dari pelatih Ange Postecoglou.

Sebelum ditunjuk oleh FAM, Cklamovski sedang membangun kariernya di Jepang. Namun, tidak ada catatan mentereng dari pelatih berusia 46 tahun tersebut.

BACA JUGA:
4 Pemain Timnas Indonesia yang Jadi Korban Eksperimen Shin Tae-yong di Piala AFF 2024, Nomor 1 Geser Posisi Asnawi Mangkualam

Bisa dibilang, perbandingan pengalaman Shin Tae-yong vs Peter Cklamovski sangat timpang. Yang satu sudah malang melintang di dunia sepakbola Asia, sementara juniornya tersebut belum terlalu terbukti.
</description><content:encoded>BERIKUT perbandingan pengalaman Shin Tae-yong vs Peter Cklamovski. Ternyata, pencapaian keduanya di kursi pelatih berbeda jauh!
Shin saat ini membesut Timnas Indonesia. Ia dikontrak PSSI sejak Desember 2019 dan baru memberikan perpanjangan kontrak pada 2024 hingga musim panas 2027.

Sementara itu, Cklamovski baru saja ditunjuk oleh FA Malaysia (FAM) sebagai pelatih kepala definitif Timnas Malaysia. Sebab, Pau Marti saat ini berstatus sebagai pelatih sementara (caretaker).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMi8xMS83LzE4NzA3OS8zL3hva0ptZEpRV2M4&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Cklamovski baru efektif akan melatih Harimau Malaya usai Piala AFF 2024. Kedua sosok itu bisa saja bertemu dalam waktu dekat atau selepas 2025.
Lantas, seperti apa perbandingan pengalaman Shin dengan Cklamovski? Ternyata jam terbang dan capaian kedua sosok ini berbeda jauh!

BACA JUGA:
Profil Peter Cklamovski, Pelatih Anyar Timnas Malaysia yang Pernah Menangkan Trofi Piala Asia!

Mari kita mulai dengan Shin. Sebagai pesepakbola profesional, lelaki kelahiran Yeongdok itu aktif pada kurun 1992-2005. Deretan gelar bergengsi diraihnya sebagai pemain termasuk enam kali juara Liga Korea Selatan serta satu AFC Champions League Elite.
Karier Shin sebagai pelatih dimulai sejak pensiun pada 2005. Ia sudah menukangi sejumlah tim termasuk Seongnam Ilhwa Chunma dan Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018. Prestasinya cukup bagus dengan satu gelar juara AFC Champions League Elite (klub) serta Piala Asia Timur 2017 (internasional).Bagaimana dengan Cklamovski? Ia hanya bermain dua tahun sebagai pesepakbola profesional pada 2001 dan 2002. Setelah itu, kariernya dilanjutkan sebagai pelatih mulai 2008.
Berbagai peran dilakoni Cklamovski termasuk pelatih kebugaran serta asisten pelatih. Ia memang punya satu gelar Piala Asia 2015 tetapi statusnya saat itu sebagai tangan kanan dari pelatih Ange Postecoglou.

Sebelum ditunjuk oleh FAM, Cklamovski sedang membangun kariernya di Jepang. Namun, tidak ada catatan mentereng dari pelatih berusia 46 tahun tersebut.

BACA JUGA:
4 Pemain Timnas Indonesia yang Jadi Korban Eksperimen Shin Tae-yong di Piala AFF 2024, Nomor 1 Geser Posisi Asnawi Mangkualam

Bisa dibilang, perbandingan pengalaman Shin Tae-yong vs Peter Cklamovski sangat timpang. Yang satu sudah malang melintang di dunia sepakbola Asia, sementara juniornya tersebut belum terlalu terbukti.
</content:encoded></item></channel></rss>
