<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Maarten Paes Kenang Momen Manis Jelang Gabung Timnas Indonesia</title><description>Maarten Paes mengenang momen manis jelang gabung Timnas Indonesia.</description><link>https://bola.okezone.com/read/2024/12/08/51/3093224/maarten-paes-kenang-momen-manis-jelang-gabung-timnas-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://bola.okezone.com/read/2024/12/08/51/3093224/maarten-paes-kenang-momen-manis-jelang-gabung-timnas-indonesia"/><item><title>Maarten Paes Kenang Momen Manis Jelang Gabung Timnas Indonesia</title><link>https://bola.okezone.com/read/2024/12/08/51/3093224/maarten-paes-kenang-momen-manis-jelang-gabung-timnas-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://bola.okezone.com/read/2024/12/08/51/3093224/maarten-paes-kenang-momen-manis-jelang-gabung-timnas-indonesia</guid><pubDate>Minggu 08 Desember 2024 02:07 WIB</pubDate><dc:creator>Cikal Bintang</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/12/07/51/3093224/maarten-paes-kenang-momen-manis-jelang-gabung-timnas-indonesia-AdmTgFSbES.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Maarten Paes menceritakan momen manis jelang bergabung dengan Timnas Indonesia (Foto: MPI/Isra Triansyah)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/12/07/51/3093224/maarten-paes-kenang-momen-manis-jelang-gabung-timnas-indonesia-AdmTgFSbES.jpeg</image><title>Maarten Paes menceritakan momen manis jelang bergabung dengan Timnas Indonesia (Foto: MPI/Isra Triansyah)</title></images><description>MAARTEN Paes mengenang momen manis sesaat sebelum memutuskan bergabung dengan Timnas Indonesia. Ia mengakui, menerima tawaran itu bagai &amp;lsquo;kado istimewa&amp;rsquo; untuk mendiang neneknya.
Paes merupakan pemain keturunan yang resmi dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada April 2024. Pemain FC Dallas itu bisa dinaturalisasi karena sang nenek merupakan seorang Blijvers -sebutan untuk pendatang berdarah Eropa murni, yang lahir di Indonesia.

Nenek Maarten semasa hidupnya sempat bermukim di kota Kediri. Ia sering menceritakan kisah serta kenangan indah soal kota yang berjuluk &amp;lsquo;Kota Tahu&amp;rsquo; tersebut kepada sang cucu.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMC8xMC83LzE4NTkzMC81L3g5NzJrY3c=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurut Maarten, bergabung dengan Timnas Indonesia merupakan kado spesial untuk mendiang neneknya. Ia mengungkapkan, keputusan itu diambil saat neneknya sedang dalam masa kritis.

BACA JUGA:
Kisah Maarten Paes, Kiper Kesayangan Timnas Indonesia yang Ternyata Doyan Makan Gado-Gado

&amp;ldquo;Itu (bergabung dengan Timnas Indonesia) sudah dilakukan selama beberapa tahun. Nenek saya lahir di sini (Kediri),&amp;rdquo; kata Maarten dikutip dari kanal YouTube Noah Zeeuw, Sabtu (7/12/2024).
&amp;ldquo;Pada akhir tahun lalu, saya menerima telefon (dari Indonesia) dan nenekku sedang kritis,&amp;rdquo; imbuh pemain berdarah Belanda itu.&amp;ldquo;Bagi saya itu adalah momen yang tepat untuk memberinya kenangan istimewa dan memberi tahu saya akan bermain untuk Indonesia,&amp;rdquo; tukas kiper FC Dallas tersebut.
Maarten senang akhirnya bisa berseragam Timnas Indonesia. Pemain berusia 26 tahun itu mengenang debut bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada laga melawan Timnas Australia pada September 2024.


BACA JUGA:
FC Dallas Berikan Penghargaan Spesial untuk Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes

&amp;ldquo;Ya (debut saya) saat melawan Australia 0-0. Saya melakukan beberapa penyelamatan penting dan menjadi pemain terbaik di pertandingan itu,&amp;rdquo; tutup Maarten.
</description><content:encoded>MAARTEN Paes mengenang momen manis sesaat sebelum memutuskan bergabung dengan Timnas Indonesia. Ia mengakui, menerima tawaran itu bagai &amp;lsquo;kado istimewa&amp;rsquo; untuk mendiang neneknya.
Paes merupakan pemain keturunan yang resmi dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada April 2024. Pemain FC Dallas itu bisa dinaturalisasi karena sang nenek merupakan seorang Blijvers -sebutan untuk pendatang berdarah Eropa murni, yang lahir di Indonesia.

Nenek Maarten semasa hidupnya sempat bermukim di kota Kediri. Ia sering menceritakan kisah serta kenangan indah soal kota yang berjuluk &amp;lsquo;Kota Tahu&amp;rsquo; tersebut kepada sang cucu.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8xMC8xMC83LzE4NTkzMC81L3g5NzJrY3c=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Menurut Maarten, bergabung dengan Timnas Indonesia merupakan kado spesial untuk mendiang neneknya. Ia mengungkapkan, keputusan itu diambil saat neneknya sedang dalam masa kritis.

BACA JUGA:
Kisah Maarten Paes, Kiper Kesayangan Timnas Indonesia yang Ternyata Doyan Makan Gado-Gado

&amp;ldquo;Itu (bergabung dengan Timnas Indonesia) sudah dilakukan selama beberapa tahun. Nenek saya lahir di sini (Kediri),&amp;rdquo; kata Maarten dikutip dari kanal YouTube Noah Zeeuw, Sabtu (7/12/2024).
&amp;ldquo;Pada akhir tahun lalu, saya menerima telefon (dari Indonesia) dan nenekku sedang kritis,&amp;rdquo; imbuh pemain berdarah Belanda itu.&amp;ldquo;Bagi saya itu adalah momen yang tepat untuk memberinya kenangan istimewa dan memberi tahu saya akan bermain untuk Indonesia,&amp;rdquo; tukas kiper FC Dallas tersebut.
Maarten senang akhirnya bisa berseragam Timnas Indonesia. Pemain berusia 26 tahun itu mengenang debut bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada laga melawan Timnas Australia pada September 2024.


BACA JUGA:
FC Dallas Berikan Penghargaan Spesial untuk Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes

&amp;ldquo;Ya (debut saya) saat melawan Australia 0-0. Saya melakukan beberapa penyelamatan penting dan menjadi pemain terbaik di pertandingan itu,&amp;rdquo; tutup Maarten.
</content:encoded></item></channel></rss>
